
Yohan kembali ke dalam selnya untuk menunggu hari besok.Tapi apa kalian pikir dia akan diam saja menunggu kematian datang?tentu tidak. Walaupun didalam sel ada pelindung dimana mana,tapi itu tidak menahan yohan sama sekali.Diluar sel dijaga oleh beberapa penjaga,tapi tidak di dalam.
Di atas tangan yohan yang dirantai terbentuk gumpalan hitam lekat sedang membentuk sesuatu seperti hewan pengerat.Tikus tanah.Tikus itu melimpat dari tangan yohan dan mendarat di hadapan yohan."Pergilah dan sampaikan pesanku pada mereka!?"ujar yohan pelan.Tidak lama tikus itu menggali tanah dengan cepat dalam beberapa detik.
Tikus itu menggali dan menggali sangat jauh menuju kota yunlong tempat mereka berada.
DI DALAM HUTAN
Dihari yang hujan lebat seekor tikus keluar dari dalam tanah menuju gua besar dengan cahaya api unggun terpancar keluar.Didalam gua terlihat empat orang yang sedang diam termenung.Sepertinya mereka memikirkan orang yang sama.Tikus itu mendekati mereka berempat dengan cepat.
Seketika mereka semua terlihat senang akan kedatangan tikus hitam.Mereka adalah zhu'er,shin,jingmi dan lingmei.Sepertinya mereka sudah tahu bila yohan akan memberikan pesan pada mereka.Tidak lama tikus hitam itu mencair seperti air dan berubah menjadi tulisan.
Isi pesan:
Besok,pagi hari!?jemput aku!?
Setelahnya pesan itu hangus menghilang tanpa jejak.Wajah mereka terlihat senang akan pesan yang tersampaikan.Sepertinya ini adalah momen yang paling ditunggu mereka berempat.Ini akan menjadi misi penyelamatan.
"Malam ini,kita berangkat!?"ujar shin.Mereka bersiap untuk pergi,tapi…
"Stop!?"ujar zhu'er tiba tiba.
"Kenapa?"tanya lingmei heran.
"Aku tidak sudi kalau dia yang mengatakannya!? kata katamu terlalu membosankan!?"ujar zhu'er dengan nada menantang.
"Apa?!"shin tampak kesal sekarang.
"Malam ini,kita berangkat!?"ujar zhu'er lagi.
"Itukan sama saja dengan guru!?"ujar jingmi.
"Diam!?Anak kecil dilarang bicara!?"ujar zhu'er tidak bisa diganggu gugat.
***
Pagi hari sudah tiba,tapi cahaya tidak pernah masuk bahkan secuilpun didalam.Yohan bahkan tidak tahu apakah ini sudah pagi atau masih malam.Tapi dia yakin kalau hari ini akan menjadi hari yang luar biasa meriah.Diluar sana,ada banyak orang yang menyaksikan kematiannya.Tapi juga ada beberapa orang yang berusaha menyelamatkannya.
Yohan tidak tahu cara mereka menyelamatkannya,karena penjagaan disini sangat ketat.Tapi semoga saja mereka menggunakan sedikit otak mereka.Tidak lama datang puluhan prajurit,sepertinya mereka datang untuk membawa yohan.Seperti biasa mereka melepas rantai dan mengganti dengan rantai yang baru.Kemudian mereka membawa yohan ke tempat kematiannya tiba.
Setelah sekian lama berjalan mereka sampai di tempat yang mereka tuju.Sudah dua hari yohan tidak melihat cahaya matahari dan sekarang cahaya itu sangat menyilaukan.Gambaran tempat ini mirip dengan gladiator.Tempat ini biasanya digunakan pertandingan antara elemen pemanggil atau turnamen antar negara.
"BUNUH DIA!?BUNUH PENDOSA ITU!?"
"JANGAN BERI DIA KESEMPATAN HIDUP!?"
"PENDOSA SEPERTI DIA TIDAK PANTAS HIDUP!?"
"BUNUH!? BUNUH!? BUNUH!? BUNUH!? BUNUH!? BUNUH!? BUNUH!?…"
Sudah ada banyak orang yang duduk menyaksikan hukuman yohan.Mereka bersorak mengejek yohan ini dan itu seperti halnya mengejek pelakor.Yohan masuk kedalam,masih dengan beberapa pengawal yang menjaganya.Terlihat juga tuoli dengan mata tertutup kain hitam.Salah satu prajurid juga menutup mata yohan dengan kain hitam.Kain hitam ini sepertinya diselimuti energi khusus sehingga tidak mudah dibuka.
