
"Kau adalah …jiang…feng…feng…feng…feng…"
Yohan berusaha mengingat siapa namanya dengan keras,namun sayangnya tidak ketemu.'Feng siapa ya?' pikir yohan.Itu sudah tiga tahun yang lalu kali terakhir yohan bertemu fengyan.
Sedangkan fengyan sendiri merasa kesal namanya tidak diingat."Apa kau bodoh?namaku jiang fengyan!"ujarnya sangat kesal.
"Ah,iya sekarang aku ingat! kau adalah anak dari keluarga jiang,Jiang fengyan!"ujar yohan santai.Dulu dia memang berguru di pergururuan bulan biru.Fengyan sangat sering mengganggu yohan saat di kota qufeng.(Desa di ganti kota)
"Kenapa kau memanggil ku?"tanya yohan lagi.
Fengyan mendekat beberapa langkah dengan membusungkan dadanya sombong.Sepertinya dia ingin menunjukkan kalau dia adalah murid dari perguruan bulan biru.Disertai senyuman sombong diwajahnya dia memandang rendah yohan.
"Seharusnya aku yang bertanya padamu,kenapa orang bodoh sepertimu ada di sini?"Tanya fengyan dengan seringai jahatnya.Fengyan masih menganggap kalau yohan masih sama seperti dulu.Makanya dia masih memanggil yohan bodoh.
Omongan sombong fengyan tidak ditanggapi oleh yohan,dia terlalu malas untuk menanggapi idiot sepertinya.Tidak lama datang seorang wanita cantik menghampiri fengyan.Dia adalah jiang suwan,adik dari fengyan.Sekarang dia telah tumbuh menjadi wanita cantik dan menjadi primadona perguruan.
"Kakak,siapa dia?"tanya suwan pada kakaknya.
"Kau tidak ingat?dia adalah si bodoh dari kota qufeng,yohan!?"ujar fengyan.
Suwan melihat yohan dari atas sampai bawah,entah kenapa wajahnya merah,"Oh,itu dia."hanya itu yang dikatakanya.
Jiang suwan,dia selalu mengekor pada kakaknya.Dia juga orang yang jarang bicara dan tertutup.Bisa di bilang dia orang yang tidak terlalu mengganggu.Hanya saja suwan selalu memperhatikan yohan dari kejauhan.
Yohan mulai lelah berurusan dengan para bocah ini,yang mereka lakukan hanya membuli,mencela dan mengeroyok orang yang mereka anggap lemah."Aku dipanggil patriak kalian! karena aku sudah menjawab pertanyaanmu maka aku akan pergi!?"Ujar yohan dingin.Yohan berbalik dan melangkah pergi meninggalkan mereka yang menertawakan jawabannya.
Tapi,sebuah tangan menahannya untuk pergi.Tangan itu mencengkeram kasar bahu yohan."Aku belum menyuruh mu pergi bukan?"Ujar fengyan penuh penekanan.
Karena sudah terlanjur bertemu dengan tuan muda manja dari keluarga jiang,mungkin yohan akan sedikit bersenang senang.Itu niatnya,tapi……
"AWAS! ADA ORANG GILA MASUK!?"ujar seorang murid yang menjaga gerbang.
"TAHAN DIA! JANGAN SAMPAI MASUK LEBIH JAUH!?"
"HATI HATI?! DIA MENGGIGIT!?"
"HALANGI DIA!? JANGAN SAMPAI LOLOS!?"
Terjadi keributan di dalam perguruan karena satu orang,Yueyin zhu.
Masuk dengan paksa tanpa memperdulikan orang orang yang memanggilnya gila.Bahkan ada beberapa orang yang mengejarnya dari belakang.Dibelakang zhu'er terlihat shin,jingmi dan lingmei yang mengimbangi larinya yang cepat.
Tiba tiba zhu'er melompat cukup jauh hingga mendarat tepat didepan yohan.Rambutnya yang putih terurai kemana mana seperti habis terbang.
"Ki ki ki ki ki ki ki ki,akhirnya aku menemukanmu!"ujarnya sembari tersenyum seram.Dibawah kakinya terlihat fengyan yang pingsan dan sudah terinjak kaki zhu'er.
"Hah! kakak! hei,kau orang gila tidak tahu diri,pergi dari atas punggung kakakku!"ujar suwan marah.
Seperti biasa,perilaku zhu'er selalu membuat orang lain tercengang dan kesal.Bahkan suwan yang dari tadi berteriak disampingnya tidak dipedulikan.Tapi zhu'er tidak memperdulikan ocehan suwan.Dia hanya memperhatikan yohan seorang dengan tajam.Dimatanya hanya yohan yang terlihat dan yang lain hanya dia anggap monyet.
"Tunggu!Yueyin,kau…berlari…terlalu…kencang…hah…hah…hah…"ujar lingmei sembari memegang lututnya lelah.
