
Sekali yohan mengatakan itu,an langsung tahu apa maksudnya.Yohan ingin an dan kelompoknya menjadi kulit dari kejahatan yang akan mereka buat di kota yunlong ini.Dengan kata lain,semua pandangan buruk mereka yang dapat dan yohan yang akan bersantai melihatnya.
Awalnya dia mengira kalau mereka adalah kultivator yang diperintahkan kekaisaran yan untuk menangkapnya.Tapi itu salah,An sekarang menduga kalau mereka adalah penjahat gila yang baru baru ini menggemparkan negara qi.Tapi dia tidak menyangka kalau dugaannya menjadi kenyataan.
An tidak mau dikontrol oleh penjahat gila sepertinya,tapi dia juga masih ingin hidup dan memiliki keluarga."Kenapa aku harus menurutimu? dan apa untungnya bagiku?"tanya an hati hati.
"Karena kau tidak punya pilihan lain selain menurutiku,dan aku akan membantumu jika kau membantuku!"ujar yohan.
An memikirkan lagi tawaran yohan yang cukup bagus."Baiklah,aku akan terima tawaranmu!"ujar an masih hati hati.
"Berdiri!?"ujar yohan pada an yang masih hati hati karena yohan masih menodongkan pedangnya.Yohan berjalan ke belakang an dan memegangi an dari belakang.Yohan masih mengancamnya dengan pedang yang siap menggorok lehernya.
"Apa yang kau lakukan?!"ujar an penuh penekanan.
"Katakan pada para anak buahmu untuk berhenti,aku tidak tahu kapan kau akan melawan balik,bukan!?"ujar yohan disertai senyum liciknya.
An tidak bisa berkata kata lagi selain menghentikan pertarungan yang masih terjadi.Apalagi kelompok harimau iblis juga ikut menyerang kelompoknya."KALIAN SEMUANYA BERHENTI!?"teriak an pada semua orang yang masih bertarung.Dalam sekejap mereka semua yang masih bertarung berhenti seperti waktu yang terhenti.
"Jika kalian ingin pemimpin kalian selamat,maka kalian harus menuruti apa kataku!?"ujar yohan.
Para anggota kelompok mawar duri saling melihat satu sama lain.Sebelumnya mereka tidak pernah melihat ketua mereka kalah.Tapi,sekarang yang mereka lihat adalah huei an seorang ketua sekaligus penjahat terganas negara yan kalah dari seorang pria misterius.
"Tapi,ketua…"protes salah satu anggota mawar duri.
"Turuti apa katanya!"ujar an sembari menatap tajam anak buahnya.
Yohan tersenyum dibalik tudungnya,'Rencanaku akan semakin sempurna ' pikir yohan."Karena kalian semua akan menuruti perintahku,maka aku akan membarikan perintah pertamaku pada kalian!Sekarang,antar aku ke markas kalian!?"perintah pertama yohan.
Hening
"Emm…tuan,markas kami disini!?"ujar salah satu anggota mawar duri.
"Apa?benarkah?"tanya yohan pada an.
"Be…nar!?"jawan an ragu.
"Oh,terserahlah!?"Yohan menatap anggota harimau iblis,lalu terpikir kembali ide cemerlang."Kalian,antar aku ke markas kalian!?"ucap yohan yang disambut kecemasan dari kelompok harimau iblis.
Mereka takut kalau yohan akan melakukan sesuatu seperti yang dia lakukan pada mawar duri.Tapi mereka masih menaruh kepercayaan pada ketua mereka.Bahkan kultivator dari keluarga yuan kesulitan untuk menangkap ketua harimau iblis."Baiklah!?"ujar salah satu dari mereka.
Sejujurnya kelompok harimau iblis baru tahu kalau penginapan ini adalah markas dari kelompok mawar duri.Mereka sangat menutupi markas mereka,jadi banyak yang tidak tahu tentang dimana markas mawar duri sebenarnya.Tapi siapa sangka kalau markas mereka adalah sebuah penginapan.
Yohan melepaskan pegangannya dari an dan mengikuti kelompok mawar duri."Jingmi,ikut aku!?"ujar yohan pada jingmi.Tanpa bertanya lagi,jingmi langsung mengikuti yohan dibelakangnya.
Mereka mengikuti kelompok harimau iblis menuju markas mereka yang tersembunyi.Untungnya badai diluar sudah tidak sebesar sebelumnya,sekarang hanya hujan besar saja.Tidak lama berjalan,mereka sampai di depan sebuah markas besar dengan bentuk rumah besar dengan halaman yang luas.
Sampai di depan gerbang ada tidak ada penjaga,namun dari balik gerbang ada bolongan bentuk persegi panjang cukup untuk kedua mata.Di sana terlihat sepasang mata yang sedang menatap keluar gerbang.
"Apa kodenya?"tanya orang dibalik gerbang.
"Gerbang empat arah mata angin harimau iblis!?"Ujar orang yang memandu di depan.
"Kalian boleh masuk!"
