Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
65.Harus hidup



Hari ini masih malam yang panjang dan yohan masih ditemani dua wanita cantik didalam gua.Wanita itu kini terus menatap yohan serius. Yohan sudah memakai kembali bajunya sekarang.Tapi wanita itu masih menatapnya dengan serius.


"Apa?"tanya yohan.


"Siapa namamu?"tanya wanita itu.


"Bukankah seharusnya kau mengatakan siapa namamu dulu?"tanya yohan balik.


"Namaku xiao yun.Sekarang katakan siapa namamu?"ujar wanita itu.


"Yohan."Tiba tiba yohan kepikiran sesuatu,"Karena aku telah menolong dengan susah payah,kau gantikan aku berjaga!?"ujar yohan tidak tahu malu.


Yun tampak kaget,bukankah dia sedang terluka?seharusnya orang terluka itu istirahat.Bukannya berjaga tengah malam."Kau sendiri?"tanya yun.


"Tidur!?"ujar yohan santai sembari berbaring tidur.


Baiklah,sekarang yun tarik kembali kata kata pria manis untuk yohan. Ternyata dia adalah pria brengsek tidak tahu malu yang menyuruh wanita untuk berjaga tengah malam.Ditambah lagi dia sedang terluka parah dan pria di depannya dengan santainya akan tidur?Dasar pria brengsek tidak tahu malu yang tidak menghargai wanita.


"Apa kau tega membuatku berjaga tengah malam begini dalam keadaan terluka?"tanya yun sedikit emosi.


"Tega tega saja."ujar yohan santai.


Yun makin kesal bin marah pada pria yang kini sudah tidur."Dasar!?pria macam apa kau ini?Aku mengutukmu semoga kau tidak pernah laku!?"ujar yun marah.Yohan tidak memperdulikan omongan yun yang mengganggunya tidur.Lagi pula monster disini jarang,dan lagi ada zhu'er.Para monster itu tidak akan berani masuk ke sarang monster yang lebih kuat dari mereka.


Tidak butuh waktu lama,yohan sudah tidur dengan omongan yun yang menjadi lagu tidurnya.


-


-


-


Malam yang penuh bau amis darah.Mungkin ini adalah lanjutan dari ingatan saat bertemu jun.Zhen terbaring miring dengan nafas yang sudah tidak ada.Mati?tapi tenang saja,tidak mati sepenuhnya kok. Tapi kekuatan gelap masih menyelimutinya.Mata zhen masih terbuka,namun masih ada cahaya disana.Ya,jantungnya sudah tidak berdetak namun zhen masih hidup.


Karena keinginannya untuk hidup masih kuat dan belum ingin mati sebelum membalaskan dendam.Tubuhnya tidak bisa digerakkan,dia bahkan tidak merasakan kehangatan lagi ditubuhnya.Zhen tidak menyadari kalau jantungnya sudah tidak berdetak,tapi anehnya dia masih hidup.


Tidak lama terdengar suara langkah kaki mendekat."Waduhhh,kenapa ada banyak sekali mayat disini?Siapa orang kejam yang telah membunuh monster moster imut ini?Heh?ada mayat seseorang disini?dan … energi apa yang menyelimutinya itu?"ujar orang itu.Terdengar dari suaranya sepertinya seorang kakek tua yang cerewet.


Kakek tua itu mendekati zhen yang saat ini penuh dengan energi gelap.Sampai didepan zhen,kakek tua itu terkejut karena zhen masih hidup dengan jantung yang sudah tidak berdetak.Kakek tu berjongkok untuk melihat lebih jelas dan memeriksa denyut nadi zhen.Ternyata benar,jantungnya sudah tidak berdetak lagi."He he he he he kau bocah yang menarik!?Jantung sudah rusak tapi kau masih ingin terus hidup. Tapi untuk menolongmu aku terlalu tua.Jadi kau terima saja kematianmu bocah!?"ujar kakek tua itu,lalu berdiri dan ingin meninggalkan zhen.


Dengan susah payah tangan gemetar zhen meraih kaki pria tua.Untungnya dia berhasil meraih kaki Kakek tua dan memegangnya erat.Bagaimanapun caranya zhen harus hidup!?itulah yang dipikirkan zhen saat ini.


