Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
55.Penjara bawah tanah



Mereka membawa yohan dan touli ke penjara bawah tanah,tempat para penjahat berbahaya ditempatkan.Disini gelap,bau,ada tikus yang berlarian,dan beberapa penjahat yang kelaparan karena penjaga lupa memberi makan.Hingga saking laparnya mereka memakan tikus hidup hidup yang lewat didepan mereka.


Para penjahat melihat yohan dan tuoli dengan tatapan penasaran akan penjahat baru yang datang.Seperti mereka siap untuk memberi sebuah sambutan yang meriah untuk orang baru.


"Cepat masuk!?"ujar mereka pada tuoli.


Tuoli masuk ke sel penjara sama seperti penjahat yang lainnya,tapi sepertinya yohan tidak ditempatkan seperti tuoli.Dia dibawa ketempat yang agak jauh lagi untuk penjahat yang sangat berbahaya.Tempatnya terpencil dan jarang didatangi orang.Kemudian yohan masuk kedalam ruangan yang cukup untuk satu orang.Ruangan ini sangat menyeramkan, bahkan tikus saja tidak ingin ke sini.


Lalu rantai putih yang mengikatnya dilepas dan digantikan dengan rantai hitam yang mengikat kedua tangan,kaki dan lehernya.Tapi panjang rantai cukup untuk mengelilingi ruangan ini.


"Kau tidak akan bisa kabur dari ruangan ini.Disini sudah dilapisi pelindung! dan jangan berharap komplotanmu datang menolongmu!?"ujar salah satu murid perguruan bulan biru yang mengawal yohan,kaibo.


"Lebih baik kita segera pergi dari tempat busuk ini!?disini menyeramkan!?"ujar Quon.


"Benar,aku tidak tahan berada disini dengan penjahat hina seperti dia!?"ujar Yu sheng,putra tertua dari keluarga Yu.


Tidak lama mereka pergi dari tempat ini dan meninggalkan yohan yang sudah terikat rantai.Seperti yang mereka katakan,tempat ini sudah dipasang pelindung setelah mereka pergi.Pelindung tingkat tinggi,bagi manusia.


"Ini yang mereka sebut pelindung?lemah sekali."ujar yohan sembari melihat kilau cahaya biru pelindung yang melindungi ruangannya.Ruangan ini,hanya ada satu di kekaisaran.Sekaligus satu satunya ruangan yang yohan cari.


Karena teringat kalau dia sedang mencari sesuatu diruangan ini,yohan segera mencarinya disudut sudut ruangan dan mengais ngaisnya seperti hewan pengerat.Mungkin benda yang dia cari ada disalah satu sudut ruangan yang terpendam.Karena tidak terlalu ingat dengan letak dimana dia menaruhnya jadi dia mencari ke segela sudut.


TUK…


Yohan berhenti sejenak karena ada sesuatu didalam tanah,setelahnya dia menggali lagi dengan cepat.Wajahnya terlihat senang setelah benda yang dia cari ternyata masih ada ditempatnya.Terlihat sebuah kotak kecil dengan ukiran dengan lambang kerajaan,namun bukan kekaisaran Qi.Itu adalah lambang dengan kepala monster dengan tanduk dikepalanya.


Segera dia buka kotak kecil itu dan terlihat sebuah kunci.Sepertinya kunci ini sangat penting bagi yohan,karena dia sangat lega ketika kunci ini ditemukan."Syukurlah masih ada?!"Dia segera menyembunyikan kunci itu di sela rambutnya yang diikat.Karena cincin penyimpanannya diambil oleh mereka.


Di sisi dinding,yohan menyenderkan punggungnya menghilangkan rasa lelah yang ada.Tempat yang gelap ini mengingatkannya pada tempat 'itu' saat dia melihat ingatan yang terkubur jauh.Tempat yang gelap,sunyi,sepi,menakutkan dengan bau darah disekitar dan rantai yang berkarat karena terlalu sering terkena darah.Ditambah lagi tidak akan ada orang yang menjenguknya di tempat gelap itu.


Sendirian dalam kesepian seorang diri.


Hari sudah semakin gelap,tidak terasa yohan sudah tidur dengan posisi seadanya.