Tidak lama gerbang terbuka yang memperlihatkan halaman yang luas.Ada banyak orang bertubuh besar dan garang dimana mana.Hanya yohan dan jingmi yang terlihat kerempeng di sana.Mereka memasuki rumah besar dan masuk lebih dalam untuk menuju tempat ketua harimau iblis.
"Dimana ketua?"tanya orang yang mengatakan kode.
"Dia berada di ruangannya,tapi siapa mereka,tomu?"tanya orang itu dan menunjuk yohan dan jingmi.
Tomu,orang yang mengatakan kode dan orang kepercayaan ketua harimau iblis yang bernama tuoli.Tomu menatap yohan,dia tidak tahu harus bilang apa.Tidak mungkin bukan kalau dia bilang 'Mereka adalah orang yang akan menaklukan kita' yang ada tomu yang akan disemprong orang orang harimau iblis.
Yohan hanya menatap tajam tomu,dia seperti memberi kode 'katakan apapun' pada tomu.
"Mereka adalah tamu yang ingin menemui ketua."ujar tomu setelah mendapat tatapan tajam yohan.
TOK TOK TOK
"Ketua,ini aku!Tomu!?"ujar tomu.
"Ada apa?"tanya seseorang dari dalam.
"Aku membawa dua orang tamu untuk ketua?!"
"Siapa mereka?"
"Mere___"
"Kami adalah orang yang akan mengalahkanmu!?"ujar yohan dengan santai dan disambut pelototan dari tomu.
"Apa yang kau__"ujar tomu berbisik namun dipotong.
"Ttsssstt!?"yohan menempelkan jari telunjuknya di bibir lalu tersenyum seram.
Tidak lama pintu terbuka lebar dan memperlihatkan seseorang dengan tubuh besar dengan bekas luka dimana mana dan kepala yang botak. Yohan tersenyum senang akhirnya pintu kemenangan terbuka.Jingmi terus memperhatikan yohan,dia merasa yohan terkadang bersikap aneh.Tapi dia masihlah orang yang sama.
Tuoli melihat tomu dan memberi kode agar dia pergi,"kalian berdua,masuklah!?"ujar tuoli dingin.
Kedua orang itu masuk dengan santai walaupun atmosfer di dalam ruangan sesak.Untuk orang yang berada di bawah tuoli,hawa membunuh ini seperti dicekik seseorang.Meskipun jingmi berada di bawah tuoli,namun hawa membunuh shin seratus kali lebih besar dari ini.Karena dia selalu berlatih dengan hawa membunuh shin yang seperti ingin membunuh seisi negara. Jadi ini tidak ada apa apanya dengan shin.Berkat pembelajaran guru seorang psikopat.
"Dengan tubuh kecil seperti itu kau ingin membunuhku?Jangan bermimpi!?"Ujar tuoli sombong dengan menunjuk nunjuk yohan tepat didadanya.
"Kau salah paham,bukan aku yang akan mengalahkanmu.Tapi,………dia!?"ujar yohan sembari memegang kedua bahu jingmi dengan dirinya yang sudah dibelakang jingmi.
"Apa?!"ujar jingmi syok berat.
"Hah?!"kaget tuoli melebihi jingmi.Kemudian,"Ha ha ha ha ha ha ha ha…" tuoli tertawa terbahak bahak mendengar kalau dia akan melawan seorang bocah yang bahkan belum berumur enam belas tahun."Aku melawan bocah waria ini? ha ha ha ha ha ha …kurasa kau sudah gila!?"ujar tuoli sombong.
Dipanggil waria jingmi merasa tidak terima.Karena dia adalah laki laki sejati,masa dipanggil waria.
"Kau belum tahu kalau kau belum mencobanya,bukan?!Aku bertaruh kau akan kalah dengan memalukan nanti!?"ujar yohan dengan percaya diri.
Ekspresi tioli berubah menjadi tidak senag dengan perkataan yohan yang terlalu melebih lebihkan jingmi.'Heh,apa hebatnya bocah waria ini? lihat saja nanti,aku akan membalikkan perkataan sombongmu itu!?' pikir tuoli sombong."Kalau aku menang melawan bocah waria ini,apa yang akan kau berikan padaku?"tanya tuoli pada yohan.
"Apa ya?!"yohan tampak berpikir,"mungkin,ini?"yohan menunjukkan 'tidak ada' pada tuoli.Dalam sekejap tuoli langsung berbinar melihat senjata yang dikeluarkan yohan padanya.Dia memilii firasat kalau senjata ini memiliki tingkat yang sangat tinggi dan harga yang mahal."Tapi,…kalau jingmi yang menang,kau dan kelompokmu harus berada di bawah kendaliku!?"lanjut yohan dengan senyuman yang menyeramkan.
Sejujurnya itu terlalu beresiko,tapi yang menjadi lawannya adalah anak kecil.Apa yang bisa dilakukan oleh seorang anak kecil? paling juga menangis memanggil ibunya.
"Baiklah,aku setuju!?kapan kita akan bertanding?"tanya tuoli dengan percaya diri.
"Sekarang!?"ujar yohan dengan seringai jahat.
1237 kata
...WARNING!!!...
...TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...
...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...