Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
116. Sesuatu yang hebat



"Belatung yin dan yang?" ujar jingmi bingung.


Yohan tersenyum melihat wajah ketidaktahuan jingmi,"Sssttttt!?" ujar yohan sembari metakkan jari telunjuknya ke bibir,"Aku akan memberitahu mu apa itu belatung yin yang. Tapi, ini hanya akan menjadi rahasia kita berdua saja!?" ujar yohan sembari tersenyum.


Yohan meletakkan belatung yin yang kedalam kotak kecil dan tidak menutupnya,"Belatung yin dan yang ini adalah pasangan parasit di dalam tubuh manusia. Mereka hanya bisa hidup didalam mayat tikus besar itu dan tumbuh dari esensi mayat tikus. Ini hanya bisa digunakan saat sudah tumbuh dewasa dan untuk menunggu mereka dewasa akan memakan waktu yang sangat lama, yaitu setelah dua ratus tahun." jelas yohan.


Jingmi masih mencoba mencerna apa yang dikatakan yohan. Karena yohan menjelaskannya dengan ekspresi yang jahat, penjelasannya jadi sedikit menyeramkan,"Apa kegunaan belatung ini?" tanya jingmi.


"Kegunaannya? khi khi khi khi khi khi khi khi khi khi khi…" yohan tertawa menyeramkan dan membuat jingmi terkejut, "Parasit ini bisa menyebabkan perubahan sikap yang sangat buruk untuk inangnya!? Apa kau tahu kabar apa yang musuhku katakan setelah memakan parasit ini?" tanya yohan kali ini dengan ekspresi jahatnya. Dia terlihat sangat senang menjelaskan apa itu belatung yin dan yang.


"Tidak…" ujar jingmi tidak tahu.


"Khi khi khi khi khi khi tentu saja kau tidak tahu, aku belum memberi tahumu!?" ujar yohan masih dengan tawanya yang jahat. "Mereka bilang, AKU TELAH MEMAKAN BELATUNG YIN DAN YANG!? ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ……" yohan tertawa lagi dengan jahat.


Karena tidak tahu alasan kenapa yohan tertawa, jingmi ikut tertawa juga dibuatnya, "ha ha ha ha ha ha ha ha h__"


"Ssssstttt!?" yohan yohan meletakkan jati terunjuknya ke bibir jingmi. Mengisyaratkannya untuk diam,"Aku tahu kau ingin tertawa, tapi…apa kau tahu bagian yang paling menyenangkan dari mereka?" tanya yohan berbisik sembari memperlihatkan senyum jahatnya.


"Apa itu?" tanya jingmi yang juga tidak sabar mendengar bagian paling menyenangkan yang dimaksud yohan.


"Hati mereka menjadi hampa dan terlihat jelas keputus-asaan di mata mereka. Terlihat jelas sekali wajah wajah ketakutan saat mereka membayangkan hidup mereka akan berakhir khi khi khi khi khi khi khi khi Hah~ seandainya kau melihat wajah keputus-asaan dan penderitaan itu, kau pasti akan mengerti seberapa menyenangkannya mendengar teriakan teriakan yang begitu indah he he he he he he he he ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ……… " jelas yohan yang tidak bisa lagi menahan senang ketika memikirkan bagaimana musuhnya nanti ketika memakan parasit ini.


Bisa dibilang, belatung yin dan yang adalah sepasang parasit yang digunakan untuk membuat seseorang menderita. Sepasang parasit ini terbentuk dari esensi kekuatan tikus besar dan hidup didalamnya selama dua ratus tahun. Satu tikus menghasilkan sepasang parasit, singkatnya ini adalah senjata terampuh untuk membunuh kultivator hebat bahkan dewa sekalipun.


Sayangnya sepasang parasit ini termasuk langka, jadi jarang ada yang menemukannya. Kalaupun ada yang menemukannya, mereka harus menunggu selama dua ratus tahun dan itu bukan waktu yang singkat. Tapi waktu dua ratus tahun bukanlah masalah bagi yohan.


Sejujurnya jingmi masih tidak mengerti apa yang yohan bicarakan dari tadi. Tapi jika yohan sampai tertawa seperti itu, pastilah parasit ini adalah sesuatu yang bagus.


"Baiklah, persiapan satu sudah selesai!? saatnya untuk persiapan dua?!" ujar yohan sembari menutup kotak kecil yang berisi parasit dan menyimpannya di baju. Yohan sedang melakukan beberapa persiapan untuk melakukan sesuatu yang besar. Untuk mengumpulkan semua persiapan ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi juga masih ada banyak waktu tersisa untuk melakukan pembalasan dendam yang terakhir.


