Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
28.Masa lalu zhu'er



Yohan dan zhu'er masih berada di dalam hutan,saat ini mereka berada di dalam sebuah gua dengan cahaya api unggun sebagai penghangat.Karena hari sudah menjelang malam mereka harus bermalam untuk beristirahat.Sambil beristirahat mereka membakar daging untuk makan malam.


Tujuan yohan kali ini adalah menuju perguruan bulan biru yang tepat berada di luar hutan besar kekaisaran.Arah perguruan,kekaisaran,dan hutan sebenarnya bersebelahan.Hanya masalah jarak tempuh menuju tujuan.Singkatnya,kekaisaran➡hutan➡perguruan dan mulai dengan kekaisaran lagi.


Sekarang yohan teringat kalau zhu'er masih memiliki sebuah rahasia yang disembunyikan.Dari pada penasaran yohan akan langsung bertanya pada zhu'er.


"Kau belum menyelesaikan ceritamu!Sekarang cepat ceritakan rahasiamu padaku.Aku penasaran!"yohan melihat zhu'er serius.


"Baiklah,tapi ini cerita yang sangat panjang dan kurasa aku akan menceritakan semuanya yang ini kau tahu."ujar zhu'er.


FLASHBACK


Dihari yang gelap dengan hujan deras yang menyertai,seorang kakek menggendong seorang bayi dipelukannya.Bayi malang yang sejak lahir harus kehilangan nyawa.Kakek tua itu juga membawa sebuah kendi yang ditutup dengan rapat.Sepertinya kakek tua tersebut sedang buru buru kesuatu tempat.


Namun,beberapa orang menghadangnya bembuat kakek tersebut merasa geram.Mereka berusaha menghalangi kakek tersebut agar tujuannya tidak tercapai.Tapi dengan mudah kakek itu membunuh mereka semua dengan dengan besi hitam menusuk kepala mereka.


Ketika ingin pergi ada seseorang lahi yang menghalanginya lagi.Kali ini orang yang menghalangi berbeda dengan yang sebelumnya.Dia terlihat seperti seorang kultivator hebat dengan pakaian putih dan rambut putihnya,ditambah lagi dia masih muda.


"Guru,serahkan bayi itu!Kau tahu dia sudah tidak bernyawa.Jangan berpikir bodoh dengan menghidupkannya kembali dengan teknik terlarang.Kau lebih tahu seperti apa teknik itu!Jarang yang berhasil menggunakannya dan lebih bahayanya lagi teknik itu bisa merenggut nyawa guru!"ujar pria itu khawatir.


Tetapi sepertinya orang yang dia khawatirkan tidak mempedulikan dirinya sendiri.Dia lebih khawatir dengan bayi yang digendong dipelukannya."Zhang jiangwu,kau adalah muridku yang paling berbakat.Tolong jangan halangi aku!Aku tahu konsekuensi yang akan kuhadapi.Bahkan aku yang lebih tahu dari siapapun tentang teknik terlarang.Jadi,aku mohon padamu untuk tidak menghalangiku.Aku tidak ingin kehilangan orang yang berharga bagiku lagi.Sekarang yang kupunya didunia ini hanya cucuku seorang.Kau tidak akan mengerti seperti apa rasanya kehilangan seseorang.Tapi,aku yakin suatu hari kau akan mengerti."


Melihat orang yang paling dihargainya memohon dihadapannya,membuat jiangwu menjadi tidak tega.Jiangwu tidak ingin kehilangan guru yang paling dihormatinya,tetapi dia juga tidak ingin melihat gurunya sedih,"Baiklah,terserah kau saja.Tapi jangan salahkan aku bila kau gagal menggunakan teknik itu!"ujar jiangwu setengah hati.


Orang yang dipanggilnya guru hanya tersenyum lembut,kemudian kembali melanjutkan perjalanannya.


Cukup lama kakek itu melakukan perjalanan akhirnya ia sampai di tempat tujuan yaitu, lembah monster.Kakek itu masuk kejalan rahasia yang dibuatnya saat ia masih muda.Jalan rahasia yang ia buat dengan seseorang yang pernah mewarnai hidupnya.


