Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
30.Pertaruangan yang biasa



Satu minggu berlalu dan ada banyak orang yang mendaftar untuk ikut ke turnamen.Mereka mempersiapkan segalanya demi bisa menang dari atas sampai bawah.Semuanya terlihat kuat dengan senjata yang bagus.Kecuali yohan dan yang lain.Ya,dan yang lain.Mereka datang tak di undang,seperti jelangkung.


Shin,jingmi dan lingmei mereka datang beberapa hari yang lalu.Hanya dengan alasan 'Ada informasi penting' kata mereka.Tapi,alasan yang sebenarnya mungkin ingin mengikuti yohan.Yah,walaupun informasi penting yang mereka katakan memang sangat penting.


Ada enam panggung yang tersedia untuk turnamen.Masing masing panggung memiliki ukuran yang besar.Kurang dari satu hari mereka menyeleksi para peserta dengan cepat.Tibalah giliran yohan menghadapi seorang gadis dengan cadar menutupi wajahnya.


"Me menyerahlah! ji jika kau tidak mau menyerah maka kau akan menyesalinya!"ujar gadis itu gugup.


"Haaah……"yohan hanya menghela nafas panjang.


'Siapa juga yang mau menyerah dengan gadis pemalu seperti mu.' pikir yohan."Aku menolak!"ujar yohan malas.


Gadis itu terlihat semakin gugup dengan jawaban yang yohan berikan,"Ke kenapa kau tidak mau menyerah?"tanya gadis itu semakin gugup.


"Ck,apa kau bodoh? tentu saja karena aku ingin menang.Sudahlah,jangan banyak bertanya.Ayo kita segera mulai?! kurasa mereka yang membaca sudah tidak sabar."Ujar yohan malas.


"Ja jangan salahkan aku jika kau kalah!"


'Sombongnya' yohan memasang kuda kuda,begitu pun gadis bercadar.Gadis itu melesat begitu cepat menyerang yohan tanpa ragu ragu.Tidak seperti saat ia bicara,ketika gadis itu menyerang dia sangat hebat.Gerakannya lincah dan cepat.


'Mayleen,murid dari matriak perguruan menara giok,Bao-yu.'pikir yohan. Yohan hanya menghindar dengan santai.Gadis yang melawan yohan adalah mayleen.Dia seorang murid dari perguruan menara giok,perguruan yang hanya menerima perempuan sebagai murid. Biasanya ciri khas dari perguruan menara giok adalah memakai cadar diwajah mereka.


"Jangan menghindar terus! keluarkan seranganmu!"ujar mayleen.


"Baiklah,sesuai permintaanmu."Yohan memusatkan tenaganya pada tangan,kemudian…


BUK!?


Pukulan yang begitu keras mendarat ke ulu hati mayleen.Spontan mayleen itu terpental cukup jauh dan hampir keluar panggung.Pukulan yang yohan berikan sangat kuat sampai membuat mayleen hampir pingsan.


Mayleen kembali menyerang yohan seperti kesurupan.Dia tidak mau kalah dan mempermalukan nama gurunya.Apalagi dia adalah murid langsung dari matriak perguruan menara giok.Mayleen mengeluarkan jurus andalannya dan menyerang yohan.Tapi dengan mudah yohan menghindar ke samping kanan dan sengaja memasang kakinya.


DEBLUK


Mayleen jatuh karena tersandung kaki yohan yang sengaja di pasang.Katika ingin kembali bangun pedang yang ia pegang sudah ada tepat di lehernya.Yohan mengambil pedang mayleen ketika lengah.


Akhirnya yohan menang dengan mudah.Ada sedikit kekecewaan dihati mayleen yang melawan yohan.Dia malu,marah,sedih,dan kecewa pada dirinya sendiri.Beberapa patriak perguruan terkenal memperhatikan pertarungan yohan dan gadis bercadar.


"Ho ho ho ho ho sepertinya murid kesayangan mu kalah oleh seorang pendekar luar."ucap patriak dari perguruan Matahari surgawi,Wang xuemin.


"Muridku masih kurang dalam Pengalaman bertarung,jadi wajar saja bila dia kalah melawan pendekar luar itu."Ucap matriak perguruan Menara giok,Bao-yu."Tapi harus kuakui pemuda itu cukup berkemampuan hingga bisa mengalahkan muridku,Mayleen!"ujarnya lagi.


