Happiness For You

Happiness For You
5 Dijebak



Kekasih Erika yang bernama Kei Takahiro adalah seorang pebisnis muda dengan pikiran yang cerdas dan tajam. Walaupun masih muda, ia seorang yang cukup bijaksana dan berwibawa. Ia tidak suka banyak berbicara dan selalu berwajah dingin tanpa ekspresi sehingga ditakuti dan juga disegani oleh banyak.



Kei sama dengan Erika, merupakan keturunan Jepang. Tetapi, Kei memiliki darah campuran Indonesia yang berasal dari ibunya yang adalah orang Indonesia.


Kei dan Erika adalah pasangan yang berbahagia karena saling mencintai. Mereka sudah menjalin hubungan selama 2 tahun lebih. Hanya saja, Kei selalu memiliki kesibukan untuk mengurusi bisnis keluarganya yang sudah termasuk dalam skala besar. Karena hanya dia seorang penerus dari keluarga Takahiro yang bisa mengurusi dan menangani bisnisnya itu.


Sebenarnya Kei memiliki 2 orang adik, satunya adalah adik tiri yang merupakan anak dari istri kedua ayahnya. Tetapi dia tidak begitu dekat dengan saudara perempuan tirinya ini. Karena Kei membenci ibu tirinya yang telah merebut ayahnya dari ibu kandungnya. Sehingga saat ayahnya meninggal, Kei tidak lagi berhubungan dengan mereka. Selain itu, mereka juga tinggal jauh darinya, yaitu di negara Jepang.


Dan satunya lagi adalah adik kandungnya yang lahir dari ayah dan ibu yang sama dengannya. Tetapi adik kandungnya ini telah menghilang bersama ibunya sejak puluhan tahun yang lalu. Sampai sekarang, ia tidak mengetahui dimana keberadaannya. Yang ia tahu, ibunya telah tiada sejak belasan tahun yang lalu. Dan mungkin, kini adik kandungnya itu juga hidup sebatang kara seperti dirinya. Itulah mengapa Kei memilih untuk tinggal dan menetap di Indonesia, karena Kei ingin mencari adiknya yang hilang itu, yang merupakan anggota keluarga kandung satu-satunya yang masih ia miliki.


Seperti biasanya, hari ini Kei juga disibukkan dengan berbagai jadwal rapat dan meeting dengan beberapa klien pentingnya. Ia daritadi memperhatikan jam, takut terlewat dan melupakan janji dinner dengan kekasihnya Erika. Padahal janji ini telah dibuatnya sejak setahun yang lalu, tetapi tetap saja dia tidak bisa mengurangi jadwalnya yang padat di hari ini.


Saat jarum jam menunjukkan pukul setengah 7 malam, Kei sudah bersiap dan akan beranjak pergi dari kantornya menuju ke restoran yang telah ia pesan jauh hari sebelumnya. Kei dan kekasihnya berjanji temu di restoran itu untuk mengadakan acara makan malam yang romantis sebagai perayaan hari ulang tahun kekasihnya.


Tetapi saat ia baru saja ingin berdiri dari kursi kerjanya, tiba-tiba pintu ruang kerjanya terbuka tanpa diketuk terlebih dahulu. Dan ada seorang tamu wanita yang langsung masuk ke ruangannya. Tamu itu adalah Natalie, mantan kekasihnya dulu. Selain itu, dia juga merupakan anak dari salah satu rekan bisnisnya yang memiliki pengaruh penting bagi kelancaran proyek besar yang sedang direncanakan perusahaannya. Karena itu Kei terpaksa menerimanya dan memperlakukannya dengan baik.


Beberapa hari belakangan ini, Natalie memang sering muncul dan datang ke kantornya untuk mencari dan menemuinya. Mengingat hubungan bisnis dengan ayahnya, Kei terpaksa selalu menerimanya dan meladeninya. Walau sesibuk apapun, dia tidak pernah menolaknya apalagi bertindak secara kasar mengusirnya.


