Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
16.Kisah Seorang Anak Haram



KEDIAMAN KELUARGA YU


Terlihat dari kejauhan ada beberapa anak kecil yang sedang membuli anak yang berpakaian kotor dan penuh darah akibat dipukuli.Diantara anak anak yang membuli adalah anak dari kepala keluarga yu.Mereka adalah Yu zhuting dan Yu xi yenny mereka adalah putra putri kepala keluarga yu.Mereka berdua satu tahun lebih tua dari anak yang di bulli.


"Ayo makan! kami telah berbaik hati sudah memberi makan anak haram sepertimu."ujar zhuting dengan nada merendahkan.


"Cepat makan makanan anjing itu!?"timpal yenny.


Ho jingmi, anak yang mereka bulli sedang berlutut di hadapan para pembuli.Di hadapannya ada sepiring makanan campur yang biasa di makan seekor anjing.Bahkan mungkin makanan yang dihadapannya ini sudah basi.


GLEK


Jingmi ragu untuk memakan makanan tak layak itu.Benar benar menjijikan dan tak pantas di makan oleh manusia.Tangan jingmi gemetar meraih makanan anjing yang ada di hadapannya ini.Tapi dia tak punya pilihan lain selain memakan makanan anjing ini.Jika dia tidak memakannya maka mereka akan menyiksa ibu jingmi.


Mau tidak mau jingmi memakan makanan anjing itu dengan paksa.Ada rasa mual saat memakannya.Tubuh jingmi tidak menerima makanan tak layak itu dan berusaha memuntahkannya,namun dengan paksa jingmi menahannya agar tidak keluar.


"Huek…menjijikan,dia benar benar memakannya."ujar yenny jijik saat melihat jingmi memakan makanan anjing.


"Dia benar benar seperti anjing!ha ha ha ha ha …"ujar zhuting.


"Waah,apa dia juga bisa menggonggong seperti anjing?"tanya yang lain.


"Benar benar,aku ingin lihat dia menggonggong seperti anjing,ha ha ha ha…"timpal yang lain.


"Hey,anak haram! sekarang cepat menggonggong! Ayo~"ujar zhuting dengan wajah menjengkelkan.


"Iya,cepat menggonggong anak haram!? dan berposelah seperti anjing!" timpal yenny yang sama sama menyebalkan.


Dengan berat hati jingmi melakukan apa yang mereka katakan.Kedua tangannya terangkat seperti anjing dengan posisi yang masih berlutut.


"Guk guk guk"


"Ha ha ha ha ha ha…"sontak mereka semua tertawa senang melihat jingmi malakukan apa yang mereka katakan.


Jingmi benar benar merasa terhina dan marah.Air matanya keluar dengan mata yang penuh kebencian pada mereka yang menertawakannya dan ibunya.'Aku akan membalas kalian berkali kali lipat dari apa yang kalian lakukan padaku.Aku bersumpah pada para dewa dan iblis yang menyaksikan ini semua!' ujar jingmi penuh kebencian di hatinya.


Tak lama seorang pelayan datang menghampiri zhuting dan yenny,"Tuan muda,nona muda,Tuan besar memanggil kalian!"ujar pelayan itu sambil sedikit membungkuk pada mereka berdua.


"Kau beruntung kali ini anak haram! Ayo kita pergi yen'er!"ujar zhuting dengan mengajak yenny pergi.Mereka akhirnya pergi meninggalkan jingmi yang masih berpose seperti anjing.


Tangannya mengepal hingga mengeluarkan darah segar yang tak berhenti keluar.Dengan sisa tenaga ia bangun dari posisinya yang menjijikan dan berjalan pulang ke rumah.Luka luka yang ia dapat perlahan sembuh dengan sendirinya.Tidak ada yang tahu mengenai tubuh spesialnya ini.Bahkan kepala keluarga yu sendiri tidak mengetahui tubuh spesial ho jingmi.


Tubuh spesial adalah kekuatan yang diturunkan dari ibunya sendiri,Ho peiyu ibu jingmi.Tubuh spesial dapat berkembang bersama dengan pemiliknya dan beregenerasi dengan cepat.


Jingmi sampai di rumahnya yang jauh dari kediaman keluarga yu.Rumah kecil yang cocok untuk pelayan.Ketika jingmi masuk ke dalam rumah ia melihat ibunya yang sedang duduk melamun di pinggir jendela.'Apa dia masih memikirkan pria yang bahkan tidak pernah berkunjung kemari?' pikir jingmi.


Ho peiyu hanyalah seorang gadis cantik yang polos dan dengan mudahnya diperdaya oleh seorang lelaki brengsek.Lelaki itu bahkan tidak pernah mengunjunginya sekalipun.Sekali ia ingin bertemu dengan peiyu,harus peiyu sendiri yang kesana.Setelah merebut kebahagiaan seorang gadis polos,ia membuangnya seperti sampah tidak berguna.Tapi dengan bodohnya peiyu masih mau menunggu pria yang bahkan tidak ingat namanya.