Yohan hanya bisa tersenyum kecil,apa mereka begitu menginginkan kematiannya?Sayangnya mereka tidak tahu kalau yohan masih bisa melihat aura mereka walaupun dengan mata tertutup dan mendengar langkah mereka dengan sangat jelas.Tidak lama para penjaga meninggalkan mereka berdua dengan rantai yang masih mengikat dan menjadi samsak hidup kultivator kelas atas.
Sepuluh orang masuk setelahnya,yohan tidak tahu siapa mereka.Tapi sepertinya dia pernah melihat aura ini,kalau tidak salah mereka adalah orang orang yang pernah menolongnya dihutan.Para murud dari perguruan matahari surgawi.Empat lainnya murid dari perguruan bulan biru,dua lainnya adalah tianwen dan seseorang yang tidak yohan kenal.Tapi auranya cukup kuat,yohan rasa dia adalah lawan yang merepotkan nanti.
"Pria besar!? Apa kau siap bertarung?!"ujar yohan pada tuoli.
"Tidak!?aku tidak mau mati!?"ujar tuoli takut.
"Tenang,…ada aku melindungimu!?"ujar yohan sembari menepuk tuoli menenangkan.
"Kyaaaa,kau memegang kearah mana?!"ujar tuoli kesal.
"Oh!? maaf maaf,aku tidak sengaja!? kau lihat,mataku juga tertutup!?"
"Mataku juga tertutup bodoh!?"
"Apa?!di mana dia?!"tanya seseorang heran.
Tiba tiba……
"Di sini!?"ujar yohan.
DUAK
Kepala orang itu ditendang oleh yohan hingga dia terpental menabrak tembok.Sebuah senyuman jahat muncul diwajah yohan.Menghadapi mereka semua mudah,hanya masalah waktu menunggu jemputan datang.
Mereka yang menyerang menganga tidak percaya kalau orang yang terlihat seumuran dengan mereka memiliki tenaga yang begitu kuat. Yohan menengokkan kepalanya ke belakang dengan senyuman jahatnya,"Apa dari kalian ada yang mau seperti dia?Kalau ada…… majulah!?"ujar yohan.
Mereka maju bersamaan seperti yang dikatakan yohan.Dari mereka ada yang berbadan besar memakai kapak besar menghantam yohan.Dengan cepat yohan melompat ke atas tubuh pria itu dan mengaitkan rantai ke leher pria besar tersebut.Dicekiknya leher pria itu hingga membiru,tiba tiba serangan datang kearah yohan.Dia kembali melompat ke sisi lain pria besar dan menjadikannya tameng.
DUAR
"Aagh…"Alhasil pria itu yang terkena serangan.
"Chen'ge!?"ujar seorang wanita.
'Jadi pria ini si bocah chen!?' pikir yohan.Sepertinya cen pingsan karena serangan yang mereka berika.Dua musnah tinggal delapan lagi.Sepertinya yohan mulai menikmati pertandingan ini.
Di sisi lain pertarungan
Dalam deretan kursi penonton ada empat orang yang akan menyelamatkan yohan.Mereka masih duduk santai melihat pertarungan yang mendebarkan ini di barisan paling ujung yang jarang ada orang. Mereka kelihatan sedang santai menikmati pertarungan.
"Kapan kita akan menyelamatkan calon suamiku?!"tanya zhu'er.
"Sejak kapan dia jadi calon suami mu?!aku tidak sudi yohan menikah dengan orang gila sepertimu!?"ujar shin sinis.
"Aku juga tidak sudi dia berteman dengan psikopat sepertimu!?"ujar zhu'er tidak kalah sinis.
Mereka saling beradu argumen masing masing dan lupa akan pembicaraan yang sebenarnya."Sudah sudah,sekarang kapan kita akan menyelamatkan yohan?"tanya lingmei.
"Kita lihat dulu pertarungannya,nanti kita selamatkan!?"ujar shin santai.
"Apa?!calon suamiku bisa babak belur!?"ujar zhu'er.
"Tenang saja!?jingmi,kau sudah menyebarkan 'itu' kan?"tanya shin pada jingmi.
"Tentu saja sudah!? Aku bahkan sampai tidak tidur untuk menempelkannya."ujar jingmi yang sepertinya sangat mengantuk.
Zhu'er dan lingmei hanya bisa melihat jingmi kasihan.Dia bekerja keras sendiri untuk menempelkan 'itu' disaat yang lain mempersiapkan persiapan lain untuk penyelamatan.
"Dasar guru sadis!?"ujar lingmei.
1101 kata
...WARNING!!!...
...TOLONG KOMEN, LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...
...TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA!?...