After The Breakup

After The Breakup
BAB 97 Tawaran Mobil



Sesampainya di rumah Ayah dan Bunda mereka langsung di sambut oleh keduanya.


"Ih...Bunda kangen tahu! kenapa jarang kesini?!"


Aza tampak kikuk menatap Dev yang dengan santainya duduk di samping Ayah membicarakan masalah kantor "Maaf ya Bun...Memang kita akhir-akhir ini sedang sibuk"ucap Aza sungkan.


Diana menggegam tangan menantunya sayang "Udah ada tanda-tanda belum?"Tanyanya sedikit berbisik.


"Hah?apa?"


"Ish! itu loh cucu Bunda"


Aza tampak menggaruk bagian kepalanya yang masih tertutup kerudung,menatap tak enak hati kearah Diana "Belum Bun...maaf"lirihnya.


Diana melemparkan senyum hangat "Ngak-papa,sayang. Lagian kalian juga baru dua bulan menikah"katanya memberi semangat agar tidak menyinggung perasaan sang menantu.


"Bunda pengen banget punya cucu..tapi Aza masih belum positif"


"Kenapa begitu sih! mungkin Tuhan belum menitipkan anak untuk kalian. Bukankah itu bisa di jadikan waktu untuk selalu berdua,menikmati waktu sebelum ada baby lebih penting lho. Kalau sudah ada kalian akan jarang punya waktu"jelas Diana.


Aza mengangguk dengan senyuman,ia juga sebenarnya sangat ingin mempunyai bayi. Waktu dua bulan juga bisa di bilang singkat,ia berpikir positif saja lah.


...••¤••...


"Kenapa,hm?"tanya Dev saat keluar dari walk in closet dengan baju santainya. Menatap heran kearah sang istri yang lebih banyak diam sedari tadi.


Aza menggeleng "Enggak apa-apa"


Dev mendudukkan dirinya di sebelah sang istri,mengelus rambut Aza lembut "Mikirin apa sih?!"


Menyenderkan kepalanya di dada bidang suaminya tangannya ia lingkarkan di pinggang Dev,nyaman satu kata yang mengganbarkan perasaan Aza sekarang "Padahal kita tiap malam lho nglakuin 'itu' tapi kecebongnya ngak jadi-jadi"tangan Aza ia mainkan membuat garis-garis tak jelas di perut sixpack Dev.


Dev mengecup puncak kepala Aza berkali-kali "Ngak usah mikir yang aneh-aneh. Baru dua bulan juga!"Tangannya mengelus punggung Aza "Kita selalu berusaha juga kan? berdoa juga selalu kita panjatkan! kalau Allah belum memberi mau bagaimana lagi"


Aza mengadahkan wajahnya menatap Dev dari bawah mengecup singkat bibir suami tampannya "Love You"


...••¤••...


Menghentakkan kakinya di kasur dengan posisi telungkap menyembunyikan wajahnya di bantal "Sing...ah mau mobil sport"rengek Dev sedari tadi tak berhenti.


Aza yang sedang memainkan ponselnya di sofa tampak acuh dengan permintaan sang suami untuk memberi izin membeli mobil "Buat apa sih?lagian bakalan jarang di pakai juga!"kata yang sedari tadi ia ucapkan,mungkin 100 kali ada mungkin...


"Di pakai ih! ya ya ya?!"rayu Dev mengubah posisinya menjadi duduk menghadap istrinya yang tampak fokus memainkan ponselnya.


"Ck!"decakan kesal keluar dari bibir mungil Aza.


Dev melangkahkan kakinya kearah Aza,menidurkan dirinya dengan bantal paha Aza menelusupkan kepalanya di perut Aza "Sahan 3% aku!"ucap Dev enteng mengendus-ngenduskan kepalanya disana.


"Ngak mempan!"


"Ah..Sing? 5% deh?!"


"Hotel baru kamu! yang deket Mall sama taman bermain"tawar Aza sambil menaik turunkan alisnya.


Dev mendongak menatap istrinya "Dasar matre!"guraunya.


Aza tertawa terbahak-bahak "5% sahamnya masih berlaku! jadi hotel sama 5% saham!"


"Sini! cium dulu!"titah Dev menarik tengkuk bagian belakang leher Aza. Aza menunduk mencium bibir syaminya,Dev langsung ******* dengab gigitan kecil menyertai agar Aza lebih membuka mulutnya.


_


_


_


_


...Selamat hari Raya Idul Adha✨...