Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
19.Persiapan



Dalam perjalanan pulang yohan selalu diikuti oleh mei'er,gadis yang di selamatkan yohan.Rasanya agak risih bila selalu ada seseorang yang mengikutimu kemanapun kau pergi.Seperti seseorang yang otaknya sedikit bermasalah.Dan dia sedang berdiri di hadapan yohan sekarang.


"Siapa dia?"tanya zhu'er sambil menatap mei'er tajam.


"Oh,dia adalah seseorang yang selalu mengikutiku kemanapun aku pergi.Persis seperti 'seseorang' yang ada di depanku saat ini."ujar yohan dengan nada sarkasnya.


Zhu'er tidak merespon perkataan yohan dan malah menatap mei'er semakin tajam.


Tiba tiba mei'er mengingat sesuatu tentang zhu'er,"Bukankah kau adalah gadis aneh yang ada di desa bambu kuning?"tanya mei'er tiba tiba.


"Apa kau mengenalnya?"tanya yohan pada zhu'er.


"Tidak."jawab zhu'er datar.


"Hah? Apa kau tidak ingat aku?"tanya mei'er lagi.


"Tidak."


"Aku adalah orang yang menolong mu di desa bambu kuning.Apa kau ingat?"


"Tidak."


"Tidak mungkin.Apa aku salah orang?"


"Mungkin."Zhu'er memalingkan wajahnya ke kiri.


Yohan yang melihat itu langsung mengetahui kalau zhu'er sudah ingat tapi pura pura tidak ingat."Tidak ingat,ya? hmm…sayang sekali.Padahal jika kau ingat aku mungkin akan berkencan satu kali dengan mu!"ujar yohan.


"Oh,setelah aku pikir pikir aku ingat.Kau adalah gadis yang pernah memberi ku makan dan selalu cerewet setiap waktu."ujar zhu'er sambil melirik yohan tanda kencan,"apa kita akan kencan?"tanya zhu'er polos.


"Iya,di dalam mimpimu kita akan berkencan."jawab yohan dingin.Lalu pergi tanpa bilang apapun lagi.


Seperti biasa zhu'er tidak berekspresi apapun dan selalu datar setiap kali yohan berkata kejam.Mungkin kalau gadis lain akan mencibir atau mencaci yohan.Tapi,zhu'er berbeda.Walaupun yohan selalu berkata dingin atau kejam dan terkadang perbuatannya bisa disebut mengancam nyawa,zhu'er tetap tidak bereaksi apapun.Seperti dia sudah mengenal lama yohan sejak dulu.


Mei'er menghampiri zhu'er,"Apa kau baik baik saja?"tanya mei'er.


"Memangnya aku kenapa?"tanya zhu'er balik.


"Bukankah perkataannya keterlaluan tadi?Kau psti sangat terluka."


"Bukankah tadi dia sangat keren? kenapa aku harus terluka?"tanya,hu'er datar.


"Apa?"Mei'er mulai bingung kenapa mei'er malah senang.


"Calon suami ku tadi sangat keren.Apa dia akan benar benar kencan dengan ku di dalam mimpi?"tanya zhu'er dengan wajah merona.


"A apa kau gila?pria brengsek tadi mempermainkanmu loh!"mei'er tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


"Aku waras."ujar zhu'er kemudian pergi mengikuti yohan.


DI TEMPAT YOHAN


"Aku di mana ya?"tanya yohan pada diri sendiri."Aku tersesat lagi.Seharusnya aku bareng dengan mereka saja."Yohan melanjutkan perjalanannya.Sayangnya ia masih belum bisa terbang,untuk bisa terbang setidaknya harus mencapai ranah selanjutnya.


Sekilas yohan melihat ada seseorang di balik pepohonan.Dia akan bertanya pada orang itu."Permisi,apa kau tahu jalan keluar hutan ini?"tanya yohan yang sudah ada di belakang orang tersebut.


