After The Breakup

After The Breakup
BAB 22 Masalalu Part 3



Mereka masih kejar-kejaran untungnya jalanannya tidak ramai,jadi tidak menganggu para pengendara lain walaupun tetap mereka masih salah


Saat ada kesempatan Dev melajukan mobilnya melebihhi Aza,Dev membantung stir belok menghadang mobilnya Aza


Aza kaget dan langsung menginjak rem mendadak "Astaga...jantung gue,memang dia mau mati apa"ucap Aza syok dan memegangi bagian dadanya


Dev turun dari mobil dan berjalan ke arah mobil Aza,mengetuk jendela Aza "Sing buka!"


Aza memdengus kesal dia malah memalingkan wajahnya ke sisi lain,tapi Dev benar-benar tidak putus asa dia terus menggedor jendela Aza


Hingga Aza menurunkan jenndela mobilnya dan menatap pria yang ada di depannya "Beri aku waktu Dev"ucap Aza dan menaikkan kaca mobilnya lagi


Memundurkan mobilnya dan melajukannya menjauhhi Dev. Dev hanya memandang mobil Aza yang menjauh mengepalkan tangannya memukul-mukul udara


"Sialan...semua ini gara-gara mereka"ucap Dev sambil mengacak rambutnya berantakan dan berjalan menuju mobilnya untuk pergi dari sana


**


Aza kembali kerumahnya dia langsung memasuki kamarnya membaringkan tubuhnya telungkap menyembunyikan wajahnya di bantal


"Dasar memang playboy,ngak ada bedanya dari yang lain"umpat Aza,dia duduk melihat ponselnya yabg terus bergetar dia mengambilnya dan melihat nama Dev disana. Aza mengacuhkannya dan mematikan ponselnya


**


Sudah dua hari sejak kejadian itu namun Aza sama sekali masih enggan bertemu Dev,dia sudah tidak berangkat sekolah jadi dia lebih mudah menghindar darinya. Walau Dev masih terus datang kerumahnya untuk berbicara kepada Aza,menelponnya terus menerus tapi lagi-lagi Aza mengabaikannya


Wahyu dan Aditya tahu kalau hubungan Aza dan Dev ada masalah tapi dia tidak ingin ikut campur,Aditya sering menasehati adiknya itu 'jika ada masalah dalam sebuah hubungan maka selesaikanlah jangan menghindarinya karena itu tidak akan selesai Za'


Aza masih termenung di balkon kamarnya mengingat perkataan kakaknya,dia mengambil ponselnya memencet nomor disana menempelkan ponselnya ketelinga


"Sing.."ucap seseorang dari sebrang sana


"Ini serius kamu?udah ngak marah lagi?"imbuhnya


Aza tampak menundukkan kepalanya tangan kirinya memegangi baju yang di pakainya "Apa kamu ada waktu?"ucap Aza to the point


Dev tersenyum di sebrang bahagia "Waktuku selalu ada buat kamu sayang,sekarang?"


"Hm,di cafe biasa ya!"


"Aku jemput"


"Ngak usah! aku diantar Pak Mul"ucap Aza sambil menutup panggilannya


Aza berjalan masuk dan mengganti pakainnya menuju ke cafe tempat pertemuannya dengan Dev


**


Dev


Aku udah nyampe yang! kamu dimana?


Aza yang masih di dalam mobil yang di antar Pak Mul pun melirik hpnya yang menyala melihat pesan Dev


^^^Singa Betina^^^


^^^Lagi di jalan,bentar lagi nyampe ^^^


Tak lama Aza sudah sampai di tempat dimana dia akan menemui Dev


"Pak turun sini aja yah! saya nyebrang aja dari pada nanti belok lagi kelamaan,bapak pulang aja!"ucap Aza kepada Pak Mul


"Non serius?hati-hati ya non"balasnya


Aza mengangguk tersenyum dan turun dari mobil dia berdiri di pinggir.Dia melihat ke arah cafe dan melihat laki-laki yang bersandar di mobil melambaikan tangannya


Aza melirik ke kanan dan ke kiri,tapi saat ke kiri Aza melihat Laura yang juga sedang menyebrang


"Aza"ucap Laura yang lumayan agak jauh dari Aza


Aza menanggapinya dengan senyum yang agak di paksa "Ra.."balasnya sambil melirik ke jalan sekiranya sudah sepi mereka berdua menyebrang tapi entah dari mana tiba-tiba dari sebelah kanan terlihat mobil pick up berjalan kearah mereka


Orang-orang di sana berteriak membuat Dev melihat apa yang terjadi alangkah terkejutnya Dev saat melihat Aza dan Laura yang akan tertabrak mobil


Dev yang melihat itu berlari "Awasss!!"ucapnya sambil terus berlari dan menarik tangan salah satu dari mereka


_


_


_


_


Hayo siapa yang ditarik? selamat ngak ya mereka?


Yuk..yuk..yuk like,komennya😚