
Saat ini yohan sedang membicarakan hal yang sangat serius empat mata bersama guan san. Akhir akhir ini dia sering memikirkan tentang penyerangan sekelompok orang berjubah hitam. Awalnya yohan mengira jika mereka orang orang suruhan fen atau mantan kepala keluarga Yuan, yuan anming. Karena dia mendengar beberapa bukti seperti apa yang dikatakan yue.
Tapi, tetap saja seperti masih ada yang salah. Langsung menuduh itu bukan berarti mereka pelakunya. Setidaknya yohan harus mencari bukti siapa pelaku sebenarnya."Apa kau bisa menceritakan kejadian saat kau diserang?" tanya yohan pada guan san yang saat ini sedang duduk dihadapannya.
"Bisa saja, tapi kenapa?" tanya guan san. Hari ini sepertinya suasana hatinya sedang bahagia karena ling mei sedang tidak mengikutinya. melainkan sedang berlatih bersama zhu'er.
"Aku hanya penasaran dengan siapa mereka sebenarnya yang menyerang kalian." ujar yohan.Ada beberapa hal yang mengganjal dipikirannya, ' Dikehidupan yang sebelumnya, aku tidak mengingat semuanya. Padahal batas waktu segel hanya sampai lima tahun. Sedangkan mereka tidak tahu jika aku masih hidup dan para bajingan itu sendiri tidak tahu jika aku dari hutan hitam. Itu berarti ada pihak ketiga yang mendalangi semua ini.' pikir yohan.
Shin melihat yohan sedari tadi. Dia bingung, sebelumnya yohan tidak pernah tertarik pada sesuatu seperti ini. Jadi dia juga ingin ikut menyelidiki sama seperti yohan. Sedangkan jingmi sedang ikut berlatih bersama zhu'er dan ling mei.'Sepertinya ini akan menjadi kasus yang menarik benarkan, yohan? ' pikir shin yang masih melihat yohan.
Sedangkan yohan sendiri sedang fokus pada guan san. Merasa dirinya diperhatikan, yohan melirik shin yang hanya fokus pada dirinya saja,"Jika kau kesini hanya untuk mengganggu maka lebih baik kau keluar dan berlatih bersama mereka." ujar yohan pada shin yang tidak fokus pada pembicaraan.
"Hm… jangan marah begitu, aku kesini tulus untuk membantumu!?" ujar shin sembari tersenyum manis.
' Tapi kelihatannya tidak begitu.' pikir yohan. Dia tidak tahu apa yang dipikirkan shin. Karena shin selalu memperlihatkan ekspresi senyum yang tidak bisa di terka. "Terserah." ujar yohan singkat. Yohan kembali melihat guan san yang terlihat tidak nyaman dengan shin,"Jangan pedulikan dia!?… " ujar yohan dan sedikit mendekatkan kepalanya pada guan san,"… Dia gila!?" bisik yohan sembari menutupi pembicaraan.
Sejujurnya guan san sendiri tidak tahu kenapa yohan mengatakan hal seperti itu tentang shin. Baginya, shin terlihat sangat 'normal' dibandingkan dengan yohan dan ketiga orang lainnya.
"Kau sendiri?" tanya guan san kali ini.
"Kenapa menanyakan hal yang sudah pasti? Aku sudah pasti waras, hanya saja aku mengami sres yang berlebihan khi khi khi khi khi khi khi khi khi khi khi…" ujar yohan yang sangat tidk bisa dipercaya.
'Kau orang gila yang masih merasa otaknya sehat.' pikir guan san. Dia tidak tahu harus mengatakan apa. Bergaul dengan beberapa orang yang baru dikenal membutuhkan adaptasi yang cukup lama baginya. Apalagi dia adalah seseorang yang menutup diri dari orang luar. "Aku akan langsung mencaritakan kejadian yang sebenarnya." ujar guan san yang tidak tahan dengan basa basi ini.