Natalie sendiri yang mengetahui hal itu, suka secara tiba-tiba dan seenaknya saja datang semaunya ke kantor Kei. Dan malam ini, tentu saja Natalie sudah mengetahui tentang rencana Kei dan kekasihnya yang akan merayakan hari ulang tahun kekasihnya dengan mengadakan acara makan malam. Makanya dia sengaja datang di jam segini. Waktu yang sangat pas untuk mencegah Kei pergi.


"Kei, temani aku malam ini. Kamu tahu, aku sedang ada masalah dengan kekasihku dan ingin mencari penghiburan saat ini." Natalie langsung duduk di kursi depan meja kerja yang berhadapan dengan kursi Kei.


"Baiklah, tapi aku tidak bisa berlama-lama." Kei berbicara sambil melangkah keluar dari meja kerjanya. "Karena seperti yang kamu tahu, aku sudah ada janji makan malam dengan Erika. Aku akan menemanimu selama sekitar satu jam saja, ok?" Kei membuka pintu ruang kerjanya dan menjulurkan tangannya ke depan, mempersilahkan Natalie keluar lebih dulu dari ruangan itu. Dengan gerakan yang lambat dan berat, Natalie terpaksa bangun dari duduknya untuk berdiri dan berjalan menuju pintu yang telah dibuka oleh Kei dan keluar dari ruangan itu dengan disusul Kei yang mengikutinya dari belakang.


"Kemana kita akan pergi?" Tanya Kei masih sambil berjalan dan matanya sibuk dengan hpnya.


"Ke apartemenku saja." Natalie menjawabnya.


Natalie memang sering mengajak Kei untuk datang ke apartemennya. Tetapi di sana mereka hanya mengobrol atau makan bersama. Karena Kei juga tetap akan sibuk dengan laptop atau gadgetnya untuk mengerjakan pekerjaannya.


Dulu saat mereka masih menjadi sepasang kekasih, Kei sangat mencintai Natalie. Tetapi muncul orang ketiga dalam hubungan mereka dan Natalie berselingkuh darinya secara diam-diam. Lama kelamaan, Kei curiga dan memergokinya. Kei menjadi sangat marah pada Natalie saat mengetahui dirinya telah diselingkuhi. Ia langsung memutuskan hubungan mereka dan menjadi sangat membenci Natalie.


Selama ini dia paling benci dengan orang yang melakukan perselingkuhan. Karena perselingkuhan telah menyebabkan hancurnya kebahagiaan keluarganya. Hubungan ayah dan ibunya hancur akibat perselingkuhan yang dilakukan oleh ayahnya.


Hati Kei sangat hancur, tetapi Natalie seolah tidak mempedulikannya. Dia terlihat bahagia dengan kekasih barunya. Erika lah yang membuat Kei sembuh dari sakit hatinya serta membuatnya kembali merasakan cinta. Dan ternyata,


Natalie hanya dijebak oleh kekasih barunya itu. Pria itu meninggalkannya pergi setelah mendapatkan apa yang dia mau darinya. Hidup Natalie hancur. Dia berubah jadi wanita yang polos menjadi wanita yang liar dan suka berganti pasangan sesuka hatinya.


Baru-baru ini, karena hubungan kerja antara Kei dengan ayah natalie, mereka kembali bertemu. Sekarang melihat Kei yang semakin matang dan terlihat sangat berwibawa, Natalie menyadari kesalahannya dan menyesali perbuatannya. Dia ingin Kei kembali menjadi miliknya. Walaupun dia sudah mengetahui bahwa Kei sudah menjadi kekasih Erika. Tetapi Natalie tetap ingin merebutnya.


