After The Breakup

After The Breakup
BAB 78 Wedding



Happy reading!!


Hari-hari sudah berlalu,sebulan sudah di mana semenjak keluarga Dev datang kerumah Aza untuk melamar anak gadis mereka.


Dan hari ini adalah hari dimana kedua sejoli akan mengikat hubungan seumur hidup sekali,janji yang sangat sakral di mata agama dan negara.


Wedding?ya hari ini Dev akan membayar tunai wanita cantik putri,dari Wahyu Hardinata.


Memilih tema indoor yang di adakan di salah satu hotel ternama di Jakarta. Ballroom di mana menjadi saksi Dev yang baru saja mengucapkan janji suci mengikat Aza menjadi 'istrinya' ya istrinya.


Ijab Qabul baru saja ia ucapkan di depan penghulu serta papanya Aza,yang di saksikan oleh banyaknya tamu undangan yang hadir. Benar-benar membuat seorang Devano menghembuskan napasnya lega setelah mengucapkan kata membayar tunai Aza.


Dev langsung mengecup kening Aza yang sekarang menjadi istrinya,yang di balas dengan Aza mengecup punggung tangan suaminya itu.


Masih ngak terasa kalau sekarang pria yang duduk di sampingnya ini sudah menjadi suaminya. Terharu jangan di tanyakan lagi bagaimana perasaan bahagia dirasakan dirinya.


Berdiri di panggung untuk menyalami para tamu yang ingin mengucapkan kata selamat pada kedua sejoli yang baru beberapa menit menyandang kata 'pasutri' itu.


Baju adat Jawa menjadi pilihan Aza untuk acara ijab qabul. Tampak cantik dengan balutan kebaya berwarna putih itu.


"Selamat sayang"ucap Vio saat segerombolan temannya itu mengucapkan sambil memeluk wanita yang baru saja menyandang menjadi 'Nyonya Pranata'


Aza membalas pelukan itu dengan senyumnya "Makasih ya Vi!"


"Selamat ya Dev"ucap Vio kepada Devano yang berdiri di samping Aza. Dev membalasnya dengan senyumman singkat.


"Happy wedding"ujar Tania menengahi perempuam yang habis peluk-berpelukan.


Aza merentangkan tangannya untuk memeluk bumilnya itu "Thanks ya"


Tania lalu memgalihkan pandangannya kepada Dev memberi selamat yang di balas senyuman singkat seperti Vio,dari sang mempelai pria tampan itu.


"Udah-udah sekarang giliran gue ya?"ucap Jenifer menimbrung ke-tiga wanita itu.


Vio dan Tania mencibir kesal ,tapi mereka tetap minggir memberi tempat pada Je untuk memberi selamat.


Jenifer langsung memeluk sahabat somplaknya itu "Selama sayang! doa gue selama ini untuk lo jadi kakak ipar gue terkabul,Za"ucap Je.


Aza terkekeh "Doa yang dulu gue amit-amit sekarang malah jadi amin,Je!"


Jenifer melepaskan pelukannya lalu pandangannya menatap kearah sepupunya "Jagain Aza kak! jangan sakitin dia lagi! awas aja kalau sampe,Je bawa kabur nih bini kakak!"


Jenifer mendengus kesal mengelus dahinya sebentar,menatap horor sepupunya itu.


Fredo,Bryan,dan Bagas memberi selamat kepada Dev dengan ala ber-tos pria.


"Belah duren nih ntar malem"celetuk Bryan,membuat Aza bergeming di tempat.


"Wihhh nglepas keperjakaan nih"ucap Fredo membuat gelak tawa ke-tujuh orang di sana.


Reaksi yang Aza tunjukkan bukanlah tawa seperti teman-teman dan suaminya itu,melainkan ia meneguk salivanya susah payah. Wajahnya memerah membuatnya salah tingkah sendiri.


"Ngak usah tegang gitu! santay aja! sakit bentar terus nanti...."ucap Je menggantung lalu ucapan Vio melanjutkan ucapannya membuat gelak tawa tak bisa di hindari.


"Ahhhh mantap"lanjut Vio.


"Gila aja! temen-temen gue udah ngak suci semua"keluh Aza menatap horor dua sahabatnya itu.


"Ntar lo juga ngrasain kayak kita-kita kok"kali ini ucapan datang dari wanita hamil yang tengah menaik-turunkan alisnya menggoda Aza.


Aza benar-benar tak tahan mendengarnya,bisa-bisa mereka langsung memberi cara bagaimana mempunyai anak langsung secara gamblang di panggung ini "Udah sana pergi! otak suci gue tercemar"usir Aza kepada ke-enam orang itu.


Mereka terpaksa pergi karena antrian dan muka memerah yang di timbulkan di wajah mulus sang pengantin perempuan.


"Ngak usah tegang-tegang,seperti yang di katakan Je sama Vio tadi bener kok Yang!"bisik Dev tepat di telinga Aza dengan tangan masih menyalami para tamu.


Aza langsung melotokan matanya kearah Dev,tapi tak lama ia merubah ekspresi wajahnya menjadi senyum tak mau sampai para tamunya menatap heran dirinya "Ngak usah ngomongin begituan bisa ngak sih?geli sendiri akunya!"Dev terkekeh mendengar perkataan gadis yang baru saja menyandang 'Nyonya Devano'.


_


_


_


_


...Like,komen...


...Vote,hadiahnya guys...