
Hari Senin sudah tiba seperti karyawan yang lain, selalu sibuk mempersiapkan diri untuk bekerja sama halnya dengan V yang selalu total dalam pekerjaan. kali ini V ada rapat pagi dengan para dewan direksi bagun terlebih dahulu dari Zoe
Zoe yang terbangun melihat ke samping tidak mendapati suaminya tidur di sampingnya, dirinya mengedarkan pandangannya mencari keberadaan suaminya melihat ke kanan dan ke kiri. sepi sepertinya Zoe seorang diri di dalam kamar itu. di dalam pikirannya jika suminya itu marah
setelah penolakan Zoe kemarin sikap V agak sedikit berubah, tidak terlalu banyak bicara bahakan biasanya V akan menunggu Zoe terbangun dulu sebelum dirinya melakukan aktivitas lainnya
"Apa dia sudah pergi? " lirih Zoe menundukkan kepalanya sedih
"kau sudah bangun? " tanya seseorang dengan suara baritonnya seketika Zoe mengulas seyum menatap ke suber suara
Zoe pikir dirinya di tinggal V berangkat bekerja tanpa berpamitan dengannya
"kau sudah ingin berangkat? "tanya Zoe melihat suaminya keluar dari walk in closet mengunakan setelan jas rapi
"Iya, Ada rapat pagi ini" ucap V berjalan menghampiri istrinya "aku berangkat dulu" V mencium kening Zoe kemudian berjalan keluar dari kamar
"apa kau tidak sarapan pagi dulu? akan kubuatkan makanan untuk mu" tawar Zoe menyusul V
"tidak, aku sudah terlambat aku akan makan di kantor saja" ucap V kembali mencium pipi Zoe untuk berpamitan
Zoe menatap sendu mobil V yang berjalan keluar area Villa dari balkon lantai dua
memang prilaku V tidak ada yang salah, V masih memperlakukan Zoe dengan baik tapi perasaan wanita itu lebih peka
apa kalian tidak sadar? jika V tidak memangil Zoe dengan sebutan 'sayang' bahkan tadi dia hanya mencium Zoe di kening dan pipi. biasanya V juga akan mencium bibir munggil istrinya sesaat Zoe bangun dan V berangkat bekerja
hati dan pikiran Zoe menjadi tidak tenang, bayang bayang perselingkuhan mulai muncul di pikirannya dan hal itu di perparah saat dirinya melihat sinetron televisi dengan chenel ikan terbang
seketika Zoe menjadi panik, pikiranya sudah melayang jauh tinggi berfiiran yang tidak tidak
"bagaimana jika V bertemu dengan wanita lain di belakang ku? bagaimana jika V melakukanya dengan.... Aaaa" triak Zoe menarik rambutnya sendiri tidak berani membayangkan "tidak.. tidakk.. V bukan pria seperti itu" Zoe berusaha berfikir dengan akal sehat
Zeo menarik nafasnya dalam delam dan menghembuskan secara perlahan, menetralakn pikirannya dan hatinya membuang semua pikiran negatif terhadap suaminya
ting
suara pesan group OB dari ponsel Zoe, meski sudah tidak diperbolehkan bekerja Zoe masih tergabung di group OB kantornya
saras : "breaking news ada seorang wanita cantik, muda datang menemui Tuan V bahkan dia sekarang sedang menunggu di rauangan privat Tuan V"
Deva : "benarkah?? wah ini Gosip besar"
Maya : "Tapi siapa dia? apakah dia wanita panggilan? "
Saras : "aku rasa seperti itu, bahkan saat aku mengatarkan makanan wanita itu sedang mandi di sana"
Deva :" memang enak melakuknya di tengah tengah kesibukan"
Maya : " hahaha kau benar Deva"
begitu isi chat gibah group OB yang mampu membuat Zoe kebakaran jengot