Natalie sering datang menemui Kei dan saat ini, dia sengaja datang untuk mengajaknya pergi ke apartemennya. Karena dia ingin menghancurkan hubungan mereka dengan membuat kesalahpahaman diantara mereka. Natalie berencana untuk menahan Kei diapartemennya sehingga dapat dipastikan, Kei tidak akan datang ke acara makan malam kekasihnya malam ini. Dia ingin wanita itu marah pada Kei karena tidak menepati janjinya dan meninggalkannya seorang diri di acara ulang tahunnya.


Sebelum pergi bersama Natalie, Kei mengirimkan pesan kepada Erika yang meminta maaf pada kekasihnya itu karena dirinya akan telat datang dan memintanya untuk menunggu sebentar di restoran yang telah dipesan olehnya.


Mereka sudah tiba di apartemen Natalie. Dia lalu menyuguhkan hidangan makanan kecil dan minuman. Tetapi minuman itu ternyata sudah ia berikan obat yang akan memberikan sentuhan kehangatan di tubuh Kei hingga membuatnya berhasrat.


Kei yang tidak mengetahuinya, terjebak. Dia meminum minuman itu dan efek dari obat perangsang itu langsung bereaksi. Untung Kei seorang pria dewasa yang juga bijaksana. Ia memiliki kesadaran diri yang tinggi untuk bertahan dari nafsu yang merangsang hasratnya.


Selesai mandi, Kei kembali mengirim sebuah pesan kepada Erika yang memberitahukan bahwa dirinya akan segera datang. Tetapi setelahnya, Kei merasa sangat mengantuk dan akhirnya tertidur di kamar Natalie. Meninggalkan dan melupakan kekasihnya sendirian di sebuah restoran yang sedang menanti kehadiran dirinya. Minuman itu ternyata tidak hanya diberi obat perangsang melainkan juga obat tidur.


Natalie benar-benar memastikan bahwa Kei tidak bisa lepas dari genggamannya hari ini. Sehingga dia melakukan persiapan yang sangat baik dan rencananya sudah pasti berhasil. Sudah dapat dipastikan, Kei akan bermalam di apartemennya hingga pagi.


Kemudian Natalie mengambil hp milik Kei dan berhasil membuka kunci password yang terpasang di hpnya. Ia lalu melakukan sesuatu menggunakan hp tersebut. Setelah itu, Natalie tersenyum licik penuh kemenangan dan hatinya terasa sangat senang.


Paginya Kei terbangun dan menyadari dirinya ketiduran di kamar Natalie yang sekarang berada didekatnya dan sangat menempel pada tubuhnya seakan memeluk dirinya dengan erat. Wanita itu masih tertidur saat ini.


"Natalie!" Hardik Kei marah sambil mendorong tubuh wanita itu menjauh dari tubuhnya hingga membuat wanita itu tersentak kaget dan terbangun dari tidurnya.


"Apa yang telah kamu perbuat pada diriku. Kamu benar-benar keterlaluan. Ini tidak lucu. Jangan pikir aku tidak berani bersikap kasar padamu."


Natalie tersenyum senang melihat kemarahan pria itu.


"Tenang Kei, tidak terjadi apa-apa diantara kita. Aku hanya ingin menggodamu sedikit dan mengacaukan hubunganmu dengan gadis kecilmu itu."


"Brengsek." Kei langsung melihat hpnya dan mencoba menelepon kekasihnya itu. Tetapi hp Erika tidak aktif. Dia tidak menyadari bahwa ada sebuah pesan yang dikirim melalui aplikasi chat dari hpnya kepada Erika. Pesan itu telah dihapus setelah terkirim dan dibaca oleh Erika.


Kei terlihat panik dan segera bergegas merapihkan diri. Ia lalu pergi dari apartemen Natalie, meninggalkannya tanpa berucap satu katapun pada wanita itu. Kei tahu wanita itu sengaja berbuat seperti ini untuk memancing amarahnya yang nantinya berakhir pada perbuatan kasar kepada dirinya. Lalu hal itu akan membuatnya terlihat buruk di depan ayahnya sehingga ia terpaksa harus meminta maaf dan bertanggung jawab atas perbuatan kasarnya dengan menuruti salah satu keinginan wanita itu sebagai permohonan maafnya.