"cici yue,…kau …terlalu … cepat!?"Ujar jingmi kehabisan nafas.
"Astaga…cantik-cantik…tenaga …kuda!"ujar shin.
Mereka bertiga sudah sampai.Terlihat sekali mereka kehabisan nafas karena berlari dari jauh.Sepertinya mereka berlari tanpa berhenti dari jarak yang cukup jauh hanya untuk mengejar zhu'er.
Yohan mengulurkn tangannya untuk zhu'er turun dari punggung fengyan.Tapi sepertinya zhu'er tidak mengerti kenapa yohan mengulurkan tangannya.Zhu'er malah memberikan permen buah yang dia rebut dari anak kecil yang lewat.
"Haaah…"yohan menghela nafasnya."Aku tidak meminta permenmu,kalau aku mengulurkan tanganku itu berarti aku meminta tanganmu!"jelas yohan.
Yohan makin pusing bagaimana dia harus menjelaskan,"Tidak bukan itu!"Yohan kembali mengulurkan tangannya pada zhu'er.
"Sekarang letakkan tanganmu di tanganku.Tanpa harus mencopotnya!"Jelas yohan sabar.
Walaupun masih ragu,zhu'er meletakkan tangannya ditangan yohan tanpa harus mencopot tangannya.Kemudian zhu'er turun dari punggung fengyan.Itu sepintas terlihat seperti pangeran yang membantu putri turun dengan fengyan sebagai tangganya.
Tanpa mempedulikan yang lain,mereka pergi dengan cemooh orang orang orang.
***
DI DALAM KEDAI MAKAN PENGINAPAN
Di meja makan terdapat banyak sekali makanan dengan beberapa botol arak.Mereka merayakan kemenangan yohan dengan pesta sederhana.Walaupun setiap hari mereka terlihat seperti itu.
Mereka makan disertai arak,kecuali jingmi dan yohan.Yohan tidak mau minum arak karena beberapa alasan yang memalukan dan tidak mau diketahui mereka.Sedangkan jingmi dia masih terlalu muda untuk minum.Zhu'er sendiri tidak tahu minuman apa yang dia minum,dia hanya asal minum tapi tidak mabuk mabuk.
Lingmei melihat yohan yang hanya makan saja dan tidak minum,"Yohan'ge kenapa tidak minum? sini ku tuangkan!"ujar lingmei yang masih sadar.
Yohan sedikit ragu untuk minum,kalau rahasianya terungkap dia akan merasa malu,"Tidak! kau saja yang minum,aku akan makan saja!"ujar yohan yang masih berusaha bersikap tenang.
"Heeh,mana boleh begitu! sini~biar aku tuangkan!"Ujar shin yang setengah sadar.
"Eh! tidak,tidak perlu! Aku tidak terlalu suka minum!?"Sebenarnya yohan suka,tapi karena beberapa alasan yang memalukan jadi dia berbohong.
"Sudahlah~minum saja~"ujar shin sembari memaksa yohan untuk minum.
"Mm mm…"yohan berusaha memberontak,tapi ternyata tenaga shin lebih kuat dari perkiraannya.
Alhasil,shin berhasil meminumkan paksa arak ke yohan.Setelah minum arak yohan hanya diam dan tidak bicara.
"Nah~bagaimana? enakkan~?"Ujar shin sembari menuangkan arak untuk dirinya sendiri.Tapi,sebelum dia meminumnya gelas yang ada di tangannya direbut oleh yohan dan diminum olehnya sendiri."Em…yohan?"tanya shin ragu.
BRAK
Yohan menaruh gelas dengan kasar kemudian berdiri dengan wajah yang sudah merah,"SEMUANYA MARI KITA BERPESTA HA HA HA HA HA HA HA"teriak yohan dengan penuh semangat.Yohan yang biasanya bersikap dingin dan tenang sekarang berubah menjadi orang gila yang teriak kesana kemari.
Seketika semua yang ada di kedai jadi kaget dan heran melihat yohan yang tiba tiba teriak seisi kedai seperti orang gila.
"Em…yohan__"Belum menyelesaikan kalimatnya,jari telunjuk yohan berada dibibir shin.
"TSSSSTTTT AKU TAHU,AKU TIDAK GILA~TAPI AKU KEREN~HA HA HA HA HA HA HA HA "Lagi lagi berteriak seperti orang gila.
"KENAPA? BUKANKAH KALIAN INGIN AKU MINUM~JADI AYO KITA RAYAKAN KEMENANGAN KU!? HA HA HA HA HA HA"teriak yohan semakin semangat.Yohan berkeliling sempoyongan dari meja ke meja dan membuat kegaduhan seisi kedai.
Alasan yohan tidak ingin minum dihadapan mereka semua adalah karena bila dia minum,dia akan menjadi semakin gila dan liar sambil teriak kemana mana.Sekarang shin menyesal telah mengajak yohan minum.
1167 kata
TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN
TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA.