Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
98.Pertarungan besar



Setelah suara ledakan yang terdengar dari arah yang dikenalnya jun langsung berlari menuju tempat tersebut.Diikuti oleh mereka berempat dan satu burung.Jun mndapati girasat buruk dari tadi setelah ledakan tersebut.Semakin dia dekat dengan tempat tersebut semakin kuat perasaan yang tidak asing ini pada dirinya.Dia tahu betul perasaan ini,perasaan ini muncul ketika dirinya sedang berhadapan dengan zhen yang menggunakan kekuatannya.


Mereka tidak tahu kenapa jun tiba tiba berlari seperti itu,tapi yang pasti sesuatu yang buruk sedang terjadi.Tapi dari mereka berlima termasuk burung hanya dua yang tahu kemana arah jun pergi.Dia pergi ke tempat klan monster berada.


Jun berhenti di bawah jurang,tepatnya didepan dinding batu jurang yang dipenuhi dengan semak dan tanaman rambat lainnya.Mereka pikir itu hanyalah dinding jurang biasa,tapi sesaat pikirang itu lenyap.Jun masuk ke dinding jurang itu seperti melewati udara kosong.Karena penasaran mereka juga melewati dinding batu tersebut.


Aneh bin ajaib


Mereka tembus melewati dinding batu seperti hantu.Setelah mereka keluar dari dinding batu mulailah terlihat orang orang yang ada dibalik dinding batu.Mereka terlihat seperti manusia di pedesaan.


"Aku tidak tahu jika ada yang tinggal di hutan yang luar biasa berbahaya ini!?"ujar shin.


Tidak membuang waktu untuk melihat orang orang itu jun secepatnya pergi ke bangunan besar yang agak jauh dari lokasi mereka saat ini.


***


Zhu'er dengan mudah mengalahkan mereka semua yang menyerangnya. Sekarang hanya tinggal satu orang berambut putih didepan yang masih menatapnya.Dia tidak bergerak seincipun dari tempatnya berdiri saat ini.Karena itu zhu'er pikir pria itu takut padanya jadi tidak menyerang seperti yang lain.


Jadi zhu'er pergi melewati pria itu tanpa mengatakan hal yang tidak penting.Tapi anehnya pria itu malah menghalangi zhu'er untuk pergi.


"Minggir!?"ujar zhu'er dingin.


"Ingin pergi kemana kau?"tanya jiangwu kali ini.


"Minggir!?"zhu'er tidak memperdulikan pertanyaan jiangwu.


"Jika kau ingin pergi,Maka aku harus ikut denganmu!?"ujar jiangwu tanpa pikir panjang.


Sontak chang hai kaget jiangwu berkata seperti itu.Dia tahu kalau jiangwu ingin menjaga gadis itu.Tapi jika caranya terang terangan seperti ini bisa bisa dia dianggap berkhianat nanti."Hei,tunggu aku!?"ujar chang hai.Dia bangun dengan luka luka ditubuhnya.Chang hai mengejar jiangwu yang mengikuti zhu'er dengan kaki pincang.


"Apa yang kau lakukan?jika yang mulia mengetahuinya kau bisa dihukum lebih berat dari sebelumnya kau ingat?"ujar chang hai yang mulai cerewet.Tapi dia cerewet seperti ini karena mengkhawatirkan temannya."Jika kau ingin melindungi gadis itu kau harus melakukannya diam diam!?"bisik chang hai tapi bisa didengar siapapun.


"Kau diamlah!?jika aku dihukum aku juga tidak akan mengajak orang cerewet sepertimu ikut dihukum juga bersamaku."ujar jiangwu dingin tapi disalah pahami oleh chang hai.


Itu karena dia mengira kalau jiangwu perhatian dengannya.tapi sesaat kemudian…


"Itu karena kau sangat merepotkan!?"ujar jiangwu kemudian.


Chang hai hanya bisa sabar dengan teman yang satu ini."Kau benar benar kejam!?"gerutu chang hai.


Zhu'er berlari entah kemana.Dia hanya mengandalkan penciumannya untuk mencari keberadaan yohan.Baunya semakin kuat dengan datangnya angin yang membawa bau.Zhu'er berlari menuju arah datangnya angin yang membawa bau yohan.Jiangwu dan chang hai juga berlari mengikuti zhu'er yang tiba tiba berlari.


***


Saat ini yohan sedang berhadapan dengan dua orang kaisar.Mereka berdua adalah kaisar qi dan kaisar yan.Dan keduanya berada pada ranah yuzhou.Jadi agak sulit untuk melawan dua orang sekaligus.


"Ha ha ha ha ha ha ha kenapa?apa kau kewalahan melawan kami berdua?"ujar kaisar qi senang melihat yohan kesulitan.


"Apa yang kau bicaran?tentu saja dia kesulitan melawan kita ho ho ho ho ho ho ho!?"timpal kaisar yan.


Keduanya saling mundur kebelakang begitupun yohan.Dua orang tua yang dilawannya tidak bisa diremehkan sama sekali.Kekuatannya baru pulih dan masih harus melawan pengaruh jahat dari elemen gelap.Disamping melawan dua orang itu yohan juga harus menyeimbangkan ketenangannya agar tidak diambil alih oleh kekuatannya sendiri.


