
Malam ini seperti biasa mereka hanya melihat ketika yohan sedang disiksa habis habisan.Tianwen masih memukuli yohan sepuas yang dia inginkan.Tapi akhirnya dia berhenti saat ada seorang pengawal menghampirinya.
"Tuan,kau dipanggil yang mulia ratu!?"ujar pelayan tersebut.
"Benarkah?Sial!?aku sudah kotor dengan darah bajingan ini.Katakan pada yang mulia aku akan kesana setelah ganti baju!?"ujar tianwen.
"Baik,tuan!?"pengawal itu segera pergi dari posisinya melapor.
"Kali ini kau beruntung orang gila!?"Tianwen pergi dan meninggalkan yohan yang sudah bersimbah darah dimana mana.
"Hei,pecundang!?"panggil yohan tiba tiba pada tianwen.
Dengan amarah tianwen berbalik dengan mengeraskan rahangnya marah,"Apa kau bilang,ban**at?"teriak tianwen marah.
"Oh?kau berbalik.Itu berarti kau benar benar pecundang,ya?ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha……"ujar yohan mengejek tianwen.Hanya ini yang bisa dia lakukan sekarang.
"DASAR ORANG GILAAA!?"teriak tianwen yang berlari menuju yohan yang masih tertawa.Tapi aksinya dihentikan oleh beberapa prajurit sehingga tianwen tidak jadi memukul yohan kembali."Aku akan kembali lagi dan menghajarmu sampai mati!?"ujar tianwen kesal dan pergi dari hadapan yohan segera dengan membawa amarah.
"Pecundang~oh pecundang mau nikah dengan ratu~pecundang mau nikah!?pecundang mau nikah!?ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha…"yohan menyanyikan lagu yang berjudul 'pecundang mau nikah' dengan suaranya yang merdu tidak jelek tidak.
Lagi pula kekuatannya juga belum pulih secara sempurna.Jadi yohan ingin mengambil segera sebagian besar kekuatannya yang disegel di dalam tubuh han.Jika kekuatannya sudah pulih sempurna,dia akan jauh lebih mudah menghadapi musuh musuhnya di dunia luar hutan.
Setelah tianwen pergi,tersebar kabut hitam lekat disekeliling yohan dan membentuk sosok hitam misterius.
"Apa kau ingin bersamaku lagi?tuanku?"ujar sosok misterius didepan yohan.
"………"yohan hanya memandang sosok misterius didepannya.
"Jika tuan ingin aku kembali,tunggu setelah 30 hari ketika malam bulan merah muncul!?Saat itu tuan bisa mengingat insiden lima tahun lalu dan membuka segelnya!?"ujar sosok hitam tersebut,lalu mendekati yohan dan memeluknya,"Tenang saja,kau masih memiliki aku!?Gunakakanlah aku bahkan setelah kematian menjemputmu!?"sosok itu menghilang.
Tiga puluh hari,selama itukah?tapi apa tiga puluh hari yohan masih hidup?Tentu dia masih hidup.Dia adalah pemeran utama novel ini,jika dia mati novel akan berakhir.Tiga puluh hari,yohan akan bertahan selama mungkin.
***
Tianwen pergi menemui fen dengan pakaian bagus.Dia berjalan kekamar fen,sesampainya disana pintu terbuka dan dia masuk dengan percaya diri.Saat dia masuk,ia sudah mendapati seorang wanita cantik sedang duduk di kursi dengan setumpuk bunga mawar hitam diatas meja.
Fen melihat tianwen yang sudah berdiri melongo melihat dirinya yang sedang memotong duri mawar,"Aku dengar,kau memukuli zhen!?apa itu benar?"tanya fen.
Tianwen tersadar dari lamunannya,"Itu,itu tidak benar yang mulia!?Justru aku yang dicaci maki olehnya!?"ujar tianwen membela diri.
Tapi fen terlalu pintar untuk dibodohi.Dia tersenyum melihat tianwen berbohong dihadapannya,"Aku percaya padamu!?tapi,jika kau membuat zhen marah…aku tidak tahu apa yang akan terjadi padamu selanjutnya!?"ujar fen samar samar memberi peringatan pada tianwen.
Tianwen langsung tahu akan peringatan itu.Tapi dia salah mengartikannya.Dia pikir fen melindungi yohan karena dia anaknya,tapi yang sebenarnya adalah fen takut jika yohan membuat keributan lagi seperti dulu."Baik,yang mulia!?"ujar tianwen sembari sedikit membubgkuk dan pergi dari hadapan fen.
