After The Breakup

After The Breakup
BAB 2 Galau



Wanita yang tengah duduk termengu disebuah apartemen dengan pikiran yang melayang-layang karena permintaan dari orang yang sangat dicintainya


"Pa-pa"ucap gadis itu gugup dengan sorot mata sedih


"Papa ngak akan nglarang kamu berprestasi nak,tapi apa perlu sampai kayak gini?jauh dari papa dan pantauan papa!bukankah dulu kamu juga bilang disana hanya akan sampai lulus kuliah?tapi sekarang,kau bahkan sampai 7 tahun disana ngak pernah kembali sayang,kalau saja papa yang tidak kesana apa papa bisa ketemu putri kesayangan papa?"Tegasnya kepada sang putri


"Kamu pulanglah,papa ingin kamu yang menjalankan Nata Fashion!"imbuhnya


"A-za akan pikir-pikir dulu ya pah!kalau seandainya pulang,Aza juga akan persiapkan pengunduran diri dulu dari perusahaan Aza bekerja"Aza menundukkan kepalanya dengan jari-jari yang meremas celana yang dipakainya


"Baiklah!jaga diri ya sayang!papa menyayangimu"Wahyu sambil tersenyum diseberang sana


"Papa juga ya!Aza juga sayang pada papa,jaga kesehatan papa"Ucapnya menasehati sang papa tercinta


klikk..


apa aku sudah siap jika harus bertemu dengannya?sudah lama jugakan,lagian masalah dihadapin bukan dihindari Za batinnya dengan pikiran kemana-mana


Ya tadi saat di kantor papa tercintalah yang menelpon dan berbicara. Dia adalah Wahyu Hardinata,laki-laki yang sudah paruh baya memiliki dua anak menjalankan bisnis yang lumayan sukses dan terkenal,hidup yang berkecukupan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.


"Woiiii Za!astaga kenapa sih nglamun mulu!ntar kesambet dedemit sini mau lo?"ucap seorang gadis yang baru memasuki apartemen sambil melepaskan sepatunya


"Lo ya!kebiasaan banget masuk rumah tuh salam ke,ketok pintu kek,apa kek!malah ngagetin,nyebelin tau ngak"jawab Aza sambil bersungut mengelus dadanya


"Assalamualaikum cantik,kenapa nglamun mulu?ngak takut sama dedemit sini?hisshhh"ucapnya


"Hahaha Waalaikumsalam nona yang manis tapi lebih manissan gue!hahha"Jawabnya sambil tertawa


"Sialan lo,serius nanya Za!kenapa nglamun?"Viona Nataniel yah! gadis yang ditemui dikampusnya 7 tahun yang lalu,gadis yang merantau seperti dirinya bahkan sama tidak pernah pulang selama 7 tahun dan lebih parahnya lagi orang tuanyalah yang mengunjunginya.


Dia sahabat sekaligus saudara bagi Aza,dia yang selalu tahu isi hatinya,makan berdua,jalan berdua,ngobrol berdua,somplak berdua,apa-apapun berdua.Mereka satu apartemen tapi tidak dengan dulu,karena mereka dulu memang tidak seapartemen hanya bersebelahan tapi lama kelamaan eratnya persahabatan membuatnya terjalin sperti keluarga. Jadi mereka memilih tinggal bersama karena kebersamaan dan juga menghemat uang untul membayar apartemen,bukankah dengan satu apartemen dan pengeluaran dibagi dua lebih hemat pikiranya.


oke lanjut


"Tadi bokap nelpon"ucap Aza sambil berjalan menuju dapur mengambil mie instant


"Terus?bukannya seneng kok malah sebaliknya?"Vio yang duduk di sofa sambil memperhatikan sahabatnya itu


"Bukan gitu tapi masalahnya-"Aza sambil menarik napasnya kasar


"Masalahnya apa?"Tanyanya dengan mimik wajah yang penasaran


"Papa minta gue balik!"jawabnya sambil memasak mie instant yang tadi diambilnya


"Huuhhh,kenapa sama?"Vio sambil menopang kepalanya dengan tangan dan jari yang di tautkan


Aza yang mendengar kata sama dengan bingung bertanya"Maksudnya sama gimana?"sambil menoleh melihat sahabatnya itu