Setelah beberapa menit,peiyu baru menyadari kalau anaknya sudah pulang dengan darah di mana mana.Dia langsung menghampiri jingmi dengan khawatir."Jingmi,apa kau di ganggu mereka lagi?"tanya peiyu khawatir sambil berlutut menyamakan tinggi jingmi.


"Ya,mereka menggangguku lagi."jawab jingmi dingin.


Kemudian,peiyu memeluk jingmi dengan hangat.Berharap itu bisa membuat jingmi merasa lebih baik."Tolong maafkan aku jingmi?! Aku telah menyeret hidupmu seperti di neraka.Tolong bertahanlah !"Peiyu semakin memeluk erat jingmi dan membisikan sesuatu di telinga jingmi.


"Sebenarnya -----------------------------------------------------"


Bisikan itu sama sekali tidak membuat jingmi bahagia apalagi senang.Jingmi yang tadinya senang saat ibunya memeluk dirinya,sekarang setelah mendengar bisikan dari ibunya hatinya hancur seperti dihantam kapak besar.


"Apa?!"ujarnya yang tidak tahu harus mengatakan apalagi.


"Tolong maafkan aku jingmi!"ujar peiyu semakin merasa bersalah.


Sekali lagi


Jingmi mengepal tangannya erat hingga mengeluarkan darah.Kata kata itu keluar begitu mudah dari mulut peiyu.Seakan tidak pernah memikirkan perasaan jingmi.'Pria itu,aku bersumpah akan membunuhnya dengan tanganku sendiri ?!' kebencian seakan tidak pernah berhenti mengalir dari dalam hati jingmi.Itu terus mengalir bagaikan air.


Jingmi bersiap siap untuk pergi dari kediaman keluarga yu.Peiyu yang melihat jingmi ingin pergi tidak bisa berkata apa apa lagi.


"Apa kau benar benar akan pergi meninggalkan ibu?"tanya peiyu pada jingmi yang sudah siap untuk pergi.


"Ya,aku akan pergi dari neraka ini.Jangan khawatir,aku pasti akan kembali dan menyelamatkan ibu ketika aku sudah semakin kuat.Tolong jaga diri ibu!"Setelah itu jingmi meninggalkan peiyu sendirian.


Tanpa mengatakan apapun peiyu hanya bisa melihat kepergian putranya.Dia hanya memandang kosong kearah putranya pergi dengan kebencian.


***


Jingmi dengan segenap kekuatannya bersembunyi dari para penjaga.Sebelumnya dia tidak pernah berani untuk pergi dari kediaman yu.Tapi setelah ia mendengar apa yang dikatakan peiyu padanya tiba tiba ada dorongan yang begitu besar untuk pergi dari sini.


Tiba di depan gerbang,jingmi melempar bom asap yang ia buat sendiri.Disaat semua penjaga lengah buru buru ia lari melewati para penjaga.


Melihat ada yang keluar dari dalam para penjaga gerbang segera mengejar jingmi."Hey! tunggu!"ucap seorang penjaga.


"Tunggu sebentar!"ujar penjaga pada penjaga lainnya.


"Ada apa?"jawab panjaga lain.


"Bukankah dia anak haram dari kepala keluarga?"


"Apa? tapi kenapa dia kabur?"


"Entahlah,sepertinya dia lelah di keluarga ini."


"Lalu bagaimana? apa kita kejar?"


"Ah,sudahlah.Buat apa mengejar anak haram seperti dia.Lagipula kepala keluarga sendiri tidak perduli padanya.Ayo kita kembali berjaga saja!"


Melihat para penjaga sudah tidak mengejarnya jingmi berhenti berlari.Jingmi sudah menduga hal ini,mana ada yang perduli pada anak haram sepertinya.Jingmi terus berjalan tanpa tujuan hingga beberapa hari tanpa lelah.Ucapan ibunya masih terngiang di kepalanya.


Hingga ia tanpa sadar telah sampai di ibu kota kekaisaran.Tubuhnya lemas dan lelah tidak makan beberapa hari.Kakinya seperti ingin patah setelah berjalan tanpa henti.Dia juga sangat lapar seakan bisa memakan apapun di hadapannya.Masih berjalan dengan kaki yang gemetar.


BRUK


"Aah"ujar jingmi terjatuh karena menabrak seseorang.


Orang itu membungkuk dan berusaha membantu jingmi bangun."Apa kau tak apa?"tanyanya pada jingmi.


"Ya,aku tak apa."


Setelah jingmi bangun dari duduknya ia melihat orang yang itu tersenyum licik,"Siapa namamu?"tanyanya pada jingmi.


Awalnya jingmi ragu untuk mengatakan namanya pada seseorang yang tidak ia kenal.Apalagi orang itu tersenyum mencurigakan seperti itu.Ditambah tampangnya yang seperti raja iblis membuat takut semua orang.Tapi entah kenapa ia mengatakan namanya.


"Ho jingmi."ujar jingmi tanpa ragu ragu lagi.


Alasan kenapa jingmi mengatakan namanya,karena orang itu adalah orang pertama yang mengulurkan tangan padanya.




1202 kata



TOLONG LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA



TERIMA KASIH