"Iya?"Orang itu berbalik,dan…


Yohan sangat terkejut melihat siapa yang ada di depannya.Dia adalah Xiu xi yun,wanita yang telah mengkhianati yohan.Seketika jantung yohan berdetak kencang ketika melihat xi yun.Dulu,setiap kali ia dekat dengan xi yun jantungnya pasti akan berdetak kencang.Tapi sekarang berbeda,sekarang jantungnya berdetak kencang karena ia sangat ingin membunuh gadis munagik di depannya.Yohan menahan hawa membunuhnya untuk tidak membuat xi yun curiga dan mulai berekting.


"Apa kau tahu jalan keluar hutan?"tanya yohan ramah sambil tersenyum manis.


Seketika wajah xi yun berubah merah di buatnya."Y ya,aku tahu tuan."ujarnya dengan senyuman.


Dalam hati yohan ia ingin sekali merobek mulut gadis itu hingga tak sanggup tersenyum sekalipun.Bahkan bersikap ramah pada gadis di depannya saja sudah sangat menjijikan.Tanpa aba aba xi yun meraih tangan yohan tanpa izin.


Yohan melirik tangan yang memegang tangannya itu,'Benar benar wanita murahan.' ujar yohan dalam hati.Xi yun menarik tangan yohan dan berjalan keluar hutan.Yohan memandangnya seperti sesosok iblis yang melihat mangsanya.'Tunggu dua bulan dan aku akan memotong tanganmu!'ujar yohan dalam hati.


BEBERAPA SAAT KEMUDIAN


"Kita sudah sampai."ujar xi yun sambil melepas tangan yohan.


"Terima kasih untuk bantuannya!"ujar yohan masih memasang senyum manisnya.


"Sama sama! lagi pula aku juga akan keluar dari hutan.Namaku Xiu xi yun,ngomong ngomong siapa nama tuan?"tanya xi yun.


"Yohan,namaku Liu yohan."


***


Sesampainya yohan terus saja mencuci tangannya hingga bersih,takut ada kuman yang menempel.Yang lain hanya bisa melihat yohan bingung.Sejak kapan yohan jadi sangat bersih seperti itu? Setelah selesai mencuci tangannya yohan segera mengelapnya dengan kain terbersih.


Saat ini mereka berlima sedang berkumpul di rumah shin.Sekarang yohan tinggal di rumah shin dan tidak di penginapan lagi.Rumahnya cukup besar,setidaknya muat untuk mereka bertiga.


"Perkenalkan,dia adalah anggota baru kita namanya…"yohan melirik ke ling mei.


"Nama ku ling mei.Panggil saja aku mei'er."ujar mei'er.


Shin terus melihat ke mei'er,"Kau memiliki mata yang sangat indah."ujar shin sambil tersenyum manis,'Sampai sampai aku ingin sekali mencongkelnya.'pikir shin.


"Terima kasih."ucap mei'er dengan wajah merona.


"Aku akan mengumumkan sekali lagi karena kita mendapat anggota baru.Dua bulan lagi kita akan membantai keluarga xiu?!"ujar yohan yang mendapat semua perhatian mereka terutama mei'er.


"Apa kalian gila?menyerang keluarga xiu?Tanpa persiapan apapun?Dan kita hanya berlima?"Tanya mei'er dengan syok mendengar mereka akan menyerang keluarga xiu.


"Aku waras."ujar yohan.


"Aku juga waras."diikuti shin,


"……"zhu'er walaupun tidak bicara,dan…


"Aku waras."jingmi.


'Siapapun tahu kalau kalian gila.' pikir mei'er.


"Jangan khawatir.Kami menyerang keluarga xiu bukan tanpa persiapan apapun.Besok,kita akan pergi ke lembah monster untuk berlatih.Siap tidak siap,kita harus berangkat!?"tegas yohan.


"Le lembah monster? tapi di lembah itu ada banyak sekali monster tingkat tinggi dari 1 sampai 10 ! Itu akan sangat berbahaya kau tahu?"protes mei'er.Itu adalah reaksi yang normal untuk orang waras,tapi tidak dengan mereka merempat yang otaknya rada rada.


"Aku tahu dan aku yang lebih tahu dari kau.Jadi tutup mulut cerewet mu dan diamlah!"ujar yohan dingin yang mulai risih terus di baweli mei'er.


"Apa!"ujar mei'er kesal.




1034 kata



TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA



TERIMA KASIH