After The Breakup

After The Breakup
BAB 58 Anggraini



"Selamat datang Tuan dan Nyonya Pranata"sapa Agus ramah beserta sang istri--Mira.


Surya dan Diana mengangguk dan membalas senyuman mereka "Selamat anniversary pernikahan Tuan dan Nyonya Sanco"ucap Diana.


"Selamat"ucap Surya sambil menjabat tangan Agus begitupun Diana.


Tak lama Dev datang setelah memakirkan mobilnya dan mendekat ke arah Ayah dan Bundanya lalu menatap ke dua orang yang memiliki pesta ini "Selamat"ucap Dev.


"Kalau begitu silahkan masuk dan nikmati pestanya Tuan Pranata"Surya mengangguk dan menggandeng istrinya masuk yang di ikuti Dev di sampingnya.


Mereka duduk di satu meja dengan Wahyu dan Aditya yang sedang berbincang-bincang.


"Yu"sapa Surya membuat Wahyu menoleh dan bersalaman begitupun Aditya yang menyalami tangan Surya dan Diana.


"Kamu datang juga?"Tanya Surya.


Wahyu mengangguk "Iya dapet undangannya juga"


Mereka duduk di satu meja dengan berbincang-bincang masalah bisnis hingga ucapan mereka terhenti tak kala tuan rumah berdiri di tengah-tengah untuk memberi sambutan. Acara di mulai dengan sambutan tuan rumah.


"Bun,Dev ketoilet dulu ya"Diana mengangguk setelah itu Dev mnganggukkan kepalanya sebelum pergi.


Saat menuju toilet Dev bertemu dengan Anggraini Sanco putri semata wayangnya Agus. Dev memutar bola matanya malas tak memperdulikan tatapan wanita itu.


Hingga langkahnya terhenti saat wanita itu jatuh ke lantai membuatnya berbalik lagi menuju kearah wanita itu "Apa kau baik-baik saja?"ucap Dev sambil membantu Raini berdiri.


Raini berusaha menopang tubuhnya agar tidak terjatuh "A-ku ti-da-k pa-pa"balasnya sambil terbata-bata dengan mata yang mengerjab-ngerjab.


Dev mendengus dia tahu kalau wanita ini mabuk karena bau alkohol yang sangat menyengat dalam diri wanita itu "Ini orang tuamu tapi kau"


Raini meletakkan telunjuknya ke bibir "Ssstttt....jangan berisik"ucapnya sambil berjalan keluar dari sana dengan sempoyongan.


Dev menatap itu jengah dan menuntut Raini agar tidak terjatuh "Kau mau kemana?"


Raini mengadahkan wajahnya menatap Dev lalu tersenyum "Ba-wa aku ke-luar,di sana ada pacarku"


Dev menatap Raini sekilas lalu membawanya keluar menuju tempat pesta itu. Setelah sampai di luar ia celingukkan menatap siapa pacar yang dimaksud wanita yang sedang dibantunya.


"Dimana kekasihmu?"Tanya Dev dengan ketus.


Anggraini tampak celingukan mencari kekasihnya lalu senyumnya cerah saat melihat lelaki yang bersandar di mobil membelakangi mereka "Itu...bawa aku kesana"sambil menunjuk pria itu dengan jari telunjuknya.


"Sayang"pekik Raini membuat Dev benar-benar mendengus kesal.


Laki-laki yang di ketahui kekasihnya langsung menoleh kebelakang danbtersenyum lalu melangkahkan kakinya mendekat "Kau kenapa?"


Dev langsung melepaskan wanita itu dan mengusap-usap jasnya lalu menatap pria itu "Tadi aku menemukan dia sudah mabuk"


Damar--kekasih Raini mengangguk dan menatap Dev "Terima kasih,saya permisi dulu"ucapnya lalu membawa Raini ke dalam mobilnya.


Dev menghembuskan napasnya panjang melihat kejadian itu dia tidak tahu kalau perbuatan membantunya akan membawa masalah bagi dirinya nanti. Lalu kembali ke dalam menuju toilet membersihkan dirinya kerena bau alkohol menyengat di jasnya.


"Sial bau banget"kesal Dev sambil mengendus jasnya.


**


Aza yang sedang membereskan bajunya menata bajunya dengan rapi di koper. Lalu melirik kearah pintu melihat siapa yang masuk.


"Udah kemasin semuanya?ayo makan!"titah Shinta.


Aza mengangguk dan melirik Shinta sekilas lalu melanjutkannya "Bentar lagi"Shinta mendengus kesal menanggapi jawaban Aza dan membiarkan Aza.


Aza mendekat setelah meletakkan kopernya di pojok kamar hotel bersebelahan dengan koper Shinta lalu duduk di lantai dekat Shinta untuk makan yang sudah di bawakannya.


"Besok pulang pagi"kata Shinta membuat Aza menatapnya dan mengangguk.


"Ada apa?"Tanya Shinta saat melihat raut wajah Aza yang tak biasa.


Aza melirik Shinta sekilas lalu kembali makanannya "Entah"jawab Aza singkat,padat,jelas.


"Perasaan aku ngak enak"kata Aza lagi.


_


_


_


_