Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
79.Ini menyakitkan



"QUAKC QUAKC QUAKC!?"yue sudah tidak kuat lagi dengan pertarungan antara yohan dan zhu'er.Lagi pula mereka sudah sampai pada tempat tujuan.Yue jatuh kebawah seperti pesawat yang terbakar.


BRUK


Mereka mendarat dengan tidak mulus.Masing masing dari mereka jatuh ditempat yang berbeda dan saling merintih kesakitan.Sepertinya mereka sedang sial hari ini.Mereka bangun dari posisi masing masing.


"Aduuuh,ini karena kau!?"ujar yohan kesal.


"Aku heran,kau itu laki laki atau perempuan?"ujar zhu'er tidak kalah kesal dengan wajah datarnya.


"Apa maksudmu?"


"Kadang kau bersikap seperti laki laki,tapi juga kadang bersikap seperti perempuan."ujar zhu'er.


Yohan memperhatikan sikap zhu'er sejenak,"…………Apa saat ini kau sedang marah?"tanya yohan,tepat.Ini pertama kalinya yohan melihat zhu'er yang sedang marah.Meskipun tidak ada perubahan ekspresi tapi dia bisa sangat jelas melihatnya.Tapi tidak ada waktu untuk terus memperhatikan zhu'er.


Yohan segera mencari tempat dimana kakek lue berada.Disini terlihat sangat jelas ada bekas pertarungan.Tapi tidak ada tanda tanda dimana kakek lue dan yang lain.Dia mencari kesetiap sudut tapi tidak juga ketemu."Kakek!?kakek lue!?"teriak yohan memanggil nama kakek lue.


"Kakek lue!?Apa kau disini?Aku sudah pulang!?"ujar yohan khawatir."Kakek!?tolong jawab aku!?kau disini kan?Kau tidak akan meninggalkan aku,kan?"Dia berlari kesana dan kesini untuk mencari seseorang yang sangat disayanginya.


Zhu'er hanya melihat yohan yang begitu khawatir dan panik.Dia merasa harus membantu yohan mencari kakek lue bersama yue.Mereka terus mencari kakek lue dan nio.


"Nio!?jangan bercanda!?jika kau bercanda denganku,aku akan mnarik ekormu sampai putus.Feng!?bao!?"teriak yohan semakin kencang.Tapi tak ada satupun dari mereka yang menjawab pertanyaannya.Dia mulai putus asa sekarang.


Tiba tiba tercium bau anyir darah dari kejauhan.Yohan segera berlari menuju tempat tersebut.Semakin dekat dia dengan tempat itu semakin kuat bau darah yang tercium.Dia berhenti di hadapan pohon pohon besar.Bau darah itu berhenti disini,tapi tidak ada tanda tanda kakek lue,nio,feng dan bao.Apa dia salah tempat?tidak.Yohan tidak salah tempat sama sekali.


TES TES TES


Dari atas ada tetesan berwarna merah.Tubuh yohan membeku saat melihat itu,tapi dia harus melihatnya.Yohan mendongak pelan ke atas berharap itu tidak seperti yang ada dipikirannya.Tapi sayangnya itu tepat seperti yang ia pikirkan.Yohan langsung kaku melihat tubuh kakek lue,nio,feng dan bao digantung diatas pohon pohon besar.Dia sama sekali tidak bisa berkedip melihat itu.Rasanya sekarang hatinya sangat hancur.Apa ini nyata?Ini cuma mimpi,kan?Yohan berharap ini hanyalah mimpi buruk dan yang terburuk.


TES TES


Tapi darah kakek lue menetes diwajahnya dan pada saat itu juga yohan meneteskan air mata.Ini bukan mimpi,ini adalah kenyataan pahit yang harus diterima."Kakek lue?kau sedang apa diatas?aku sudah pulang,seharusnya kau turun,bukan?Dan kalian,kenapa kalian juga diatas sana?bukannya kalian berjanji akan bermain denganku lagi?"Yohan memutuskan semua tali yang mengikat mereka.Serentak semuanya jatuh kebawah dengan luka dan darah yang banyak.


Tergeletak kakek lue yang sudah tidak bernyawa,yohan melangkah menuju kakek lue dengan langkah gontai.Di kemudian memeluk tubuh kakek lue erat."Buka mata-mu!?aku sudah datang!?Kau tidak akan meninggalkan aku sepertinya,kan?Jika kau pergi,aku akan sendirian disini."yohan merasa berat sekali melepaskan kakek lue.Baginya dia adalah keluarga kedua yang pernah ia miliki.Tentunya yang pertama adalah jun,tapi sosok kakek lue sulit untuk dilepaskan.