***


(didalam mimpi)


Terlihat dua anak kecil yang sedang bermain di dalam ruangan seperti ruang tahta.Mereka tampak sangat bahagia walau hanya kejar kejaran.Salah satu dari mereka berambut putih dan yang satu lagi berambut hitam.Anak berambut putih tampak jauh lebih tua dari anak yang berambut hitam.Sepertinya mereka kakak adik.


Tidak lama,anak yang berambut putih duduk diatas kursi tahta.Anak yang berambut hitam hanya bisa melihatnya dari samping.


"Zhen,duduklah disebelahku! bukankah kau lelah setelah berlarian?"ujar anak berambut putih.


Tapi anak yang dipanggilnya zhen tampak takut bila harus disuruh duduk diatas kursi yang sama dengan anak berambut putih,"Ta tapi,ibu bilang aku tidak boleh duduk disitu.Na nanti ibu bisa marah!?"ujar zhen takut.


"Dia tidak akan marah,aku yang akan menjelaskan padanya! Sekarang ayo duduk disini!? masih ada tempat untukmu!?"bujuk anak berambut putih.


"Ta tapi___"belum selesai bicara tangan zhen sudah ditarik oleh anak berambut putih dan membuatnya duduk bersamanya.


Awalnya zhen takut,tapi setelah melihat anak berambut putih disebelahnya tersenyum padanya rasa takut itu hilang seperti ditelan bumi.Dia juga ikut tersenyum seperti anak disebelahnya.Mereka kembali bercanda bersama layaknya kakak beradik.Tapi momen itu harus berhenti karena ada seorang pria dengan rambut putih sama seperti anak disebelah zhen.


Setelahnya zhen langsung turun dari tempatnya duduk dan menundukkan kepalanya takut.Pria itu menatap zhen dingin seperti menatap musuh.


"Jun!bisa kau kemari?Ada sesuatu yang harus kukatakan padamu!?"ujar pria itu.


"……dan zhen,kau dipanggil ibumu!?"ujar pria itu lagi.Kemudian dia pergi bersama jun.


Zhen tahu untuk apa ibunya memanggil dirinya,untuk memberikan hukuman.Ketika dia ingin melangkah pergi,ada sekumpulan asap hitam mengelilinginya.Tapi sepertinya zhen sudah terbiasa dengan asap hitam ini,karena dia tidak bereaksi apapun.Dari asap hitam terlihat segumpalan hitam membentuk tubuh yang mencoba berbicara dengan zhen.


"Kapan kau menggunakanku? Aku akan selalu siap untuk kau gunakan!?"ujar gumpalan hitam yang kini sedang memeluk zhen.


"Jangan menggangguku! mereka akan tahu bila aku menggunakan kekuatanku!?"ujar zhen.


"Mereka tidak akan tahu,karena mereka tidak pernah perduli padamu!?"bujuk gumpalan hitam.


"Tetap saja,aku takut kalau kakak menjauhiku! aku tidak mau sendirian!?"ujar zhen tetap kekeh dengan pendiriannya.


"Sendirian? kata siapa kau sendirian? kau masih memiliki aku,kegelapan! kau tidak pernah sendirian!?jadi gunakanlah aku!?"


"Ta tapi,kakak…"


"Dia akan bangga denganmu!? Siapa yang tidak bangga memiliki adik hebat sepertimu! lagi pula mereka juga kadang kadang tidak pernah memberimu makan dan mereka juga memandangmu seperti kotoran.Jika kau menggunakan aku,maka kau tidak akan dipandang rendah lagi!?bukankah kau hanya menginginkan hidup bersama kakakmu?"gumpalan hitam tidak pernah menyerah untuk membujuk zhen.Sepertinya dia sangat ingin digunakan selayaknya kekuatan lain.


Zhen menahan nafasnya karena terlalu bimbang.Dia tidak butuh yang lain selain kakaknya saja,karena hanya kakaknya yang perduli padanya.Tidak seperti orang lain yang selalu melihatnya jijik.Hidupnya sudah sempurna hanya dengan satu orang.Dia tidak memerlukan yang lainnya.


"------------------------------------------"ujar zhen.


-


-


-


-


DUAK


"Aagkh!?"ada yang menendang perut yohan saat tidur.Saat membuka mata,terlihat seorang pria dengan wajah yang tak asing bagi yohan.


Qi tian wen.




1064 kata



...WARNING!!!...



...TOLONG KOMEN, LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...



...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...