
Zhu'er berjalan dengan santai saat para prajurit keluarga xiu menyerang.Tanpa menyerangpun ia bisa mementalkan semua prajurit dengan cahaya merah yang mengelilinginya.Tiba tiba dia berhenti,"Aku lupa.Seharusnya membunuh mereka,bukan dipentalkan."Kemudian zhu'er mengubah kedua tangannya menjadi tangan monster berkuku besar dan tajam.
Zhu'er melesat ke kumpulan para prajurit dan menyerang semua organ vital mereka.Satu persatu dari mereka mati.Disaat itulah zhu'er bertemu dengan seorang tetua keluarga xiu,Xiu jianying.Dia terlihat masih muda sekitar 30 tahunan.
"Sepertinya aku beruntung mendapat lawan wanita cantik seperti mu.Walaupun kau memakai topeng,tapi aku bisa merasakan kalau kau adalah wanita yang cantik."ujar jianying sambil tersenyum menggoda.
"……………"?
"Hallo? Apa kau mendengarku?"
Di sisi ling mei
'Bagaimanapun aku harus berusaha sebisaku melawan mereka.Aku tidak boleh menyianyiakan latihan yang kujalani dengan berat selama ini.Aku tidak boleh menyerah walaupun aku tidak sekuat yohan,sesadis shin dan seganas zhu'er,atau secepat jingmi.Tapi setidaknya aku harus berusaha keras untuk menjadi semakin kuat.' Lingmei terus menebas lawan di depannya tanpa menyisakan satupun.Diakhir lawan yang ditebas terlihat seorang gadis kecil yang menatapnya.Gadis itu adalah Xiu qian,tetua keluarga xiu.
"Gadis kecil,apa yang kau lakukan disini?"tanya lingmei ramah.
"Siapa yang kau panggil dengan gadis kecil,jalang?"ujarnya dengan sangat kasar.
Xiu qian memang terlihat seperti seorang gadis kecil,tapi umurnya lebih tua dari yang dibayangkan.Qian menyerang lingmei dengan cepat dan tak terduga.Sedangkan lingmei sendiri hanya bisa menahan serangan qian.
"Hah,gadis jalang sepertimu berani sekali menyerang keluarga xiu.Kau hanya kotoran yang pantas berada dj penggir jalan.Ingin menyerang keluarga xiu? jangan bermimpi pelacur!?"ujarnya dengan kata kata yang semakin kasar.
"Aku tidak menyangka gadis kecil sepertimu memiliki mulut yang lebih kotor dari pada seongkok ta*!"ujar lingmei yang tak mau kalah kasar.
"APA?! dasar kau na**s tidak berguna,a**ing kotor,ta* kebo,ba** ngesot…………"Qian terus mengoceh tidak jelas.
Lingmei tidak percaya bahwa di dunia ini ada yang lebih cerewet darinya.Yang lebih parahnya lagi lawannya saat ini sangat lincah dan cepat.
DUAR
Pertaruang antara yohan dan kongli sudah berlangsung lima menit.Tidak ada yang unggul diantara mereka berdua.Kongli yang juga seorang pengguna elemen api,tahap api langit.Tentunya api miliknya jauh lebih kuat dari yohan.Kongli mengaliri senjatanya dengan api langit miliknya.
Melihat kongli yang sudah memperkuat senjata,yohan malah menaruh kembali pedangnya kembali ke sarungnya.
"Apa yang kau lakukan?apa kau sudah menyerah dan ingin di bunuh olehku?"ujar kongli dengan senyum liciknya.
"Menyerah?itu tidak ada dalam kamusku pak tua.Aku pikir,aku tidak perlu sampai menggunakan pedang untuk melawanmu.Karena,aku akan menggunakan…ini?!"yohan membentuk elemen gelapnya menjadi rantai hitam kebiru biruan di tangan kanan dan kirinya.Masing masing rantai mengeluarkan aura yang mencekam dan di ujung rantai terdapat seperti ujung anak panah.
'Jurus apa itu? aku tidak pernah melihat jurus aneh seperti itu!' pikir kongli yang makin meningkatkan kewaspadaannya.Kemudian kongli mulai menyerang yohan yang baru saja membuat rantai.
CRING
Suara rantai yang diayunkan yohan menghantam kongli dengan kuat sampai ia terjatuh kebawah.
DUAAAAARRRRR
Suara yang begitu besar menyita perhatian mereka yang saling bertarung.Para tetua yang melihat itu sama sekali tidak percaya dengan apa yang mata kepala mereka lihat.Kepala keluarga xiu terpental jatuh kebawah oleh seorang bocah ingusan.Benar benar tidak masuk akal.
"Ini tidak mungkin…"ujar nuan yang melawan jingmi.