Vio mendongakkan kepalanya"Iya tadi nyokap juga sama udah nyuruh gue pulang"dengan menghembuskan napas kasar


Aza yang mendengar penuturan dari sahabatnya itu hanya diam yang ada di kepalanya kenapa di hari yang sama?kenapa tiba-tiba begini?apa ada sesuatu?


kok bisa kompak banget,mana mungkin ada sesuata?batin Aza


Aza yang mendengar suara Vio tiba-tiba tadi tersadar dari lamunannya"Iya sih Vi,sudahlah lo mandi aja gue masak mie"ucapnya sambil mematikan kompornya dan mulai menghidangkannya


"Makasih sayang baik banget deh,terhura gue!tapi keputusan lo gimana?jadi pulang?"Vio sambil berjalan menuju ke tempat makan mendekati Aza yang sudah selesai menaruhnya di atas meja


"Mau ngak mau gue juga harus pulang!bagaimanapun juga gue udah lama disini,gue udah sadar kalau gue egois ngak mikirin perasaan papa!"kata Aza seolah menyadarkan kebimbangan Vio,walau sebenarnya Aza sendiri belum pasti yakin dengan itu


"Hmm iya juga sih,ya udah gue mandi dulu"Vio sambil berjalan menuju kamarnya,diapartemen memang ada dua kamar jadi mereka tidur berpisah dengan kamar masing-masing


Di Indonesia


Dev berjalan memasuki perkarangan rumah orang tuanya itu,dia memakirkan mobilnya di garasi dan berjalan memasuki rumah


"Assalamualaikum Bun"ucapnya sambil mencium telapak tangan wanita yang telah melahirkannya


"Waalaikumsalam,tumben banget pulang malem Dev udah jam 7 loh ini. Udah makan malam belum?kalau belum bersihin diri dulu terus turun!"Jawab Diana,ya dia adalah ibunda dari Devano wanita cantik yang telah melahirkan anak yang digilai kaum hawa dengan ketampanannya


"Iya Bun tadi ada banyak pekerjaan!udah kok bun tadi makan diluar saat mau pulang soalnya perutnya udah mulai laper hehehe"Dev sambil terkekeh, Diana hanya mengelengkan kepalanya


"Ayah mana?"Tanya Dev


"Masih diruang kerja bentar lagi turun makan malam, kamu mau makan lagi?"Diana sambil menata makanan yang sudah disiapkannya tadi dibantu oleh para pembantu


"Ngak ah kenyang!ya udah Dev keatas mau istirahat,bilangin sama Ayah jangan capek-capek inget umur!"Tegasnya sambil berjalan menjauhi Bundanya


"Iya,kamu aja yang bilang sayang,Ayahkan keras kepala kayak kamu!"Diana kesal dengan sikap suaminya itu karena sudah diperingatkan untuk tidak terlalu ikut campur dengan perusahaan,padahal anaknya sudah menjadi orang yang sukses dalam berbisnis.


"Mandi dulu Dev setelah itu istirahat!"Diana sambil berteriak karena anaknya sudah menaiki anak tangga


"Iya Bun"Jawab Dev tak kalah berteriak juga dari Bundanya itu


Dev memasuki kamarnya membersihkan diri dulu sesuai dengan apa yang dikatakan Bundanya tadi,setelah selesai dia merebahkan dirinya di kasur sizenya dengan mata terpejam


sedang apa kamu?gimana kabar kamu?kamu baikkan?aku setiap hari merindukanmu ucapnya lirih dengan nada senduh,tak berapa lama Dev tertidur ke alam mimpinya


Di London


Setelah makan malam mie instant buatannya tadi sama Vio,Aza masuk kekamar membaringkan tubuhnya. Dia membuka ponselnya melihat berita-berita di sosial media,dia menghentikan tangannya yang dari tadi menggeserkan tangannya kelayar ponselnya,disana tertera berita tentang


Pengusaha Muda Yang Sukses,Pengusaha Nomor Satu diIndonesia dia adalah Devano Yoga Pranata anak dari Surya Pranata


"Apa ini kamu?kamu sudah menjadi orang berpengaruh disana?aku bahagia dengan apa yang kau capai!"ucapnya lirih sambil mengangkat sudut bibirnya


"Aku harap kau bahagia Devano Yoga Pranata"


_


_


_


_