Ssssshhhh


Tiba tiba ada seekor ular besar datang dari bagian yang lebih dalam gua menyerang yohan dan jingmi. Itu adalah seekor ular kobra yang besar dengan pola emas di sisiknya yang hitam. Yohan dan jingmi langsung berhati hati menghadapi ular tersebut.


Duar


Ular itu mengeluarkan bola api ungu dari mulutnya sebagai pembuka serangan. Tentunya mereka dengan sangat cepat menghindari serangan yang mematikan itu. Ular kobra itu kelihatan marah, karena gua yang dimasuki yohan adalah sarangnya. Selain sarang ular, gua itu juga sarang tikus besar yang menghasilkan belatung parasit yin dan yang. Tikus yang masih memiliki belatung yin dan yang di dalamnya adalah makanan ular itu.


Jadi saat ini ular itu sedang marah karena yohan telah merusak makanannya yang selama ini ditunggu tunggu,"Kalian manusia sialan!? Beraninya kalian memasuki sarang dan merusak hidangan makan malam ku!?" ujar ular itu marah. Ular kobra kembali melancarkan serangannya pada mereka berdua dengan menggunakan ekor besarnya. Burung termasuk di serang juga.


"Yohan'ge, apa rencananya sekarang?" tanya jingmi pada yohan.


"Humph, hanya ular kecil!? untuk apa membutuhkan rencana?" ujar yohan menyombongkan diri,"Kau tunggulah keluar gua!? aku akan melawan ular kecil ini sendiri!?" ujar yohan pada jingmi yang kini tidak mengerti. Tapi meskipun tidak mengerti jingmi tetap percaya jika yohan akan bisa mengalahkan ular kobra itu.


Setelah beberapa lama jingmi keluar, yohan dan ular itu belum bertarung sama sekali.


"Humph!? kau manusia yang sombong!? Baru ranah yuzhou saja sudah banyak gaya!? Apa kau pikir, kau bisa mengalahkanku? Mimpi!?" ujar ular kobra itu dengan arogan yang tinggi.


Yohan menyeringai kecil mendengar ucapan ular itu. Mimpi? mengalahkan ular kobra raksasa memang mimpi, bagi yang lemah. Tapi ini yohan, seorang pangeran gila nan kejam penguasa kegelapan. Apa itu masih mimpi?


"Kau masih sama seperti dulu!? Arogan!?" ujar yohan pada ular kobra raksasa didepannya.


"Apa maksudmu, manusia?" tanya ular itu tidak mengerti. Dia tidak tahu mengapa yohan berkata seperti itu. Tapi memang dia sepertinya pernang melihat wajah yohan sebelumnya. Mungkin karena terlalu lama tidur dia jadi tidak ingat.


"Oh, ya ampun… apa kau jadi pikun setelah lama tidak bertemu, Yo wen?" ujar yohan dengan seringaiannya.


'Bagaimana bisa bocah manusia ini mengetahui namaku? Siapa dia sebenarnya? ' pikir yo wen.


Yohan berjalan dengan sangat santai mendekati yo wen disertai senyuman misterius."Aku rasa, aku harus menghajarmu dengan memerapa kali pukulan agar kau ingat siapa aku!?" ujar yohan.


"Beraninya ka__"


DUAK


Tiba tiba yohan menendang kepala yo wen hingga terpental dan menabrak dinding gua. Ketika yo wen ingin bangun, tiba tiba ada yang menginjak kepalanya.


"Yo~ wen~ ayo kita bermain~" ujar yohan disertai senyuman dengan mata merah yang menyala.


Setelh melihat mata merah itu, yo wen baru ingat siapa orang yang saat ini menginjak kepalanya,"K k k kau, kau adalah orang gila yang selalu mengajak bertarung setiap monster yang ditemui!? kau adalah zhen!?" ujar yo wen takut.


Senyuman yohan berubah menjadi senyuman kecut saat kembali dipanggil 'orang gila' . Dia mulai kesal sekarang,"Sudah berapa kali aku bilang, aku - tidak - gila!?" ujar yohan penuh penakanan.


DUAK!?


Yohan kembali menendang yo wen sampai terpental ke sisi yang lain. Dia kembali berjalan mendekati yo wen dengan kesal.


Tapi yo wen segera bangun ketika melihat yohan mendekatinya,"Iya iya iya, kau waras!? kau waras!? kau adalah makhluk paling waras didunia ini!?" ujar yo wen dengan cepat. Dia tidak mau kembali dihajar oleh yohan.


Yohan tersenyum jahat,"Aku senang akhirnya ada yang menyadari kalau aku waras!? he he he he he ha ha ha ha ha ha ha ha ha…… nah sebagai ucapan terima kasihku, aku akan bermain denganmu sebentar!?" ujar yohan dengan mata merah menyala yang kini berubah menjadi mata dengan garis ditengahnya.


...~~~...


1187 kata


...SEMOGA SUKA!?...