Datang zhu'er dan yue dari belakang.Mereka masih tidak percaya kalau kakek lue dan yang lain sudah mati terbunuh.Yue menangis karena teman temannya juga ikut terbunuh.Dia menghampiri nio,feng dan bao yang sudah tidak bernyawa.Radanya baru kemarin mereka saling bertengkar dan sekarang mereka sudah tidak bernyawa."Hu hu hu hu hu hu hu feng,…nio,…bao…kenapa kalian pergi secepat ini.Kenapa kalian juga ikut terbunuh?seharusnya kalian lari saja bersama kakek lue hiks hiks ini semua karena mereka dan pria itu!?"ujar yue.


Perkataan yue berhasil menyita perhatian-nya.Mereka dan pria itu?Siapa yang yue maksud?Yohan mengusap air matanya yang tercampur darah kakek lue.


Yue merasa tidak enak mengatakannya pada yohan karena orang yang dimaksud yue adalah orang yang yohan kenal."Maksudku,bukan apa apa!?"tapi itu semakin membuat yohan marah.


"Siapa mereka?"kini yohan menambahkan hawa membunuh agar yue mau mengatakannya.


"A asalkan kau tidak marah,ya?!"ujar yue yang ditanggapi anggukan dari yohan."D dia adalah orang yang kau kenal.Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri kalau y yang menyerang ad adalah r raja yang baru dan beberapa kultivator."ujar yue takut.


Yohan tidak bisa berkata apa apa lagi setelah mendengar perkataan yue.Dia masih tidak percaya kalau jun yang melakukan itu.Bagaimanapun dia kenal dengan sifat jun,dia tidak akan melukai seseorang tanpa sebab.Apa lagi kakek lue hanya diam saja ditempatnya.Mereka berempat juga tidak mungkin mencari masalah dengan klan monster.Jadi siapa yang membunuh kakek lue dan ketiga teman monster yohan.


'Siapa?siapa yang membunuh kakek lue dan yang lain?Itu tidak mungkin jun,kan?Siapa?siapa dia?siapa yang membunuh kakek?siapa?siapa?siapa?siapa?siapa?SIAPA?!'' yohan meremas kepalanya sendiri dan berpikir keras siapa dalang dibalik pembunuh kakek lue dan yang lain.Sekilas terlintas nama seseorang dikepalanya."Ibu!?"ujarnya lirih.Dia menggertakkan gigi-nya menahan amarah,nafasnya memburu,nyala matanya semakin merah.


Sekarang bukan saatnya untuk menangisi kepergian kakek lue dan yang lain.Saat ini lebih baik yohan menguburkan dulu jasad kakek lue,nio,feng dan bao.Lalu setelah itu dia baru memikirkan suatu rencana.


"Dia bilang jangan sedih!?"ujar zhu'er tiba tiba.


Yohan tidak mengerti apa yang zhu'er katakan."Apa yang kau ocehkan?"


"Dia!?"zhu'er menunjuk mayat kakek lue yang ada dipelukan yohan,"Katanya jangan sedih,dia sudah bahagia hanya dengan melihat wajah tampanmu saja!?"ujar zhu'er yang lagi lagi tidak dimengerti.


"Kau mengoceh apa?jika kau ingin bercanda ini bukan waktu yang tepat!?lebih baik kau diam dan bantu aku menguburkan mereka!?"Ujar yohan sembari bangun dari posisinya dan berjalan melewati zhu'er.


Yue menghampiri zhu'er,"Apa mereka juga mengatakan sesuatu juga untuk,ku?"tanya yue penasaran.


"Mereka bilang kau si otak burung yang sangat bodoh!?"ujar zhu'er.


Seketika yue juga ikut bersikap seperti yohan,"kau mengoceh apa,sih? dasar tidak jelas!?"ujar yue lalu pergi meninggalkan zhu'er.


Tapi zhu'er masih menatap keempat mayat didepannya,"Aku sudah mengatakannya,jadi jangan berisik lagi!?"zhu'er meninggalkan keempat mayat tersebut dan segera menyusul yohan dan yue.


...~~...


Sedikit info,zhu'er itukan dulu pernah mati jadi dia kayak bisa lihat yang begituan.Tapi liatnya cuma sebentar,di eps 'perpisahan dan pertemuan' juga begitu.


1115 kata


...SEMOGA SUKA!?...