
Setelah mengambil uang dari hasil pelelangan dan barang yang dia mau,yohan akan langsung pulang.Tapi sepertinya zhu'er ingin mengatakan sesuatu.Hanya saja dia sedikit malu.Karena yohan menyadari hal tersebut,dia segera berbalik menghadap zhu'er.
"Apa yang ingin kau katakan?"tanya yohan.
"Tadi kau me……dia!?"ujar zhu'ersembari menunjuk mulutnya.
"Jadi kau mau juga?"tanya yohan langsung.
"Aku bukannya mau,tapi sepertinya menyenangkan!?"
"Jadi kau mau apa tidak?"
"Yah,jika memaksa!?"Ujar zhu'er yang masih memasang ekspresi tidak peduli.Setelahnya yohan mendekati zhu'er."Di sini!?"ujar zhu'er sembari menunjuk pipi kanannya.
Sebelum melakukannya yohan melibat kesekitar untuk memastikan tidak ada orang.Aman."Aku melakukan ini sebagai rasa terima kasih karena kau telah menunggu lama!Jangan bilang siapa siapa,ya!?"ujar yohan.
Zhu'er hanya menganggukkan kepalanya sembari mengcungkan jempolnya.Terlihat wajah wajah penuh kepercayaan pada zhu'er.Seperti mengatakan,'Percayalah padaku!?' tertulis diwajahnya yang masih datar. Setelahnya zhu'er menutup matanya mempersiapkan diri.
Cup
"Sudah,ayo!?"Yohan buru buru pergi meninggalkan zhu'er yang terlihat merona.Zhu'er mengejar yohan dari belakang karena dia berjalan cepat. Saking cepatnya dia tidak sengaja menabrak seseorang didepannya.
BRUK
Sepertinya orang yang ditabrak yohan adalah pria besar dengan pedang besar dipunggungnya.Dan ada dua orang lagi disampingnya,mereka adalah seorang wanita dan laki laki.Mereka adalah tiga orang yang memiliki nomor 10,11 dan 12 saat dipelelangan.Sepertinya mereka juga ingin mengambil barang yang mereka beli.
"Oh,maaf!?"ujar yohan.
Tapi sepertinya kata maaf tudak cukup untuk orang yang ditabrak yohan.Pria besar itu mengibas ngibaskan bagian depan yang ditabrak yohan.Terlihat sekali dia orang yang sombong.Tapi yohan tersenyum melihatnya dan mendongakkan kepalanya menatap pria didepannya.Karena dia adalah pria besar dengan otot yang waw.
"Kotor,ya?maaf!?sini aku bersihkan!?"ujar yohan sembari meludah ke depan pria besar."Nah,sekarang sudah bersih!?ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha"ucapnya sembari tertawa seperti orang bodoh.
"Ban**at!?"pria besar itu mencoba memukul yohan dengan tangannya yang besar.tapi hanya dalam kedipan mata yohan menghilang ke belakang pria besar dan menendangnya dengan cukup keras.Alhasil itu berhasil membuatnya terpental cukup jauh.Karena masih terpental,pria besar itu hampir mengenai zhu'er.
Tapi zhu'er dengan hebat menendang pria besar itu lagi seperti bola raksasa.Pria besar itu terpental lagi kearah yohan dan kembali ditendang lagi.Ini seperti permainan sepak bola."Tolong aku!?"rintih pria besar.
"Bukankah ini menyenangkan?he he he he he he he he!?"mendengar tawa itu kedua orang yang tadinya bersama pria besar menyadari kalau yohan adalah pria gila yang tertawa seisi ruang lelang.
"Sudah cukup!?"ujar seorang wanita yang bersama pria besar yang menjadi bola.Wanita itu menyerang yohan agar dia berhenti mempermainkan temannya.Namun naas,disaat dia ingin menyerang pria gila didepannya tiba tiba saja dia menghilang dan dirinya terkena pria besar yang ditendang zhu'er.
BRUK … BRAK
Mereka berdua menabrak tembok yang cukup tebal.Melihat kedua temannya dibuat babak belur sepertinya pria yang satu lagi tampak tidak terima."Sialan kalian berdua!? aku akan………"ujar pria itu geram,"………lari!?"ujarnya dengan takut lalu pergi berlari menolong kedua temannya.
