
di sebuah ruang privat di Clab LA Pasoda yang lain terlihat dua orang pria sedang menghilangkan kepenatan
"Ayolah V kau coba sedikit" tawar Kelvin kepada sahabatnya
"aku tidak mau!"
Kelvin menghela nafasnya kasar "aku tahu apa yang kau rasakan, tapi apa dengan kau seperti ini terus kau akan mendapatkan Gea lagi? dengar Vilmar kau boleh saja patah hati tapi itu tidak berarti semuanya berakhir bukan?" nasehat Kelvin
"kau bisa berkata seperti itu karena kau tidak merasakan apa yang aku rasakan"
"Ayolah V, kau itu pria tampan, mapan dan kaya. banyak waniya yang mengantri untuk menjadi istrimu, dan siapa tahu jodoh mu itu berada di sini"
"cih" V membuang membuang mukanya engan menangapi ucapan konyol Kelvin
"kau tidak percaya?"
"kau ingin aku memiliki istri seorang wanita malam maksudmu?"
"jangan kau kira di tempat kotor seperti ini tidak ada wanita baik-baik"
"wanita baik-baik tidak akan datang ke tempat seperti ini"
"kenapa kau begitu-" Kelvin menghantikan ucapanya "kenapa kita jadi berdebat? kita disini kan untuk bersenang-senang dan kesenangan kita tidak lengkap jika tidak ada kehadiran gadis" Kelvin menyeringai matanya mengoda V
"Apa maksudmu?"
"kau gila?"
"Ck, gadis itu hanya menemani kita minum saja tidak menemani kita tidur" jelas Kelvin "sudah jangan banyak alasan, kau tunggu sini aku akan mencari gadis sexy untuk mu" Kelvin menempuk pundak V lalu beranjak dari duduknya berjalan keluar mencarikan wanita malam untuk sahabatnya itu agar bisa segera mengobati patah hatinya
sesaat kepergian Kelvin dari ruangan itu V kembali teringat pernikahan Gea dan Vallen. V yang marah mengamil gelas berisi Wine dan meminumnya sekali tegukan, berharap ia bisa melupakan semuanya setelahnya. Karena tidak terbiasa meminum minuman keras V langsung mabuk, kepalanya terasa berputar, matanya tidak fokus
V menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pusingnya, ia tidak menyadari jika ada seorang wanita yang masuk ke dalam ruangan tersebut dan langsung duduk di sampingnya
"bisa kau menolongku?" tanya wanita itu cemas
"siapa kau?" tanya V dengan memicingkan matanya agar bisa melihat dengan jelas lawan bicaranya
"tidak ada waktu untuk menjelaskanya" waita itu kemudian mengambil ponsel milik V untuk memanggil 911
"Gea" V yang dari tadi sudah mabuk mulai berhalusinasi, ia mengira wanita yang ada di hadapanya itu adalah Gea
wanita itu tidak menanggapi rancuan V, yang ia fokuskam sekarang adalah mebuat laporan kepada polisi agar bisa menangkap mantanya serta keluar dari tempat itu dengan aman
"Hallo, i'am Zoe Help me!" ucap Zoe di sabungan telfon menelfon kepolisian setempat dengan tangan gemetar ketakutan setelah ia berhasil kabur dari Arsya dan bersembunyi kedalam rauangan privat milik V
"Gea" lirih V menagkap wajah Zoe
belum sempat Zoe membuat laporan ia melihat kearah pintu anak buah Arsya membuka pintu mengeledah setiap ruangan privat untuk mencarinya, dengan cepat Zoe menyembunyikan wajahnya dengan mendorong wahanya ke arah V dan tanpa sengaja ia mencium bibir seorang Vilmar. Karena ingin mengelabui anak buah Arsya, Zoe berpura -pura menjadi wanita malam dengan melam*ut bibir V dengan sedkit bernafsu dan Akting Zoe berhasil kini anak buah Arsya sudah pergi