"Oh, kau orang yang sangat serius. Baiklah… ceritakan semuanya!?" ujar yohan dengan kedua tangan menyanggah kepala sembari tersenyum. Diikuti dengan shin yang juga memperhatikan guan san yang akan bercerita.
"Saat itu semuanya berkumpul pada satu tempat seperti yang ada diperaturan pertandingan sebelum mulai……" ujar guan san kembali mengingat bagaimana saat dia bersama peserta lain diserang orang orang berjubah hitam.
FLASHBACK
Para peserta yang tersisa berkumpul dipinggir hutan seperti yang diarahkan kaisar qi sebelum memasuki hutan hitam. Mereka yang tersisa makin sedikit karena dimangsa monster yang lebih kuat dari kultivasi mereka. Orang orang yang tersisa sekitar sepuluh orang, yaitu…
Tiga orang dari negara Yan mereka adalah Xing li, horan dan zhishu.
Satu orang dari negara Zuo dia adalah gadis kecil dengan dada yang besar, Shi rui.
Guan san dari negara Wu, dan…
Dua orang dari negara Tang, Yebei dan peony. Sedangkan sisanya dari negara Qi.
Mereka berkumpul bersama dalam satu tempat. Lama menunggu pirtal terbuka, tiba tiba saja datang sekumpulan orang dari atas. Mereka berpakaian serba hitam dan menutupi wajah mereka dengan kain hitam yang hanya memperlihatkan mata saja seperti seorang pembunuh. Orang orang itu cukup banyak sekitar lima orang. Namun kultivasi mereka berada di ranah inti yuzhou tahap dua.
"Siapa kalian?" tanya salah seorang dari para peserta.
"Kami adalah 'kelompok gila' yang ingin membunuh kalian!?" ujar salah seorang dari mereka.
Seketika mereka semua kaget, "Jika kalian kelompok gila, maka__"
SLASH
Tiba tiba saja orang orang berjubah hitam menyerang mereka tanpa memberi peringatan terlebih dahulu. Orang orang itu menyerang dengan pedang panjang nan tajam. Satu persatu dari para peserta mati ditangan mereka. Hanya tinggal perwakilan dari negara lain.
"Koko bei, bagaimana ini?" tanya peony, sepertinya dia mulai panik.
"Jangan khawatir!? Aku akan melindungimu!?" ujar yebei ketika ada seorang dari pihak musuh mendatangi mereka berdua. Dia semakin meningkatkan kewaspadaannya. Tangannya mengepal gemetar menahan ketakutan. Karena yang dihadapinya saat ini adalah seorang ranah inti yuzhou, sedangkan dirinya masih berada di ranah surgawi. "Kenapa kalian menyerang kami?" tanya yebei pada pria didepannya.
"………" pria itu hanya diam dan langsung menyerang yebei.
Ting
Kedua pedang mereka saling beradu dengan suara yang nyaring. Yebei hanya bisa mengandalkan kekuatannya saat ini untuk melindungi peony. Dia menggunakan jurus pedang bunga salju dari perguruannya. Gerakan yang anggun tapi dingin membuat terpana mata memandang. Biasanya ini digunakan untuk perempun, namun karena jurus pedang ini yang paling kuat mau tidak mau yebei harus menggunakannya.
Seketika segalanya menjadi dingin dan jika terkena serangan pedang yebei maka luka dari sabetan pedang itu akan berubah menjadi es. Partikel es tersebut akan masuk meresap kedalam luka dan membekukan sel sel darah merah. Jurus ini bisa menyebabkan seseorang mati membeku jika tidak segera ditolong.
Di sisi lain, Ketiga orang dari negara yan sedang melakukan formasi tiga elemen pada kedua orang berjubah hitam. Xing li menggunakan formasi api, horan menggunakan formasi angin dan zhishu menggunakan formasi petir. Ketiga elemen degan xing li yang berada ditengan dan kedua orang itu berada dikedua sisinya. Meskipun kultivasi mereka masing masing berada di ranah hidup dan mati tetapi formasi ini dapat melumpuhkan seseorang dengan ranah surgawi abadi.