"Kewalahan?Kurasa otak kalian jadi gila karena sesuatu.Aku sama sekali tidak kewalahan melawan orang tua seperti kalian yang bukan tandinganku!?Bleeee!?Ha ha ha ha ha ha ha…"Yohan mengejek mereka berdua dengan menjulurkan lidahnya pada keduanya dan menyunggingkan bokongnya pada kedua orang kaisar tersebut.


"Dia benar benar gila!?"ujar kaisar yan.


"Bukankah sudah kubilang,Dia adalah pria gila yang kuat."jelas kaisar qi.


"Sekarang aku percaya padamu!?"


Jauh dari pertarungan datang jun dengan empat orang dan seekor burung memasuki pertarungan yang mirip dengan medan perang antara manusia dan monster.Jun tahu siapa yang mengendalikan semua monster ini.'Ini pasti perbuatan zhen!?Apa lagi ulah yang dia buat?'' pikir jun dalam hatinya.


Dia berpikir bila yohan sedang melakukan pembalasan dendamnya.Tapi sebenarnya yohan hanya ingin melindungi dirinya sendiri dan han.Hanya saja caranya sedikit salah.


Mereka berempat juga yue bingung apa yang terjadi saat ini.Saat ini keadaannya sepeti medan perang.Dan masing masing dari mereka melihat orang yang mereka kenal.


"Kenapa dia ada disini?"Guman jingmi yang melihat bing jie sedang melawan monster.Dia tanpa sadar mengepalkan kedua tangannya.


'Dia ada disini juga?'pikir shin ketika dia melihat dunrui ada di sini juga.Saat ini entah kenapa shin ingin sekali membunuh atau menyiksa dunrui dengan tangannya sendiri.


Sedangkan hao melihat yohan yang sedang melawan dua orang kaisar sekaligus.Tapi sesaat semudian dia melihat ada orang yang tidak dikenalnya ingin menusuk yohan dari belakang."AWAS!?"teriaknya keras keras.


Mendengar itu mereka langsung tersentak.Shin yang melihat itu langsung melesat ke pertarungan dan menggagalkan serangan orang tersebut.


TING


Shin melawan orang yang tadinya ingin menyerang yohan dari belakang.Dia adalah dunrui,kepala keluarga wei yang tidak lain adalah ayahnya sendiri.


Dunrui membelalakkan matanya ketika melihat pria muda didepannya.Pria muda yang tidak asing dimatanya.Wei su shin.Anaknya dari seorang pelacur dan menjadi gila."Kau!?bukankah kau adalah anak dari pelacur itu?"ujar dunrui kaget.Dia tambah kaget dengan kultivasi shin yang saat ini jauh melebihi hengyu.Padahal baru dua bulan sejak kematian hengyu.Tapi shin sudah jauh berada di ranah yang hampir samabdengannya diusia semuda ini.


"Jadi kau adalah salah satu dari kelompok gila itu?"tanya dunrui.


"Kalau iya,apa itu menjadi masalah untukmu?"ujar shin.


Dunrui tersenyum miring melihat shin yang begitu berani padanya sekarang."Mau sekuat apapun,kau masihlah seorang bocah yang naif!?"ujar dunrui sembari menyerang shin dengan serangan es miliknya.Seketika beberapa tempat bembeku seperti ombak yang menjadi es.


Shin mundur kebalang menghindari serangan dunrui.


DUK


Dia tidak sadar jika dia menabrak punggung seseorang dibelakangnya.Saat melihat kebelakang ternyata dia adalah yohan yang juga menatapnya dengan mata merah seperti ular.


"Kau?kenapa ada disini?"tanya yohan keheranan.


"Kenapa?tentu saja aku kesini untuk membantumu bodoh!?Dan juga kenapa dengan matamu?Itu terlihat menyeramkan!?"ujar shin.


"Ini adalah efek samping karena terlalu tampan."ujar yohan dengan percaya diri.


Shin tidak bisa berkata apa apa mendengar jawaban yang tidak masuk akal.Tapi dia senang karena kembali lagi bertemu dengan yohan."Terserah kau saja.Tapi ayo kita bantai mereka seperti waktu itu!?"shin tersenyum seram mengingat waktu mereka membantai salah satu pilar kekuatan kekaiasaran Qi.


"Ya!?"ujar yohan yang juga tersenyum mengiangat waktu itu.


Mereka berdua kembali melesat menyerang ke arah musuh masing masing.


Mereka berdua juga tidak ingin kalah dengan shin,jingmi dan lingmei beserta yue juga melesat memasuki pertarungan besar.Tinggal hao dan jun saja.'Kurasa aku juga harus ikut membantunya.Tapi mereka bukan musuhku,agh sudahlah!?aku tidak peduli.' pikir hao yang masih bimbang.


Tidak lama dia juga memasuki pertatungan basar didepannya.


Tinggal jun seorang.Dia tidak tahu harus apa.Bisa dibilang dia masih bimbang sekarang.


"Jun!?"terdengar suara seseorang yang memanggilnya dari belakang.Saat dia berbalik ke belakang ternyata……


...~~...


1302 kata


...SEMOGA SUKA!?...