Tetapi ia tidak mudah terpancing, karena wanita itu sudah sering dan sudah terbiasa mengganggunya seperti itu. Sudah seperti hobi dan kegemarannya saja. Hal itu terjadi sejak mereka bertemu lagi setelah putus. Natalie juga sudah benar-benar berubah. Sekarang, Kei tidak membencinya tetapi merasa prihatin dan kasihan dengan mantan kekasihnya karena dirinya menjadi rusak seperti ini. Natalie yang polos dan selalu ceria serta penuh pesona karena kepercayaan dirinya, sekarang hatinya dipenuhi rasa dengki dan kelicikan hanya demi memperoleh hal yang ia inginkan.


Dan Natalie menatap kepergian Kei dengan tatapan nanar dan penuh kemarahan serta rasa benci kepada wanita itu. Rasa ketertarikan dan penasarannya semakin bertambah, membuatnya ingin merebut kembali Kei dari kekasihnya sehingga suatu saat nanti Kei dapat menjadi miliknya lagi.


Di perjalanan, Kei mencoba menghubungi keluarga Erika untuk menanyakan keberadaannya. Namun keluarganya memberitahu tentang pesan yang Erika kirim pada mereka pagi ini yang mengatakan bahwa ia ada urusan sehingga harus pergi selama beberapa hari dan tidak perlu mencarinya. Kei meminta mereka untuk meneruskan pesan itu kepadanya.


"Baiklah paman. Terima kasih, sampai ketemu di kantor." Kei terburu-buru mematikan panggilannya untuk membaca bunyi pesan itu.


Setelah membaca seluruh pesan Erika yang dikirmkan kepada orangtuanya, Kei menjadi bingung dan bertanya-tanya.


Mengapa Erika mengatakan bahwa ia bersama denganku semalam untuk merayakan ultahnya hingga pagi? Apakah maksudnya dengan mengatakan hal seperti itu?


Kei bertanya bingung dalam hatinya.


Kei mulai merasa panik dan cemas. Takut kalau ada sesuatu yang buruk mungkin terjadi pada kekasihnya itu. Kei menghubungi Tanaka, asisten pribadinya untuk memintanya segera mengumpulkan para bodygurad dan anak buahnya yang handal untuk mencari tahu keberadaan kekasihnya.


Ia kembali membaca dan menelaah pesan itu. Sudah tak terhitung telah berapa kali pesan itu dibacanya berulang-ulang.


Pasti ada suatu informasi yang ingin Erika ungkapkan secara tersirat pada pesan ini. Urusan penting itu. Mmm, ia pasti sedang marah padaku. Dia ingin menghindariku dengan menghilang selama beberapa hari ini..


"Erika.. kemana aku harus mencarimu?"


Kei sangat tahu, bahwa Erika kekasihnya itu adalah seorang wanita yang pintar dan cerdas. Dia pasti tidak akan menginap di hotel karena Kei pasti bisa dengan mudah dan cepat menemukannya. Erika juga tidak memiliki kerabat dekat di Indonesia. Erika bahkan mematikan hpnya sehingga Kei dan anak buahnya tidak dapat melacak keberadaannya.


Kei takut jika kekasihnya itu melakukan sesuatu hal yang buruk atau membahayakan dirinya sendiri. Dia juga takut akan keamanan kekasihnya yang terancam karena saat ini kekasihnya sendirian, dan selama ini Erika tidak pernah sendirian untuk berpergian yang jauh dan selama beberapa hari. Kei sangat khawatir jika Erika tidak bisa menjaga dirinya dan berada dalam bahaya. Pikiran dan hatinya sungguh kacau saat ini. Kei sungguh-sungguh berharap Erika baik-baik saja dan menemukan tempat yang aman baginya untuk tinggal.


***