Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
33.Introgasi



Yohan berjalan menuju perguruan bulan biru.Rasanya nostalgia sekali menuju perguruan yang dulu pernah ia jadikan rumah.Walaupun disini terdapat banyak kenangan buruk dan menyakitkan.Tapi,kenyataan dulu dia pernah berada di sini tidak mengubah apapun.Surat yang diberikan patriak berisi…


'Datanglah keperguruan bulan biru setelah pembagian hadiah,bukankah ada sesuatu yang harus dijelaskan!'


Yohan rasa patriak tahu kalau jurus itu adalah bagian dari perguruan.Dia tidak mau ketahuan oleh semua orang,tapi malah ketahuan oleh orang yang merepotkan.Walaupun patriak adalah orang yang baik,tapi jangan lupa kalau dia aneh.Kebanyakan dari orang orang yang pernah bertemu dengan patriak tidak mau berurusan dengannya.


Sekarang,yohan berdiri di depan pintu gerbang perguruan.Didepan pintu gerbang,dijaga oleh dua orang murid inti.Mereka menghentikan yohan untuk masuk lebih jauh.


"Perlihatkan tanda muridmu!"ujar salah seorang dari mereka.


"Aku tidak memiliki tanda murid."jawab yohan.


"Kalau kau tidak memiliki tanda murid,ada keperluan apa kau ke sini?"Tanya yang lain.


"Patriak memanggilku kesini!"jawab yohan lagi.


Mereka saling melihat satu sama lain,tak lama kemudian mereka tertawa terbahak bahak mendengar alasan yang yohan berikan.Yohan langsung tahu apa yang mereka pikirkan,pasti mereka berpikir,'Buat apa patriak memanggil orang seperti mu!' mereka kemudian kembali melihat yohan.


"Kembalilah! patriak tidak mungkin memanggil orang seperti mu."


"Benar,apalagi kau bukan murid perguruan bulan biru yang terkenal ini."


"Orang seperti mu mana pantas memasuki perguruan bulan biru."


"Pergilah,sampah!?"


Perlakuan mereka tidak pernah berubah dari dulu hingga sekarang.Yohan tersenyum miring melihat tingkah bodoh mereka,"Baiklah,kalau itu yang kalian katakan aku akan pergi.Tapi jangan salahkan aku jika patriak menghukum kalian berdua!?"yohan melangkah pergi meninggalkan mereka yang masih menertawakannya.


Yah,itu juga suatu keberuntungan.Yohan jadi tidak perlu menjelaskan apa apa pada patriak.Lebih baik yohan segera membuka hadiah sebenarnya dari inti besi merah.Tapi,sayangnya dia harus mengurungkan niatnya itu.Baru beberapa langkah,yohan terpaksa menghentikan langkahnya.


"Atas perintah siapa kau pergi?"ujar seseorang yang ingin yohan hindari.


Yohan membalikkan badannya dan terlihat seorang pria dewasa berpostur tegap menatapnya didepan gerbang.Dia adalah patriak perguruan bulan biru,Zhen haocun.Dengan senyum misteriusnya dia menhampiri yohan mengabaikan dua murid yang ada dibelakangnya. Pada waktu ini,haocun sudah berusia sekitar lima puluh tahun.Tapi haocun masih terlihat muda seperti baru berusia dua puluh tahunan.


Dua orang murid yang tadinya bersikap sombong sekarang berubah menjadi penakut dengan kedatangan patriak mereka.


"Aku hanya menuruti apa kata kedua orang yang ada di belakang mu! mereka bilang 'kau tidak pantas memasuki perguruan bulan biru yang terkenal ini?! pergilah,dasar sampah!' begitu kata mereka!"ujar yohan dengan menirukan gaya bicara kedua orang tersebut.


Haocun sedikit terpaku dengan pernyataan yohan,"Bisakah kau sedikit tidak alay? Tapi,jangan khawatir aku percaya pada mu!"ujar haocun tersenyum ramah.


Tapi dimata yohan senyum itu terlihat menjengkelkan.Karena saat dia bicara selalu ada kalimat yang memuji dan menyebalkan.Haocun membalikkan badannya pada kedua orang yang sudah menunduk ketakutan atas hukuman yang diberikan.


"Untuk kalian berdua,hukuman karena telah mengusir tamuku adalah,kalian tidak mendapatkan pil kultivasi selama dua bulan!"tegas haocun pada mereka berdua yang disambut dengan penyesalan,"Apa kau puas dengan hukuman yang kuberikan pada mereka bedua?"tanya haocun pada yohan.


"Hukumanmu benar benar kejam!"ujar yohan kasihan.


Haocun merasa takjub pada yohan yang masih berbaik hati merasa kasihan pada dua orang yang sudah mengusirnya.Begitupun dengan kedua orang tersebut yang merasa terharu dengan yang yohan katakan barusan.


"Bagaimana kalau hukumannya di tambah?kurasa itu akan jauh lebih baik."ujar yohan dengan semangat.


Seketika prasangka baik yang telah mereka bangun hancur lebur setelah mendengar pernyataan yohan.


"Kau benar benar tidak tahu malu,ya!?"ujar haocun pada yohan.


***


Mereka berdua sekarang ada di ruangan haocun.Yohan melihat sekitar,ruangan yang pernah menjadi ruangannya dulu.Benar benar nostalgia yang kini yohan rasakan.Sekarang ruangan ini masih milik haocun,seseorang yang pernah menjadi gurunya.