"Apanya yang tidak mungkin? Kepala keluarga xiu kalian itu tidak ada apa apanya dibanding dengan yohan'ge."ujar jingmi sombong.
"Hah,Anak kecil seperti mu sepertinya tidak di ajari tata krama saat bicara dengan orang yang lebih tua,ya?"ujar nuan marah.
"Apa aku harus sopan pada nenek peot sepertimu?"
"Kau!Dasar anak kurang ajar!"ujar nuan semakin marah.Nuan semakin menyerang jingmi dengan brutal."Jangan hanya menghindar bocah tengik!Lawan aku!"teriak nuan.
"Aku tidak mau menyianyiakan kekuatanku untuk nenek tua sepertimu!"ujar jingmi yang masih menghindar.
"Heh,kita lihat apa kau masih bisa menghindar setelah mendapat serangan ini."ujar nuan dengan senyum liciknya.Nuan membentuk bola api yang sangat besar berwarna ungu kekuningan."Rasakan ini,ha ha ha ha ha ha ha …"
"Dasar nuan bodoh.Dia menggunakan kekuatan yang begitu besar hanya untuk melawan anak kecil."ujar huan sambil bertarung dengan shin.Xiu huan adalah kakak dari nuan.
"Pikirkanlah dirimu sendiri orang tua!"ujar shin yang terus menyerang huan.
Huan mundur beberapa langkah,namun saat dia berhenti huan terpeleset dan terjatuh.Ternyata dibawahnya ada genangan es licin yang dibuat shin.
"Ha ha h ha ha ha ha…dasar bodoh.ha ha ha ha ha ha"ujar shin bahagia sendiri.
"Dasar bocah kurang ajar!"ujar huan marah karena dipermalukan shin.
Huan meletakkan tangannya ke tanah,tiba tiba tanah bergelombang seperti ombak.Muncul satu golem Besi yang begitu besar dari dalam tanah yang seperti lumpur.Setelah golem besi itu muncul tanah kembali padat.
Shin kaget dengan apa yang di keluarkan huan,tapi…
"Aku juga bisa~"ujar shin dengan senyum liciknya.Shin meletakkan tangannya kedepan dan seekor burung Phoenix yang cantik terbentuk.
"QUAAK!?QUAAK!?"
Burung phoenix es itu bersuara seakan hidup."Ha ha ha ha ha ha bagaimana?cantik bukan~ hi hi hi hi hi"ujar shin yang semakin gila.
'Sepertinya aku benar benar melawan orang gila.Tapi,aku tidak menyangka kalau bocah gila ini bisa membuat Phoenix tempur komandan tingkat tinggi.Dia pasti seorang jenius yang jadi gila.' pikir huan.
"Apa~kau takut?"tanya shin.
"Takut pada orang gila sepertimu?itu tidak mungkin."ujar huan."Golem,serang dia!"ujar huan pada golemnya.Tak lama golem besi bergerak menyerang Phoenix shin yang terbang.
"Phoenix sayang~serang golem jelek itu!"
Kedua spirit elemen mereka saling menyerang satu sama lain.Masing masing kultivator memiliki spirit elemen mereka.spirit elemen ini dapat berupa apapun yang mereka mau.Hanya yang membedakannya tingkatan mereka dari,bawahan,prajurit,jenderal,komandan,dan raja.Dalam tingkatan ini juga ada tingkatan lagi yaitu,rendah,menengah,dan tinggi.
Pertarungan kedua spirit elemen mereka berlangsung begitu sengit.Selagi kedua spirit itu bertarung,shin dengan cepat menyerang huan dengan kejam.Tapi huan sendiri kewalahan saat melawan shin.Dia harus mengendalikan golemnya sendiri dan melawan shin.Tapi shin sendiri sepertinya tidak kewalahan sama sekali,bahkan sepertinya dia tidak perduli dengan spirit elemennya.
"Apa yang kau lakukan?Apa kau gila langsung menyerangku disaat kau mengendalikan spirit elemen?"ujar huan yang semakin terdesak.
"Gila?tidak tidak tidak,aku hanyalah seorang psychopat,pak tua."ujar shin sembari tersenyum kejam dibalik topengnya.
"Apa?"ujar huan terkejut.
Namun sebelum ia melanjutkan keterkejutannya,nasib malang menimpanya.
PLUK
Kepala xiu huan jatuh dengan mata yang masih terbuka dan kesadaran yang masih ada.'Apa?apa yang terjadi?kenapa bisa begini?' kesadaran huan yang masih ada.
Shin mengambil kepala huan yang ada di tanah,"Se-la-mat-ting-gal pak tua~"shin yang membuka topengnya di depan kepala huan,tersenyum mengerikan bagai iblis yang tersenyum.
1149 kata
TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA
TERIMA KASIH