Hubby VS Feme

Hubby VS Feme
Part 109



Angin malam sudah mulai bertip, semua orang sudah terlelap dalam mimpi tapi tidak dengan satu wanita ini


di dalam kamar yang gelap karena ia sengaja memadamkan lampunya menyesuikan suasana hatinya saat ini yang sedang gelap. dikhiananti oleh kekasih hati, tidak hanya gelap kamar itu sangat berantakan semua barang-barang berserakan bahkan ada yang pecahqn kaca di lanati. rupanya sang pemilik kamar melempar barang pribadinya untuk menetralkan emosinya


si pemilik kamar menangis tersedu-sedu entah sudah berapa jam dia menangis, matanya sudah bengkak dan memerah


"aku tidak akan membiarkan mu bersama mantan kekasih mu, jika kau tidak bisa aku miliki makan dia juga tidak dapat memiliki mu" ucap wanita itu dengan sorot mata membunuh


Wanita itu berjalan keluar dari kamar tanpa alas kaki tidak memperdulikan kakinya yang berdarah terkena pacahan kaca, menuju garasi mobil, dia sudah tau bener arah tujuannya kemana. bermodalkan nama mantan kekasih tungananya yang di beri tahu kakaknya, ia langsung mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh menuju Masion keluarga Willem.


Wanita itu menunggu cukup lama di depan Masion tersebut sampai dia bermalam di sana. Sepertinya wanita ini sangat kelelahan samapi ia tertidur lelap bahkan matahari sudah berada di atas kepala. dia baru terbagun setelah mendengar suara gaduh orang berkelahi


wanita itu mengedarkan pandanganya mencari sumber suara. ternyata suara gaduh itu berasal dari perkelahian tuananganya dengan para badyguard karena membawa paksa pergi mantan kekasihnya


amarahnya memuncak pasalnya baru kemrin mereka mengelar pesta pertunangan sekarang tunagannya itu dengan berani membawa kabur wanita lain, tanpa pikir Panjang Letta mengikuti mobil Arsya dari belakang


setelah menunggu kurang leibih dua jam, terdengar suara oarang berteriak minta tolong dan tidak berselang lama ada dua orang yang berlari keluar dari rumah yang di tempati Arsya.


Letta melihat dengan jelas jika Zoe berlalri menuju ke arahnya mengunakan jas dan di belakanhnya ada seorang wanita mengerjarnya menggunakan sebuah gamis. sepertinya Zoe berusaha melarikan diri dengan cara menganti pakainanya senada dengan para bodyguard, mengelabui para bodyguard Arsya


melihat Zoe semakin dekat dengannya sekecap Letta gelap mata. Letta menyalakan mesin mobilnya dan mengendarai dengan kecepatan penuh sengaja mengarahkan ke arah Zoe dan orang yang berusaha menangkapnya


"aku tidak akan membiarkan mu hidup! Arsya miliku dan hanya aku yang boleh mendapatkannya!" Latta menginjak pedal gas


Shiit ......Bruak...Bruak


terdengar suara benturan sangat keras dua kali. mobil yang di kendarai Letta setelah menebrak sasaranya mobil itu juga menabrak sebuah pohon besar di samping jalan, karena kereasnya benturan mobil itu rusak parah dan dapat di pastikan sang pengemudi juga memiliki luka yang sangat parah


lantas kejadian itu membuat warga sekitar terkejut dan geger, ada yang langsung ke tempat kejadian membantu mengefakuasi korban, ada juga yang langsung mengambil ponsel membuat story