Kakek tua berhenti ketika merasa salah satu kakinya dipegang.Dia kembali melihat zhen,terlihat ia sedang mengucapkan sesuatu.Tapi hanya untuk mengatan satu kata saja rasanya sangat berat.


"--------------------------------"ujar zhen pelan.


"Kau bicara apa?aku tidak mengerti!?Ucapkanlah lebih keras!?"ujar kakek tua itu.


"----------------------------a ----ku!?"ujar zhen.


Masih tidak kedengaran.Karena itu kakek tua kembali berjongkok dan kali ini dia mendekatkan telinganya didekat mulut zhen yang pucat.


Kakek tua itu kembali mengangkat kepalanya,"Kau masih tidak mau menerima kematianmu?!"ujar pria tua pada zhen yang kini hanya menatapnya dengan mata merahnya."Kau benar benar bocah yang keras kepala!?baiklah aku akan menyelamatkanmu!?Tapi ada konsekuensinya.Apa kau menerimanya?jika iya lepaskan tanganmu!?"ujar kakek tua.


Tidak lama pegangan zhen melonggar tanpa ragu.Kakek tua itu tersenyum melihat kegigihan zhen untuk bertahan hidup.Entah apa yng membuatnya sangat ingin hidup,tapi kakek tua tahu kalau salah satu faktor yang membuatnya tetap hidup adalah kekuatan kegelapan yang saat ini menyelimutinya.Kemudian kakek itu mengangkat zhen unyuk dibawa pulang ke rumahnya.Walaupun sudah tua,tapi otot otot masih cukup kuat untuk mengangkat satu orang.Apa lagi orang yang diangkatnya kurus seperti ini.


-


-


-


"------------------ngun bangun!?hei,bangun!?"terdengar suara yun yang membangunkan yohan.


Saat yohan sudah membuka matanya,terlihat dua wanita cantik sedang melihatnya.Sekilas dia merasa berada di puncak kehidupan.Tapi tetap saja,yohan tidak merasakan apapun saat mereka mendekatinya.Yohan bangun dari tidurnya,sepertinya sekarang sudah pagi.


"Apa kau baik baik saja?tadi sepertinya kau kesakitan saat tidur!?"ujar yun khawatir.


Apa ekspresinya terlihat jelas?Bahkan saat tidur?pantas wajah mereka terlihat begitu khawatir."Aku baik baik saja."ujar yohan seadanya.


Mereka membereskan barang barang mereka untuk pergi pagi ini.Semuanya sudah beres dan hanya tinggal berangkat.Tapi yohan merasa ada yang kurang hari ini.Ah,benar!?ternyata itu!Yohan berbalik ke belakang kedua gadis itu.


"Apa kau tidak akan mengatakan 'Hallo' padaku pagi ini?"ujar yohan pada zhu'er disertai menggoda.


Zhu'er mengangkat tangannya dan,"Hallo!?"ujarnya datar.


Yohan diam sebentar,lalu……"he he he he he ha ha ha ha ha ha ha ha!?"yohan tertawa tanpa pempedulikan kedua orang yang tengah melihatnya aneh.Ternyata tanpa dia sadari,yohan sudah sangat terbiasa dengan sapaan zhu'er disertai wajah datarnya.Meskipun sapaannya itu tidak ada manis manisnya.


"Ha-ha-ha-ha-ha-ha-ha-ha-ha-ha………"tawa zhu'er yang aneh.Sebenarnya dia tidak tahu kenapa harus tertawa,tapi dia hanya mengikuti yohan yang tertawa tidak jelas.Walaupun tertawanya terdengar tidak niat,tapi apapun akan dia lakukan demi yohan bahagia.Kalian bisa bayangkan sendiri bagaimana nada mereka tertawa.Yang satu tertawa jahat dan yang satu lagi tertawa aneh.


Yun hanya melingo melihat mereka berdua tertawa tanpa sebab.'Apa mereka gila?'yang satu tertawa seperti orang gila dan yang satu lagi seperti tidak niat tertawa tapi masih tertawa aneh.Aku rasa aku telah masuk kedalam kumpulan orang gila!?' pikir yun.




1024 kata



...WARNING!!!...



...TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...



...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...