
"Apa kalian tidak bisa bekerja lebih baik,saya menggaji kalian bukan untuk ini!"bentak pria itu dengan rahang mengeras menahan amarah agar tidak meledak-ledak.
"Sekali lagi maaf Tuan,saya akan perbaiki lagi"jawab orang yang tangah di bentak tadi
"Bubar semuanya meeting selesai,dan kamu berkasnya kamu antar keruangan saya,saya tunggu"
"Baik Tu-an"jawab gugupnya
Semua orang berdiri membungkukkan kepalanya kepada orang yang tadi telah marah-marah,semuanya bernapas lega karena orang yang terkenal dingin itu keluar dari ruangan itu.
Ya ampun bisa bahaya nih jantung kalau lama-lama begini.ucap salah satu karyawan yang berada di dalam ruangan mencekam baginya.
Sementara itu pemuda yang habis meluapkan setengah emosinya itu berjalan menuju keruangannya.Badan yang tinggi,tubuh yang tegak,perut yang sixpack,kulit putih,hidung yang mancung berjalan dengan langkahnya membuat siapa saja ingin berdiri disampingnya.
Dia adalah Devano Yoga Pranata pria yang berumur 25 tahun,yang sudah menggegam dunia perbisnisan di usia yang masih muda.Pemuda yang dikenal dingin,dan kejam kepada siapapun yang sudah mengusik keluarganya tidak akan segan-segan dengan membuatnya menyesal.
"Dim,apa jadwalku setelah ini?"Tanyanya kepada sang asisten pribadinya yang berjalan di belakangnya
"Tidak ada Tuan,anda hanya mengerjakan tugas anda"jawabnya
"Baiklah,kerjakan tugasmu!"Ucapnya sambil memasuki ruangan yang bertuliskan CEO.Dimas hanya mengangguk dan membungkukkan badannya kepada Tuannya yang telah memasuki ruangannya itu.
Devano duduk di kursi singgasananya itu sambil melipatkan kakinya menghembuskan napasnya kasar,dia pandangi foto dirinya dengan seorang wanita berparas cantik dengan senyum mengembang
"Apa aku salah jika aku masih menginginkan kamu kembali?aku tau aku salah tapi,kembalilah aku merindukanmu"ambilnya foto itu dengan tangan yang mengusap-usap
Sementara di London,seorang wanita cantik duduk di meja kerjanya dengan tangan yang sibuk mendesain gambar
"Za udah makan siang,ayo kantin gak usah sibuk-sibuk aja ntar lanjutin"ucap seseorang yang tengah berdiri di meja kerjanya
"Astaga,ngagetin tau ngak! kenapa tiba-tiba disini?"balasnya sambit mengelus dadanya dengan mata yang melirik tajam kearah orang yang berbicara tadi
"Ishh iya iya sorry,habisnya dari tadi fokus banget tuh perut ngak keroncongan apa?"
"Heh nama gue Shinta Dewangsari,wah lo mah dari dulu gitu"ucapnya sewot kepada rekan kerjanya yang gila kerja dan judes itu
"Iya iya"
Mereka memesan makanan dan duduk di tempat yabg sudah dipilihnya,saat di tengah-tengah makan siangnya
Drrtt...drrtt
Tertera nama papa di hp cewek yang terkenal judes itu,dia buru-buru menggeser tombol hijau
"Hallo pa"
"Hallo sayang,gimana kabarnya?ngak pernah ngabarin apa ngak kangen papa?"jawaban seberang dengan serangkaian pertanyaan yang berturut-turut
"Papa apaan sih kenapa ngomong gitu,ya jelaslah anak papa yang cantiknya kelebihan ini kangen,maaf ya pa Aza sibuk ngak ngabarin"jawabannya sambil nyengir kuda
"Hahaha kamu ini,Za papa kangen sama kamu,apa kamu belum mau pulang nak sudah 7 tahun kamu disana Za jika papa minta satu permintaan untuk kamh kembali apa kamu mau sayang?"
_
_
_
_
Hallo gaes ini karya pertama saya,jika ada kesalahan mohon dimaklumi ya.
Semoga suka:)