Dari ketiganya keluar pusaran api, angin dan petir menyerang kedua orang yang juga sedang melakukan formasi pertahanan. Kekuatan mereka sepertinya seimbang dalam kekuatan formasi masing masing.
Shi rui yang berasal dari negara Yao saat ini sedang gemetar ketakutan dengan seorang berjubah hitam didepannya. Orang itu segera akan menebas shi rui secepatkan. Namun…
Duar
Tiba tiba orang berjubah hitam itu mundur karena ada aura hijau muda mengelilingi tubuh mungil shi rui. Dan aura itu sangat berbahaya jika disentuh. Contohnya ledakan kecil yang barusan.
Ini adalah sebuah teknik khusus milik keluarganya. Namanya adalah 'teknik perubahan wujud dan kultivasi' Sesuai namanya, teknik ini bisa merubah wujud penggunanya menjadi sosok lain dan kultivasi mereka meningkat pesat. Tapi teknik ini hanya bisa bertahan selama lima belas menit saja.'Aku harus cepat cepat membunuh pria ini, jika tidak aku yang akan dibunuhnya!?' pikir shi rui.
Guan san saat ini hanya berdiri menjaga ketenangannya disaat musuh ada dihadapan dirinya. Baginya, ketenangan itu penting disituasi apapun. Dia memakan sebuah pil penguat tubuh agar bisa melawan musuh didepan. Meskipun dia tahu nantinya akan kalah, dia mempersiapkan diri untuk melarikan diri jika semua peserta kalah.
Yebei mulai kesulitan melawan pria berjubah hitam. Mau sekuat apapun jurusnya dia tetap tidak bisa mengalahkan pria yang dilawannya. Perbedaan kultivasi yang cukup jauh tidak bisa dipungkiri dan jurus jurus yang dikeluarkan pria itu juga tidak kalah kuat dengan yang yebei keluarkan.
WHUSShh
Disaat yebei belum siap, pria itu mengeluarkan jurus pusaran angin merah yang bisa sangat tanam. Jika terkena serangan itu dijamin akan langsung mati. Pria itu tidak mengatakan apapun dan langsung menyerang yebei…
"Koko bei, AWAS!?" teriak peony. Disaat genting seperti itu peony datang dan menjadikan dirinya sebagai perisai hidup menghadap yebei.
CRAT
Pusaran angin itu menembus dada peony, tidak hanya itu ternyata pusaran angin tersebut masih bisa menyerang dan menembus dada yebei juga. Peony ambruk ke bawah dengan kesadaran yang sudah hampir tiada. Sedangkan yebei terduduk kebawah dengan luka parah didadanya. Nafasnya mulai melambat dengan banyaknya darah yang keluar dari luka didadanya dan mulutnya. Yebei menatap peony yang juga menatapnya.
Terlihat peony yang sedang menangis menatap yebei. Dia menyesal tidak bisa melindungi orang yang dicintainya. Tapi yebei hanya tersenyum melihat peony yang menangis seperti anak kecil. Lalu dia berusaha mengatakan sesuatu, namun yebei hanya menggerakkan mulutnya saja dan tidak mengeluarkan suara apapun. Dan kesadarannya mulai menghilang, kemudian dia menutup matanya perlahan.
Peony tersenyum,"Aku juga… mencintaimu!?" setelahnya dia juga menutup matanya perlahan.
DUARR
"Aaggh!?" teriak xing li, horan dan zhishu bebarengan.
Ketiga orang dari negara yan tersebut kalah dalam formasi mereka. Kedua orang berjubah hitam itu langsung menyerang tiga perwakilan dari negara yan.
SLASH SLASH SLASH
Ketiga kepala mereka langsung putus dari tempatnya. Setelahnya kedua orang itu langsung pergi tanpa mengatakan apapun lagi.
