Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
109.Sampah dan dendam



Dalam kamar seseorang terlihat seorang pria dengan pakaian yang berantakan dan rambut panjang yang acak adul sedang duduk dipojokan kabarnya yang gelap.Dia sangat stres setelah mendengar kalau dantiannya telah hancur.Sejak hari itu dia menjadi frustasi,dari frustasi menjadi depresi,lalu dari depresi menjadi stres dan stres menjadi gila.


Karena itulah tianwen jadi membenci wanita dan saat ini dia sedang berguman tidak jelas.Benar,dia adalah tianwen.Sejak hari itu tianwen hanya duduk di pojok kamar sambil berguman tidak jelas.Dia mengigit jari jarinya hingga berdarah tanpa peduli dengan sakit.


"Aku akan membunuhnya,aku akan membunuhnya,aku pasti akan membunuhnya!?Wanita sialan itu aku pasti akan membunuhnya dengan tanganku sendiri!? Aku bersumpah akan membunuhnya!?……"tianwen terus berguman tidak jelas.


Srak


Pintu kamar terbuka dan terlihat anming dari ambang pintu.Dia menghampiri tianwen yang sedang duduk berguman tidak jelas.Dia tahu tianwen sangat terpukul dengan mendengar kenyataan kalau dantiannya telah hancur.Tapi tetap saja anming ingin memanfaatkan tianwen yang seperti ini.Dia tersenyum licik,"Apa kau ingin membalas dendam?"tanya anming pada tianwen.


Mendengar itu tianwen langsung berhenti berguman dan menggigit tangannya.Dia menatap anming dengan kantung mata yang menghitam.


"Aku tahu cara agar kau bisa menjadi lebih kuat.Bahkan tanpa dantian kau bisa menjadi lebih kuat dati sebelumnya.Apa kau menefima tawaranku?"tanya anming dengan senyum jahatnya.


Gruduk


Tianwen langsung memegang kedua bahu anming dan menatapnya tajam,"Apa itu benar?apa kau bisa membuatku menjadi lebih kuat?"tanya tianwen.


Anming tersenyum puas mendengar pertanyaan tianwen yang dia tunggu tunggu ini,"Tentu saja.Jika kau mau sekarang aku bisa membuatmu menjadi lebih kuat.Apa kau tidak percaya padaku?"tanya anming.


"Aku percaya,aku percaya,aku percaya padamu!?aku benar benar percaya padamu!?Kapan kau bisa membuatku menjadi lebih kuat?"Tanya tianwen.


"Sekarang juga aku membuatmu menjadi lebih kuat!? ikuti aku!?"Ujar anming sambil berdiri dan membantu tuanwen berdiri.Mereka keluar kamar dengan diikuti tianwen di belakangnya.


Ketika mereka keluar ada banyak sekali yang melihat tianwen dengan pandangan melihat orang gila.Begitupun dengan tianwen yang melihat krang orang yang melihatnya dengan menggigit jari jari tangannya yang sudah berdarah.


Tianwen melihat mereka penuh dengan dendam dan kemarahan.Tapi dia juga tidak bisa apa apa disaat seperti ini.Dia hanya bisa bergantung dengan anming yang katanya bisa membuat menjadi lebih kuat.


Anming menelusuri lorong gelap dan memasuki pintu hitam.Di dalam terlihat seperti perpustakaan yang sudah lama tidak digunakan.Lalu anming menekan sebuah buku besar dan terbukalah sebuah pintu rahasia.


"Bagaimana?bagaimana kau bisa, bisa tahu?bagaimana kau?"tanya tianwen tidak jelas.


"Aku tidak sepertinu yang hanya tahu cara bersenang senang.Aku menelusuri tempat ini dan apa kau tahu tempat siapa ini sebelumnya?"tanya anming yang sudah berbalik menghadap tianwen.


"Siapa?siapa?"tanya tianwen.


"Ming-jia-zhen!?atau lebih dikenal sebagai si gila yohan!?"ujar anming.


Tianwen membelalakkan matanya kaget,"Orang gila itu pemilik dari ruang rahasia ini?"tanya tianwen tidak percaya.


"Ya!?"jawab anming singkat,lalu berbalik melanjutkan langkahnya.