Yohan memenangkan beberapa pertarungan dengan mudah.Dia menyembunyikan tingkat kultivasinya menjadi ranah petir 4.Sampai pertandingan dihentikan karena sudah semakin gelap.Mereka semua bubar meninggalkan pertandingan.


Final akan dimulai besok dengan tiga orang sebagai finalis.Para finalis termasuk yohan,Wenhua dari perguruan bulan biru aliran hitam nomor satu,Xia Qionglin dari perguruan matahari surgawi aliran putih nomor satu.


Ketika yohan akan pergi dengan teman temannya,ia merasa ada yang selalu memperhatikannya.Sudah pasti mereka adalah para patriak dari perguruan terkenal.Tentu yohan diperhatikan mereka,dalam sejarah ini pertama kalinya pendekar luar yang berhasil masuk tiga besar finalis.


Yohan berhenti sejenak dan melihat ke arah seseorang duduk di antara para patriak.Zhen haocun,patriak perguruan bulan biru.Yohan tersenyum jahat padanya yang selalu memperhatikannya.


Seketika haocun kaget kalau yohan tahu dirinya sedang diperhatikan."He he he he he he he …bocah yang menarik."ucapnya sembari tersenyum jahat


Yohan pernah menjadi murid zhen haocun untuk menjadi calon patriak yang baru.Dia adalah orang yang aneh bila harus dikatakan.Cukup aneh untuk menjadikan yohan sebagai muridnya.


"Yohan'ge apa yang sedang kau lakukan?" ujar jingmi sembari menunggu yohan.


"Tidak ada.Aku hanya sedang menatap balik pak tua yang duduk dideretan para orang tua."yohan berjalan menghampiri jingmi yang menunggu.


***


Mereka berlima makan bersama mengelilingi meja bundar dengan banyak makanan.Dan diantara mereka yang paling banyak makan adalah zhu'er.Orang orang yang ada di sekitar hanya bisa melihat ngeri.Baru pertama kali ini mereka melihat seorang wanita cantik dengan nafsu makan seperti monster.


"Jangan coba coba membelah perutku!"Zhu'er melototi shin.


"Kata siapa aku ingin membelah perutmu? Aku tidak pernah kepikiran seperti itu~"ujar shin sambil senyum ramah diwajahnya.


"Mana ada yang percaya pada orang gila sepertimu!"ujar zhu'er datar.


Shin menahan kesal dengan masih tersenyum ramah,"Bagaimana denganmu?bukankah kau juga gila?"balas shin tidak kalah pedas.


"Aku waras!"ujar zhu'er dengan percaya diri.


"Aku juga waras!"ucap shin dengan sangat sangat percaya diri.


"Benar,guruku waras.Dia cuma seorang psikopat! dia tidak gila!"Bela jingmi pada shin.


"Diam! kau juga gila!"ujar zhu'er lagi.


"Hah? aku waras!"ucap jingmi.


"Benar benar,muridku waras.Dia hanya psikotik!"bela shin.


Lingmei panik melihat mereka bertiga saling ejek.Apalagi orang orang yang sedang makan melihat mereka dengan risih.Karena mereka sangat berisik dan mengganggu yang lain makan.


"Diam! kalian semua itu gila!"ujar yohan pada semuanya.


Beberapa saat mereka diam ketika yohan bicara.Lingnei senang akhirnya ada juga diantara mereka yang masih sehat,tapi…


"Kau juga gila!"ujar zhu'er memecah keheningan.


"Aku tidak gila."bela yohan dingin.


"Buktinya beberapa hari yang lalu kau bicara sendiri."ujar zhu'er.


"I itu…"


"Iya,aku pernah lihat kau bicara sendiri.Berarti kau juga gila~"ujar shin senang temannya ikut gila.


Yohan jadi ikut ribut dengan mereka dan menjadi tambah ribut.Niatnya ingin melerai,tapi malah ikut ribut dan membuat lingmei semakin stres.Memang seharusnya ia tidak berharap terlalu tinggi.


"DIAAAAM!?"teriak lingmei yang membuat mereka diam."Kalian semuanya gila!mengeri?"ucap lingmei lagi yang membuat mereka bungkam.


Zhu'er ingin mengatakan sesuatu,"Ka___"


"Aku waras!dan aku tidak stres!"tegas lingmei yang sekali lagi membuat mereka diam.




1082 kata



TOLONG KOMEN,LIKE,DAN KRITIK JIKA ADA KESALAHAN



TERIMA KASIH DAN SEMOGA SUKA