After The Breakup

After The Breakup
BAB 29 Jalanilah Hidup Dengan Bahagia



Hari terus berlanjut sudah dua minggu Aza di Singapura,keadaan mamanya sudah memulih dan skandal tentang mamanya sudah selesai dengan bantuan Samuel. Ternyata memang orang dalam yang menjebak Maya,bahkan rencana itu sudah sedari dulu dipikarkannya. Dan dengan mudahnya karena Samuel, semua itu terungkap dengan jelas dan singkat. Laki-laki yang selalu menyayangi dan mencintai Maya setulus hatinya walau ia tahu kalau Maya enggan membuka hatinya untuk dirinya


"Ma"ucap Aza sambil mengetuk pintu kamar mamanya


"Masuk sayang!"ujarnya. Aza membuka handle pintu dan memasuki kamar Maya. Dia mendekati mamanya yang sedang membaca buku diranjangnya


Aza mengulas senyum dan duduk di dekat mamanya "Ma apa Aza boleh bicara?"


Maya juga membalas senyuman sang putri "Kenapa?bicara saja!"


Aza tampak menarik napasnya dan berkata "Apa Mama tidak menyayangi Om Sam?" sambil menggegam tangan Maya


Maya terkejut mendengar perkataan sang putri dan merubah wajah keterkejutannya menjadi biasa sambil tersenyum "Om Sam terlalu baik buat Mama sayang! kenapa Mama tidak menyayanginya"


"Bukan seperti itu Ma! apa Mama masih meragukan Om Sam? Aza akan bahagia jika Mama mempunyai pasangan hidup yang mencintai Mama dan menghormati Mama. Seperti Om Sam dia selalu ada saat Mama butuh baik suka maupun duka,Aza setuju jika Om Sam yang akan menjadi pasangan hidup Mama!" ujar Aza sambil menatap mata Maya lekat


"Kamu tahukan Mama gimana,lagian Mama sudah tidak muda lagi,sayang. Yang ada dipikiran Mama hanya kebahagian kamu sekarang"balas Maya


"Aza bahagia selalu Ma! Mama ngak usah khawatirin Aza! anak Mama ini sudah besar sudah bisa membedakan mana yang baik dan enggak buat Aza. Lihat dari sudut pandang Om Sam Ma! laki-laki yang selalu setia kepada Mama bahkan dia rela menunggu sampai kapanpun walau dia tahu perempuan itu tidak pernah mau membuka hatinya. Papa hanya masalalu Mama,Aza tahu kalau Mama sangat menyayangi Papa tapi semua sudah berlalu. Jalanilah hidup dengan bahagia"tutur Aza


Maya membuang muka dan tersenyum "Mama terlalu buruk buat Sam yang baik"


Aza membalik wajah Maya,menagkap kedua pipi yang masih kelihatan awet muda itu "Semua pasangan akan melengkapi dengan pasangan lainnya. Menutupi kekurangan masing-masing hingga tercipta sebuah kesempurnaan. Dia akan mencari seseorang yang mampu menerima kekurangan kita begitupun dengan kita yang akan selalu melengkapi pasangan kita!"


Maya langsung memeluk sang putri "Mama bangga punya anak kayak kamu sayang"ucapnya sambil berlinang air mata


Aza melerai pelukannya dan menghapus air matanya "Aza juga bangga punya Mama kayak Mamay"balasnya sambil tersenyum


"Mama istirahat yah,Aza keluar"Yang dibalas anggukan oleh Maya


Aza berjalan menuju ke kamarnya menyandarkan badannya ke kepala ranjang dan menghela napasnya,tiba-tiba ponselnya berdering menyala. Aza mengambil ponselnya dan melihat ke layar vidio call dia menggeser tombol hijau


"Hiss..apa?"jutek Aza


"Jutek banget! gimana kabar tante?"tanyanya


Aza mengembangkan senyumnya "Mama baik dia sudah sehattan kok!"terangnya kepada Dev yang sedang berjalan


Yah laki-laki itu adalah Devano. Dev membalas senyuman sang kekasih "Kapan pulang?"


"Belum tahu juga! kamu baru pulang?"tanya Aza balik


"Hmm"


Aza hanya mendengus kesal dengan jawaban Dev "Kenapa baru pulang? ihh kamu mah,jaga kesehatan Dev!"


Dev menatap wajah kekasihnya yang sedang kesal itu dengan senyum manisnya "Iya sayang iya,kamu juga"


Seperti itulah dua minggu mereka menjalanni LDR yang disebut oleh Dev. Selalu bervidio call untuk menghapus rindu walau tiap hari selalu bertambah,menceritakan kegiatan sehari-harinya bercanda tawa. Membuat hubungan keduanya kian hari kian erat.


_


_


_


_


Like,komennya😚