Tianwen juga kembali melanjutkan mengikuti langkah anming.Disana terlihat seorang gadis muda sedang dirantai dikedua tangannya.Tapi sepertinya dia pingsan.


"Kenapa ada orang lain selain kita?"tanya tianwen melihat anming.


Tianwen langsung memelototi anming,"Maksudmu…dia?"


"Benar,darah dari klan monster konon katanya bisa membuat seseorang menjadi lebih kuat tanpa kultivasi,bahkan orang dengan dantian yang sudah hancur."jelas anming pada tianwen.


Mendengar itu tianwen sangat senang akhirnya dia bisa bertambah kuat,tapi dia seketika langsung menyadari maksud anming sekarang."Tunggu tunggu tunggu.Itu berarti aku harus……meminum darahnya?"ujar tianwen pada anming.


"Ya."jawab anming singkat.


"Tapi,tapi darah…itu sangat menjijikan!?"ujar tianwen.


"Jika kau tidak mau itu terserah dirimu.Tapi jangan pernah memberitahu jika kau dan aku tahu tempat rahasia ini!?jika kau membeberkannya pada mereka,maka mereka akan membunuhmu dan juga aku dengan kejam."ujar anming memperingatkan tianwen.


Tianwen kembali memikirkan perkataan anming dan dendamnya selama ini.Dia kembali mengepalkan tangannya mengingat bagaimana saat zhu'er membuatnya menjadi sampah."Baiklah,aku aku aku akan melakukan apapun agar menjadi lebih kuat!?"ujar tianwen.


Anming tersenyum licik mendengar itu dari mulut tianwen,"Kalau begitu……selamat menikmati!?"ujar anming sembari memberikan belati tajam pada tianwen.


Setelah itu dia keluar dari ruang rahasia dan meninggalkan tianwen sendiri dengan gadis malang yang akan menjadi korbannya.


"Aaaaa…"teriak gadis itu yang memilukan.


Anming sendiri menunggu diluar ruang rahasia dan memilih untuk membaca salah satu buku simpanan yohan.Sepertinya ruang rahasia itu kedap suara.Saat anming keluar tidak ada lagi teriakan yang terdengar.


Dibacanya salah satu buku yang sudah cukup tua.Kertasnya pun sudah kuning karena terlalu lama disimpan.Saat anming melihat isinya ternyata hanya gambar anak anak.Tapi tertulis jelas di sampul buku tertulis nama,zhen.


"Dia seperti bocah!?"ujar anming.Dari halaman pertama sampai halaman terakhir hanya ada dua gambar orang yang digambar.Tidak ada lagi gambar lainnya selain gambar dirinya dan juga gambar jun yang saat itu masih kecil."Apa dia terobsesi dengan raja?"Lalu anming segera melihat buku buku lain.Dia melihat salah satu buku di rak.


Saat dia membuka bukunya isinya sama saja,lalu dia mengambil buku lain tapi isinya juga sama saja.Dia masih tidak percaya jika seluruh perpustakaan ini isinya sama.Anming membuka buku lain dan hasilnya tetap sama dengan buku yang sebelumnya,"Dia benar benar gila!?Tapi aku masih tidak percaya.Pasti ada buku yang isinya lain dan bukan gambar gambar tidak berguna seperti ini."ujar anming.


Anming mengambil salah satu buku besar yang menurutnya bukan buku yang sama.Tapi mengambilnya cukup sulit marena ada banyak buku yang tidak ditata dengan rapi.


BUK BUK BUK


Buku buku itu jatuh saat anming mencoba mengambil buku besar itu.Tapi saat buku buku itu jatuh terlihat buku buku itu terbukan dan memperlihatkan isi yang sama.Sekarang mungkin dia percaya jika semua buku buku ini hanya berisi gambar gambar tidak berguna,"Aku tidak percaya ini.Berapa lama dia menggambar semua ini sebagai perpustakaan?Dia benar benar terobsesi dengan raja.Tapi sayangnya raja sepertinya membenci dirinya!?"ujar anming sembari membereskan kembali buku buku yang berantakan dibawah.


Tap tap tap


Terlihat tianwen yang sudah berlumur darah disekujur tubuhnya.Sekarang dia tampak lebih gila dari sebelumnya.


...~~...


1023 kata


...SEMOGA SUKA!?...