Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 72



"bodoh...bodoh...bodoh" rutuk Vega pada dirinya sendiri "aku harus bagimana?" pikir keras Vega mengigit kuku jari tangan nya "kak V dan Vallen!" pekik Vega mengingat kakaknya yang pasti bisa mencegah kak Gea


Vega langsung lari menuju ruang kerja Dad Wille tanpa menegtuk pintu terlebih dahulu


"Vega, Ada apa?" tanya Dad Wille terkejut melihat anak bungsunya panik


"Kak Gea dan kak Zoe.. eh...mereka..."


"ada apa dengan mereka?" tanya Vallen tidak sabaran


"Vega, bicara yang jelas!" hadrik V


Vega yang terus di pojokkan sempontan menjawab dengan cepat "Kak Gea ingin menceritakan masa lalunya bersama Kak V"


"Apa?!" Pekik V dan Vallen bersama


"aku takut, Kak Zoe melakukan hal buruk kepada Kak Gea setelah mengetahui kebenaranya" lirih Vega menundukkan kepalanya


"Zoe bukan orang sepeti itu, dia tidak akan-" ucapan Dad Wille terpotong oleh suara V yang menanyakan keberadan Zoe dan Gea


"dimana mereka?"


"meraka ada di samping masion"


V berlari kelaur ruangan dan di ikuti dengan Vallen


Byur


terdengar suara sesuatu yang jatuh dari air, V dan Vallen menambah kecepatan berlarinya


"Zoe! Gea!" triak V dan Vallen bersama


Vallen lansung menceburkan diri menolong istrinya yang tidak bisa bereng sedangkan V sedang memarahi Zoe karena sudah berbuat keterlaluan


"aku-"


"aku tidak menyangka kau bisa berbuat seperti itu kepada Gea!" ucap V mengelengkan kepalanya


"aku tidak-"


"tidak? tidak apa maksudmu? aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kau mendorong Gea ke kolam!" V sempat melihat saat Gea hendak terjatuh ke dalam kolam Gea dan tangan Zoe mengatung di udara, sehabis mendorong Gea


"V kau salah paham" Zoe berusaha menjelaskan


"salah paham?" sinis V "dengar ya Zoe, Gea adalah cinta pertama ku dan akan selamanya menjadi seperti itu!" ucap V jelas


seperti tersambar petir di siang bolong Zoe sangat terkejut dengan apa yang di ucapkan V. Zoe pikir V sudah mulai mencintainya dan mereka bisa memulai hidup baru sebagai pasangan suami istri terlebih semalam V sudah merenggut kehormatanya


hati Zoe sangat sakit mendengar suaminya masih belum bisa move on dari cinta pertamanya tanpa terasa air mata menetes begitu saja dari kedua kelopak mata Zoe


"aku sangat kecewa dengan mu" V meninggalkan Zoe sendirian, menuju garasi untuk mengambil mobil menyusul Vallen yang membawa Gea ke rumah sakit


Zoe hanya bisa terdiam menatap punggung V yang semakin menjauh, tatapanya kosong karena masih shok dengan apa yang baru saja terjadi


"tidak V, Kau salah paham" ucap Zoe setelah tersadar dari lamunnya, mengusap kasar air mata yang menetes di pipinya lalu berlari menuju gerbang utama Masion ingin menyusul suaminya


"Taxi!" triak Zoe menghadang setiap mobil yang lewat membahayakan dirinya sendiri yang hampir saja tertabrak oleh mobil yang di hadangnya, beruntung mobil itu bisa berhenti tepat waktu


tanpa pikir panjang Zoe menghampiri mobil tersebut lalu mengetok pintu kaca mobil


"pak antar ke rumah-" Ucapan Zoe tertenti saat melihat driver taxi tidak asing banginya "Kau?!"


"hai sayang" ucap Arsya tersenyum licik "aku akan senang hati mengatarkan mu ke rumah kita" ucap Arsya mengkode anak buanya yang duduk di kursi belakang untuk membawa Zoe masuk kedalam mobil