Sampai ke dalam,kakek itu meletakkan bayi yang ada di pelukannya ke bawah,di tengah tengah lapangan luas.Pada waktu itu belum banyak tanaman spirit yang ada hanya beberapa.Kakek itu mengeluarkan gulungan tua dan melemparnya keatas.Seketika gulungan itu terbuka sendiri dan memperlihatkan panjangnya kertas gulungan yang melingkar.Keluar tulisan tulisan dari gulungan yang berwarna emas.Tulisan tersebut mengelilingi kakek tersebut dan bayi yang ada di bawah membentuk seperti setengah bola besar memerangkap mereka.


Kakek tersebut merapal kata kata yang ada di tulisan dan mengambil kendi yang ada di pinggangnya.Dia membuka kendi tersebut yang mengeluarkan cahaya putih seperti kunang kunang.Cahaya putih tersebut masuk kedalam tubuh bayi yang tidak bernyawa.


'Tahap terakhir,mengorbankan sebagian sisa hidupku!' Kakek itu tanpa ragu mengorbankan sebagian sisa hidupnya demi menghisupkan kembali bayi yang ada di hadapannya.


Seketika rambut kakek itu yang sebelumnya hitam berubah menjadi putih alami.Tiba tiba semua tulisan yang mengelilingi mereka masuk kedalam tubuh bayi yang masih belum membuka matanya.Gulungan yang ada di atas berubah menjadi debu setelah digunakan.Kakek tua itu mengambil kembali cucunya yang ada di bawah.Dia berharap semoga ritual yang ia lakukan berhasil.


Tapi,sudah cukup lama ia menunggu dan bayi yang ia gendong masih belum menangis ataupun membuka matanya.'Mungkin aku gagal.'kakek itu meletakkan kembali bayi yang digendongnya kebawah dan akan membentuk makam untuk cucunya.


Kakek tua berjalan menuju tanah yang pas untuk cucunya,setelah selesai membuat makam ia kembali ke tempat cucunya berada.Ketika ia kembali,ia melihat sepasang tngan kecil melambai lambai keatas.Kakek tua segera berlari sekuat tenaga meskipun dengan stamina yang tidak seperti dulu.


"Aku … aku akan memberimu nama……Yueyin zhu!"ujar kakek tua yang masih berlinang air mata.


Tangan yueyin meraih pipi kakek tersebut,"Yueyin,aku kakekmu…kakek luan."


Lima tahun kemudian


Seorang bocah perempuan dengan rambut putih dan kulit pucat disertai jalan darah di sekujur tubuhnya berlari membawa monster kelas satu,serigala berbulu domba.Tidak seperti monster lainnya serigala ini mempunyai bulu seperti domba,jadi banyak yang salah paham kalau dia adalah domba.


Bocah ini menarik ekor monster yang ditangkapnya dan menyerahkan monster itu pada kakek luan.


"Zhu'er,kau menangkap monster aneh ini lagi?"tanya kakek luan.


"………"Seperti biasa zhu'er tidak bicara sama sekali.


"Haah,kalau begitu tunggu kakek memasaknya ya!"ujar kakek luan sabar.


Kakek luan menyiapkan api dan kuali untuk memasak monster yang ditangkap zhu'er.Disertai dengan bahan bahan lainnya.


Setelah dibersihkan kakek luan mulai memasak monster berbulu domba untuk dimasak.Zhu'er melihat kakek luan memasak dengan jarak yang cukup dekat dengan api.Kakek luan segera mengangkat zhu'er agar tidak terlalu dekat dengan api.


"Zhu'er jangan terlalu dekat,nanti kau bisa terkena api."ujar kakek luan sambil memangku zhu'er di pangkuannya.


Sambil menunggu daging monster berbulu domba matang,kakek luan menceritakan dongeng pada cucunya.Setelah menunggu,akhirnya masakannya matang dan mereka makan bersama di meja kecil yang cocok untuk dua orang.




1003 kata



TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA



TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA