
"Zoe apa yang sudah pria itu lakukan terhadapmu?!" geram V
dirinya sangat marah saat membayangkan pria itu menyentuh istrinya. meskipun Zoe sedang dalam pengaruh obat perangsang tetap saja V tidak bisa terima jika miliknya di sentuh oleh orang lain
tanpa pikir panjang V membuka paksa gaun Zoe, dirinya ingin melihat sendiri sejauh mana pria itu telah menyentuh istrinya
"bagian tubuh mana yang bajingan itu menyetuh?" Tanya V dengan nafas yang memburu karena marah menatap tubuh istrinya yang hanya mengunakan dalaman saja
perasaan V sedikit lebih tenang saat mengetahui hanya bagian leher saja yang ada bekas kemerahan artinya pria itu belum menyentuh seluruh tubuh Zoe
tapi V tidak ingin mengambil kesimpulan dulu sebelum ia menemukan kebenaranya
"apa disini?" V mencium setiap inci leher Zoe dan V sedikit mengigit tepat dimana bajingan itu mencium istrinya. V tidak ingin ada bekas laki-laki lain di tubuh istrinya
"atau disini?" V menlusuri setiap inci tubuh Zoe
"apa dia sudah mencium mu?" tanya V dengan sorot mata yang tajam lalu mencium bibir Zoe dengan kasar meluapkan segala emosi yang ada di pikiranya
Zoe mengigit bibir bawah V agar melepas tautanya, meski Zoe dalam pengaruh obat perangsang Zoe bisa merasakan jika yang di lakukan V terlalu kasar
"****!" umpat V memegangi bibirnya yang di gigit oleh Zoe "kenapa kau tidak ingin aku mencium?" tanya V kesal
"kau kasar! aku tidak suka!"
V yang sudah terbakar gairah saat melihat melihat tubuh Zoe sudah tidak sabar ingin segera melakukan hal yang lebih
"sekarang kita buktikan, apa bajingan itu sudah menyetuh mu atau belum" ucap V mengendong Zoe sepeti mengendong anak kuala lalu V kembali mencium bibir istrinya seakan sudah menjadi candu baginya. dengan posisi sepeti itu V berjalan menuju tempat tidur
perlahan V membaringkan istrinya di atas tempat tidur tanpa memutus tautanya, segra V menghimpit tubuh mungil istrinya dan menyalurkan rasa cinta yang begitu mendalam
mereka cukup lama dalam posisi seperti itu dan baru melepaskan ciumanya saat mereka kehabisan nafas
V melepas tautanya dan menempelkan keningnya ke kening istrinya untuk beristirahat mengambil nafas. kemudian tatapan mata V perlahan turun di bagian dada Zoe dengan cekatan tangan V membuka pengait dan membuangnya ke sembarang
V menatap nanar ke dua aset indah milik istrinya yang sebelumnya pernah ia jamah. tidak membuang waktu lagi V langsung bermain-main di aset milik istrinya itu, V mengecup dan mecium setiap inci tubuh Zoe memberikan tanda kepemilikkanya di setiap tubuh istrinya
"Ah..V" rancu Zoe menjabak rambut suaminya saat meraskan sensasi yang belun pernah ia rasakan sebelumnya saat V memainkan seluruh area sensitifnya
Zoe yang dibawah pengaruh obat perangsang tidak memberontak dan menerima saja semua sentuhan yang diberikan suaminya dan itu membuat V dengan mulus memasuki istrinya
"kau suka sayang?" tanya V tersenyum puas melihat istrinya sudah tidak berdaya.
Zoe yang sudah tidak sangub berbicara hanya bisa mengangukkan kepalanya