Haocun duduk di pinggir jendela ditemani dengan dua gelas teh di atas meja bundar."Duduklah,masih ada tempat di kursi itu!"haocun mempersilahkan yohan duduk bersamanya.


'Patriak macam apa yang mempersilahkan orang luar duduk bersamanya dengan santai?' yohan langsung duduk seperti yang dikatakan haocun.


"Aku akan langsung keinti pembicaraan,dimana kau pempelajari jurus bola matahari?"Tanya haocun dengan serius.


Sudah yohan duga kalau ini penjelasan yang haocun inginkan.Untungnya ia sudah mempersiapkan alasan yang cukup masuk akal."Aku mempelajari ini dari seseorang!?"jelas yohan.


Haocun melihat yohan licik,"Benarkah?padahal aku sudah membuang jurus itu beberapa bulan yang lalu.Karena banyaknya tetua yang protes,terpaksa aku membuangnya!"


Yohan kaget mendengar kalau patriak adalah orang bodoh yang membuang gulungan jurus bola matahari.Mungkin ini sekarang saatnya ia mengatakan itu untuk menyelamatkan harga dirinya.


"Ah,aku lupa mengatakan sesuatu yang penting padamu!"ujar yohan masih bersikap tenang.


"Apa kau tahu siapa yang menyebarkan jurus terlarang perguruan bulan biru?"ujar yohan licik.


Raut wajah haocun seketika berubah menjadi serius mengetahui yohan mengetahui siapa orang yang telah membuat perguruan bulan biru berantakan selama beberapa tahun ini.


"Siapa?"


"Entahlah,aku tidak tahu siapa dia.Tapi yang pasti dia orang yang sangat hebat?!"


"Apa kau masih ingat ciri cirinya?"


"Coba kuingat,dia adalah orang tua dengan mata yang licik dan tahi lalat di keningnya."


Penjelasan yohan membuat haocun terkecut.Orang dengan ciri ciri seperti itu hanya tetua zhou yelu sendiri.Dia memang orang yang selalu menentang keputusan haocun tapi masih sulit dipercaya kalau dia orang yang telah memberikan jurus jurus yang ada diperguruan. Tapi,tentu saja haocun tidak bisa mempercayai langsung apa yang dikatakan yohan.


"Apa kau yakin?"tanya haocun masih tidak yakin.


"Ya."jawab yohan singkat.


Mungkin haocun akan menyelidikinya lebih lanjut.Kemudian,haocun melihat yohan dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.


"Aku punya sebuah penawaran untukmu!"ujar haocun sembari membenarkan posisi tubuhnya.


"Aku menolak!?"ujar yohan cepat.


"Tapi aku belum mengatakan tawaranku."ujar haocun.


"Tanpa kau katakan aku sudah tahu apa itu.Jadi sebelum kau repot repot mengatakannya aku menolak tawaranmu!"tegas yohan.


Haocun melihat yohan aneh,sebelumnya ia tidak pernah ditolak.Sekarang ia bahkan belum mengatakan tawarannya dan itu sudah ditolak?Ini benar benar lucu.


"He he he he he kau benar benar anak muda yang menarik.Baiklah,itu terserah dirimu ingin menerima tawaranku atau tidak.Tapi,yang pasti aku ingin menjalin hubungan baik denganmu!"ujar haocun sembari tersenyum.


"Kau akan menyesal karena telah berhubungan denganku!"ujar yohan dengan wajah liciknya.


"Benarkah?Kalau begitu aku akan sangat hati hati?!"ujar haocun lagi dengan senyuman yang menjengkelkan.


Jujur saja,yohan tidak pernah tahu apa yang dipikirkan pria didepannya.Dia selalu tersenyum untuk menyembunyikan jati dirinya yang asli.Kalau yohan adalah detektif,mungkin ia akan menjadikan haocun sebagai tersangka utamanya.


"Kurasa aku akan pergi."ujar yohan dingin.


"Kenapa kau begitu terburu buru?"


"Aku tidak mau berlama lama melihat wajahmu yang menjijikan!?"ujar yohan kejam dan tanpa takut.


"Astaga~aku pikir kau adalah orang yang baik.Tapi ternyata kau adalah orang yang anti sosial!?"ujar haocun tidak kalah pedas.


"Baguslah,aku juga tidak mau bersosialisasi dengan mu! selamat tinggal?!"Tanpa mengatakan apapun lagi,yohan pergi meninggalkan haocun diruangannya.


Haocun tak mengatakan apa apa saat yohan pergi.Dia hanya memiliki firasat,kalau berhubungan buruk dengannya maka kau akan menyesalinya.


Yohan berjalan keluar gerbang,namun tak lama ada yang menyerangnya dari belakang.Dengan mudah yohan langsung menangkis serangan itu.Tapi,sosok lama muncul kembali dihadapannya sekarang.


"Wah,lihatlah siapa ini? bukankah kau yohan dari desa qufeng?"Ujar seorang pria dengan beberapa teman temannya."Bagaimana kabarmu setelah kabur dari desa qufeng? apa kau masih bodoh?ha ha ha ha ha ha ha"


"Kau adalah … Jiang … feng …?"




1265 kata



MOHON KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN



TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA.