Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 73



Zoe yang tidak sempat berlari langsung di tangkap oleh bawahan Arsya, dan saat dirinya hendak di masukkan ke dalam mobil tiba-tiba dari arah belakang datang segrombolan orang berjas mengepung mereka


"lepaskan Nyonya Zoe" perintah salah satu mereka yang sangat menonjol di antara yang lain, dan dapat di pastikan jika ia pasti pimpinanya


"siapa kalian jangan ikut campur!" ucap Arsya menatap tajam pada pimpinan mereka


"tenang Nyonya, kami disini akan membebaskan dan melindungi Anda" ucapnya lagi


"cuih!" Arsya meludah untuk menghina bodyguard yang dikirim V untuk Zoe "melindungi? lindungi dulu nyawa kalian!" Arsya mengkode bawahanya untuk segera melawan


dan baku hantam dari kedua belah pihak tidak dapat di hindarkan lagi. karena pihak Arsya kalah jumlah terpaksa Arsya harus turun tangan sendiri untuk bertarung


cukup lama mereka berterung, perlawanan mereka sangat sengit bahkan Arsya sudah mulai kwalahan melawan para bodyguard keluarga Willem. sadar dirinya akan kalah karena berada di kandang lawan Arsya perlahan mundur ke arah anak buahnya yang dari tadi menyandra Zoe lalu memberi kede ke bawahanya untuk pergi dari temapat itu


"lepaskan!" Zoe berusaha untuk melepaskan diri dari anak buah Arsya yang memeganinya sangat erat


"tenang sayang setelah ini kita akan hidup bahagia bersama" ucap Arsya membelai wajah wanitanya


"Arsya kau jangan gila!" triak Zoe dengan mata yang membunuh "aku sudah menikah tidak mungkin aku bersama mu. V pasti mencari ku dan akan membuat perhitungan dengan mu" luap Zoe dengan emosi


"cih, kau mengagap bajingan itu seorang suami setelah dia bilang mencintai wanita lain?"


Zoe terkejut dengan ucapan Arsya, bagaimana dia bisa tahu hatinya kini sangat sakit saat V mengucapkan dia masih mencintai kakak iparnya. mengingatnya saja sudah membuat hati Zoe kembali terluka dan air mantanya mulai jatuh kembali membasahi pipinya


"aku melihat semuanya sayang"lirih Arsya menempelkan dahinya ke dahi Zoe "kita pergi dari sini, dan kita buat keluarga bahgia kita sedenri" ucap Arsya tulus membuat Zoe semakin kencang menangis "shuuuttt, bajiangan sepeti dia tidak pantas kau tangisi seperti ini, sayang" Arsya kini beralih menangkap wajah Zoe dengan kedua tanganya sehingga bisa melihat dengan jelas kesedihan yang terpancar di kedua mata milik wanitanya, Arsya lalu memberikan kode kepada anak buanya untuk membawa Zoe masuk kedalam mobil


setelah beehasil memaksa Zoe masuk kedalam mobil, Arsya mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju markas persembunyian selama di Indonesia


*


*


Rumah Sakit Internasional


tidak kalah tegangnya dengan kejadian di depan Masion, di sini juga terjadi perkelahian antara Vallen dan V


Vallen yang menyalahkan V karena Zoe sudah mendorong Gea menghajar V tanpa ampun, beruntung Dad Wille dan Mom Fairus datang tepat waktu dan dapat memisahkan mereka


Dad Wille memengangi Vallen menjauhkan dari adiknya sementara V ditenangkan oleh Mom Fairus


"jika terjadi apa-apa kepada Gea, aku tidak akan memaafkan mu" ucap Vallen penuh emosi


"Vallen hantikan, Zoe tidak mungkin berbuat sepeti itu" ucap Mom Fairus


"bela saja terus, anak mantu kesayangan Mom!" bentak Vallen


"Vallen!" hadrik Dad Wille, karena sudah berani membentak istrinya