Melihat semakin sedikit peserta yang hidup, guan san berlari ke arah shi rui dengan dikejar oleh musuhnya. Dia ingin mengajak shi rui untuk kabur bersama meskipun awalnya dia ingin pergi sendiri tapi dua lebih baik dari pada satu. Namun belum sempat berhadapan, shi rui sudah dibunuh oleh musuh yang dihadapinya. Langkah guan san langsung berhenti dan berbalik menghadap mereka yang sudah mengepungnya.
GLEK
Guan san menelan ludahnya ketika para musuh mengepungnya. 'Tenang, pikirkanlah suatu cara untuk bisa kabur.' Pikir guan san yang berusaha untuk tetap tenang. Dia terpikirkan satu cara melarikan diri. Guan san menutup hidungnya dengan kain putih yang diikatkan. Lalu…
BUSSHHH
Dia melempar satu benda aneh berbentuk bulat kecil dan mengeluarkan gas putih yang menghalangi pandangan. Setelah itu dia kabur selagi para musuh tidak menyadarinya. Setelah gas yang menghalangi pandangan agak hilang, mereka baru menyadari kalau guan san melarikan diri. Mereka berusaha mengejar guan san yang agak jauh. Namun tiba tiba saja kesadaran mereka sedikit memudar.
"Sial!? apakah bocah itu menyebarkan gas tidur yang kuat?" ujar salah seorang dari mereka.
"Kalian, berhenti!?" ujar salah satu dari mereka yang sepertinya ketuanya.
Tidak lama mereka berhenti dan bingung kenapa ketua menyutuh mereka berhenti. "Kenapa kita berhenti?" tanya yang lain.
"Biarkan saja dia kabur, lagi pula dia juga pasti terkena efek dari gas tidurnya sendiri. Hanya sedikit manusia yang bisa bertahan didalam hutan hitam. Lebih baik kita lapor padanya saja!?" ujar ketua mereka dengan suara yang berat.
"Baik!?" ujar mereka bebarengan.
SEKARANG
Yohan terkejut dengan apa yang diceritakan guan san. Kelompok yang menyerang mereka mengaku bernama 'kelompok gila' padahal saat itu mungkin yohan sedang berada di klan monster. 'Ini jelas jelas ada yang sengaja menuduh kami. Tapi, kenapa?' pikir yohan.
"Aku pikir, orang yang mendalangi semua penyerangan mungkin adalah seseorang yang sangat membencimu atau orang yang sangat menyayangimu!? mungkin bisa juga keduanya?!" ujar shin yang membuat yohan terkejut.
"Apa maksudmu?" tanya yohan.
"Contohnya saja aku, saat bersenang senang dengan 'mereka' aku ingin membuat mereka sangat sangat menderita karena aku membenci mereka. Tapi ketika mereka akan segera mati, aku sangat sedih dan ingin menyelamatkan mereka lalu menyiksanya lagi. Bayangkan saja ketika darah segar keluar dari celah celah lubang wajah mereka, membayangkannya saja sudah sangat senang." ujar shin yang membuat suasana serius jadi rusak. Apalagi shin menceritakannya dengan ekpresi gembira.
'Meskipun apa yang dikatannya itu berlebihan tapi sepertinya menyenangkan. Namun apa yang dikatakan si psikopat ini sepertinya ada benarnya. Tapi siapa yang paling membenciku dan yang paling menyayangiku?' pikir yohan yang memikirkan siapa pelaku sebenarnya.
***
Dalam ruangan gelap tampak seorang pria sedang duduk dikursi dengan senyum yang selalu melekat diwajahnya. "Hm~ hm~ hm~" dia bersenandung mengikuti suasana hatinya yang sedang baik. Dihadapannya tergeletak sebuah buku yang sedang dibacanya, "Teruslah mencari tahu dan temukan aku!?" ujar orang itu.
...~~...
1937 kata
...SEMOGA SUKA!?...