……………
Sepertinya keributan tadi mengundang beberapa penjaga rumah lelang ini.Yohan segera mengajak zhu'er untuk segera kabur dari masalah yang sebentar lagi akan panjang.
***
Setelah mereka sudah jauh dari rumah lelang,mereka berdua segera pulang ke rumah.Sesampainya dirumah sepertinya kejutan tidak pernah habis hari ini.Teman lama mereka datang.Mereka adalah tiga penjahat yang datang dari kota yunlong.
Huai an
Chung ying
Mereka bertiga datang dari jauh untuk menemui yohan.Sepertinya mereka jadi dikejar kejar oleh kekaisaran setelah peristiwa di kota yunlong.Shin langsung menghampiri yohan dan menyela ditengah tengah antara yohan dan zhu'er.Tapi itu sukses membuat zhu'er geram.Dia mencoba mendekati yohan dari beda arah,namun selalu berhasil dihadang oleh shin.
"Ada apa?dan kenapa mereka ada disini?"tanya yohan langsung.
"Aku menemukan mereka yang sedang dikejar kejar oleh beberapa prajurit.Karena aku sebagai orang yang baik kasihan melihatnya,jadi aku menolong mereka dan membawanya kemari!?"ujar shin dengan masih menghalangi zhu'er yang berusaha mendekati yohan.
Yohan mendekati ketiga orang itu yang sepertinya takut melihat yohan.
"Kalian,jika kalian ingin tinggal disini kalian harus membersihkan seluruh tempat ini!? dan khususnya kau!?"ujar yohan sembari menunjuk ke an."Bantu lingmei memasak!?"ujarnya santai.
"A apa?kenapa aku harus memasak?aku tidak tahu caranya memasak!?"ujar an kaget karena dia tidak pernah memasak.
"Tidak apa apa!?aku dan fei'ge akan membuatmu pandai memasak!?"ujar lingmei percaya diri.
An sepertinya bingung apa yang dimaksud lingmei,"T tapi,siapa itu fei'ge?"ujar an takut.
"Apa kau tidak lihat seorang pria tampan yang sedang memelukku saat ini?dia fei'ge!?"ujar lingmei sembari menunjuk tiang yang dipeluknya.
"Itu tiang!?bukan pria tampan!?"ujar an greget dibuatnya.
Lalu lingmei melihat tiang yang sedang dipeluknya,"Eh?tadi fei'ge ada disini!?kemana dia?FEI'GE!? KEMANA KAU?! FEI'GE!?"teriak lingmei sembari keliling mencari belahan jiwanya.
Mereka bertiga merasa tua seketika kalau tempat berlindung yang mereka datangi sebenarnya adalah markas orang gila."Kau,ingin aku belajar dari dia?"ujar an sembari menunjuk ke lingmei yang masih mencari belahan jiwa.
"Terus kenapa?"tanya yohan.
"Tapi dia 'begitu'!?"
"Terus kenapa?"
"Aku tidak mau!?"
"Itu tidak masalah!?tapi kau harus melewati ujian dulu sebelum keluar dari sini!?"Seketika mereka berempat kecuali zhu'er memasang wajah seram.Karena melihat mereka memasang wajah seram zhu'er juga ikut memasang wajah seram.Meskipun tidak ada perubahan ekspresi diwajahnya.Datar.
Seketika mereka bertiga saling memandang dan akhirnya menerima persyaratan dari yohan.
"Baiklah,kami menerimanya!?"ujar yin,ketua dari kelompok pengemis.
"Y yah,mau bagaimana lagi."timpal chungying yang masih takut pada mereka berlima.
"Baiklah!?"ujar an pasrah.
Akhirnya mereka bertiga tinggal dimarkas kelompok gila dengan pekerjaan sebagai tukang bersih bersih dan memasak.Dari ketua kelompok penjahat menjadi asisten rumah tangga.Itulah akhir dari ketua penjahat di kota yunlong.
Meskipun berat dan harus belajar dari seorang psikotik.An tetap melakukan kewajibannya memasak makanan.Tapi mereka juga diberikan waktu untuk berkultivasi.Karena apa gunanya seorang kultivator tanpa kultivasi?
...~~...
1018 kata
...SEMOGA SUKA!?...