After The Breakup

After The Breakup
BAB 63 Dari Berita



"Azalea Cavabila putri dari Wahyu Hardinata. Sudah lama ngak bermain-main"ucap seorang pria dengan senyum smriknya tengah duduk di kursi kerjanya sambil menatap mata-mata yang ada di depannya.


Mata-mata itu mengangguk membenarkan ucapan itu "Iya Tuan"


"Kau boleh pergi"


Setelah mata-mata itu pergi pria itu memutar kursinya terus menerus secara perlahan "Boleh juga nih anak"katanya sambil memandang biodata seoeang putri dari keluarga Hardinata.


**


"Apa kau sudah tahu semuanya Dev?"Tanya Surya pada putranya sambil mengambil air putih di kulkas ruangan itu lalu berjalan kearah sofa di ruangan putranya.


Dev hanya menatap apa yang dilakukan papanya "Aku tahu Ayah bukan orang bodoh dan ceroboh"


Surya tersenyum dan menatap Dev yang sedang duduk di kursi kerjanya "Hm...tuh kamu tahu"


"Dev cuma mau lihat bagaimana kelanjutan Sanco Yah!" Surya hanya menatap dan mendengarkan apa yang dikatan putra semata wayangnya.


"Dev ngak mau sampe Om Wahyu denger berita ini apalagi Aza"ucap Dev lagi.


Surya manggut-manggut "Ayah ngak akan ngebiarin itu terjadi!"ucapnya lalu berdiri dari duduknya.


"Kapan bawa Aza ke pelaminan?"godanya sambil menatap Dev.


Dev mengadahkan kepalanya menatap Surya "Secepetnya"


"Jangan lama-lama keburu Aza di embat orang! dia cantik"Surya sambil melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu dan menutup pintu ruangan.


Dev menghela napasnya kasar lalu mengambil ponselnya mengetikkan sesuatu.


^^^Ayang❤^^^


^^^Lagi apa?^^^


lalu memencet tombol send.


Tak ada balasan dari sebrang ia memakluminya karena perbedaan jam dan mungkun saja Aza lagi sibuk begitu pikirnya.


**


Seminggu sudah berlalu hari ini adalah hari ulang tahun Aza,tapi sayang wanita itu benar-benar sial kenapa ngak bisa mudik ke kampung halaman.


Yah jawabannya karena Ms Elle masih belum mengijinkan Aza untuk kembali ke Indonesia sebelum urusannya selesai.


"Ulang tahun ke 25 sendiri lagi dan lagi"keluh Aza sambil berdiri di balkon apartemennya.


Aza menghela napasnya dan memandangi kebawah dimana lalu lintas sedang padat akan transportasi "Biasanya juga ada Vio! dan sekarang benar-benar sendiri"


Dadanya tiba-tiba nyeri hatinya hancur napasnya seolah terhenti saat itu juga matanya mengerjab-ngerjab mencoba memahami tulisan dari berita itu.


Anggraini Sanco hamil anak Devano Pranata? bahkan seorang Devano tidak ingin bertanggung jawab karena seseorang apakah Azalea Cavabila?


"Hamil? apa sudah gila pembuat berita ini?"


"Syok berat"ucap Aza sambil tertawa sumbang.


Lalu Aza membaca kolom komentar yang ternyata banyak menge-tang akun sosial media Aza. Banya hujatan untuk Aza di akun sosial medianya.


"Apa-apaan sih ini! masalahnya apa?"ujar Aza dengan raut wajah yang sudah tidak tahu lagi harus bagaimana.


Aza menelpon seseorang dari telfon genggamanya "Pa?"


"Iya sayang?"


"Papa ta-hu ak-an beri-ta itu?"tanya Aza dengan bergetar mencoba menolak apa yang sudah ada di pikirannya.


"Berita apa?"ucap Wahyu bertanya balik walau ia sudah tahu dimana arah pembicaraan Aza.


Aza mengadahkan wajahnya keatas mencoba untuk menahan air matanya yang sudah di ujung mata "Aza tanya sekali lagi pa! apa bener berita itu? semuanya pada menghujat Aza pa. Mereka bilang kalau Aza adalah orang ketiga"


"Ngak sayang kamu bukan begitu..."


"Aza cuma mau denger kalau itu tidak bener kan pa?"sargah Aza dengab cepat memotong perkataan Wahyu.


Wahyu bingung tak tahu harus bagaimana lagi apakah putrinya bisa menerima kenyataan apa yang akan ia bicarakan "Itu lagi rame seminggu ini! di sini,Za!"


Aza terdiam tak menjawab perkataan papanya ia lebih memilih menutup telfonnya tanpa berbicara terlebih dahulu atau sekedar basa-basi untuk menutup telfonnya.


Di bilang tidak sopan pasti papanya akan memaklumi bagaimana perasaan Aza saat ini.


Ditanya hancur sangat-sangat hancur. Untuk kedua kalinya Aza terluka oleh orang yang sama dan untuk kedua kalinya ia percaya dan mencoba memperbaikki semuanya tapi apa sekarang dia bahkan tidak berbicara kepada Aza tentang semua ini.


Dimana kata tidak akan ada kebohongan dalam hubungan ini tapi apa bahkan sudah seminggu Dev tidak memberitahu apa yang sebenarnya terjadi. Menjalani LDR seperti biasa seolah tidak terjadi apa-apa.


_


_


_


_