
V meresakan seperi Dejavu melihat adegan yang sama, tapi kali ini dirinya tidak akan terpengaruh
"apa kau akan mengunakan trik lama? " V masih ingat jelas saat terakhir kali dirinya berebut tempat tidur, Zoe menggunakan cara yang sama dan membuat V lebih memilih mengalah tapi kali ini berbeda dirinya tidak akan mengalah tekatnya untuk bisa tidur di ranjang empuk dan berukuran Big size sudah bulat. dia akan mengunakan segala cara untuk mendapatkan nya
"jadi kau tidak mau pindah?" tanya V sambil membuka bajunya juga
"ti-tidak! " jawab Zoe gugup, tidak bisa di pungkiri saat ini pikiran Zoe melayang setiap kali melihat tubuh atleris suaminya "ayolah Zoe jangan gugup, dia hanya mengretak dia tidak akan menyentuh wanita yang tidak dia cintai" ucapan itu yang terus saja di ucapakan dalam hati Zoe agar dirinya tidak terbang terlalu tinggi
''jadi kau tidak mau pindah? " V muali mendekati istrinya secara perlahan dengan tatapanya yang mengoda
"tidak!" Zoe membusungkan dadanya
"sial! kenapa dia tidak takut? " gunam V "baiklah jika kau ingin bermain-main kita lihat siapa yang akan kalah kali ini" V menarik salah satu sudut bibirnya saat dirinya mendapatkan sebuah ide untuk membuat istrinya itu mengalah dan secara sukarela tidur di bawah untuk selamanya
V mendekatkan dirinya kepada istrinya semakin dekat dan semakin dekat. sangking dekatnya tubuh mereka sudah saling bersentuhan tanpa penghalang dan sekarang mereka bisa merasakan hebusan nafas hangat dari lawan bicaranya
Zoe sebernya sudah takut, tapi egonya untuk tidak menyerah membuat dirinya bertahan meski jantungnya sudah berdekup dengan kencang samapi V bisa mendengar detak jantungnya
"apa benar kau tidak ingin pergi?" tanya V menatap intes wajah istrinya.
"apa kau tidak takut? " V meraih kepala bagian belakan Zoe
lagi lagi Zoe hanya menjawab dengan bahasa isyarat, meliahat salting istrinya membuat V semakin gencar mengoda Zoe dirinya senang melihat istrinya tidak berkutik dan ingin melihat sampai mana istrinya itu akan bertahan
V perlahan tapi pasti mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya, membuat Zoe terkejut tapi dirinya egan untuk menyerah
"tahan Zoe tahan, dia hanya mengretak. kau jangan lemah" suara hati Zoe menguatkan diri agar dirinya menang di pertarungan ini
Zoe memejamkan matanya mengambil nafas dalam untuk menetralkan hatinya dan berencana melakukan serangan balik dia tidak ingin kalah dia akan melawan suaminya
Zoe perlahan membuka matanya dan memajukan wajahnya untuk berniat menyerang balik suminya tapi alangkah terkejutnya saat dia membuka matanya wajah V sudah sangat dekat dan sudah terlambat bagi dirinya untuk menarik kembali wajahnya sehingga bibi mereka saling berbenturan tidak dapat di hindarkan
Zoe yang terkejut dirinya berciuman memberontak ingin melepaskan diri tapi berbanding terbalik dengan V yang malah semakin menekan kepala Zoe dan perlahan melam*t bibir manis Zoe
V mengigit bibir bawah Zoe agar istrinya itu membuka mulutnya karena saat ini Zoe hanya mengunci rapat-rapat bibirnya. dengan usaha yang gigih akhirnya V bisa mengesplor rongga mulut Zoe