Dia pergi dengan kecemburuan dihatinya.Cemburu karena dia mengira yohan jauh lebih diperhatikan walaupun didalam penjara.Tapi tiba tiba ada suara seseorang yang membuatnya berhenti.
"Kenapa kau berjalan dengan amarah seperti itu?"tanya anming dibalik bayangan tembok.
Tianwen berhenti melangkah,"Kau?untuk apa kau berbicara padaku?pergilah!?aku sedang kesal saat ini!?"ujar tianwen kesal.
Wajah tianwen langsung berubah menjadi tambah emosi saat anming mengetahui sumber kekesalannya."Kau…"tianwen menahan amarahnya. Karena jika dia bertarung disini orang yang jauh lebih kuat akan datang dan melerai pertarungan mereka yang seperti anak kecil jika dimata kurtivator klan monster.
"He he he he he ternyata aku benar!?Tentu saja dia perhatian,walau bagaimanapun orang gila itu adalah anaknya.Meskipun dia tidak menyukainya!?"ujar anming yang semakin membuat marah tianwen.Dia tahu alasan sebenarnya kenapa fen melindungi yohan.Itu karena dia lebih mencari tahu tentang yohan sebelumnya.
Tapi dia sengaja memprovokasi tianwen agar dia lebih membenci yohan dan akhirnya bekerja sama dengannya untuk membunuh yohan."Aku punya rencana,jika kau ingin membuat yang mulia ratu lebih memperhatikanmu.Bergabunglah dengan rencana yang aku buat,bagaimana?"tawar anming.
"Baiklah,aku terima tawaranmu!?"jawab tianwen.
***
"Apa yang akan kita lakukan sekarang?"tanya lingmei.
Mereka saat ini masih didalam gua dengan yebei dan peony yang sudah tidur."Aku tidak tahu.Bukankah yohan sudah bilang untuk menunggunya disini?kita tunggu saja!?"ujar shin.
"Tapi bagaimana jika terjadi sesuatu pada yohan'ge nanti?guru mau tanggung jawab?"jingmi sudah sangat khawatir dari tadi.
"Tentu saja tidak.Tapi kita harus menunggu dulu setidaknya beberapa hari disini.Sabarlah sedikit!?"Diantara mereka bertiga shin yang pakibg sabar.
"Baiklah,jika terjadi sesuatu padanya kau yang akan bertanggung jawab nanti!?"lingmei sudah sangat kesal karena shin terlihat sangat santai.
Dan diantara mereka juga seorang gadis kecil berada ditengah tengah pembicaraan.Ya,gadis itu masih bersama mereka walaupun tidak diikat.
"Emm,apa tidak apa kalian membi arakan hal sepenting ini didepanku?" tanya gadis itu. Namanya adalah Rui, Shi rui. Dia adalah perwakilan dari negara Zuo.
Mereka bertiga dan satu burung melihat rui bersamaan.Rui langsung menutupi wajahnya saat nelihat mata mata mereka menatapnya langsung."J jangan melihatku!?"ujar rui malu.
"Aku pikir dia batu!?"ujar shin.
"Ternyata manusia pemalu!?"timpal seekor burung yang ada dipundak shin.
Rui langsung kaget saat melihat seekor burung bisa bicara.Dia tidak pernah melihat burung yang bisa bicara selancar itu."B bu bu burung itu bisa bicara?ji ji jika di luar hutan tahu mereka pasti akan menangkapnya!?"ujar rui.Dan ketika dia bicara begitu,seketika dia mendapat tatapan dingin dari mereka bertiga dan seekir burung,yue.
"Itu akan terjadi jika kau memberitahu mereka,bukan?"ujar lingmei.
"Jika kau keluar dan berteriak teriak ada burung yang bisa bicara kau akan tamat!?"ujar jingmi.
"Bersiaplah!?aku akan mencincangmu jika memberitahu orang orang bodoh itu!?"ujar shin.
"Quack quack quack quack quack!?"ujar yue,artinya(jika kau memberitahu mereka aku akan memakanmu!?)
Rui gemetar ketakutan dengan orang orang didepannya dan satu burung.'Apa mereka berdua tidak menyadari sedang ada disarang apa?kenapa mereka berdua hanya asik tidur saja?! hey, bangunlah!? saan ini ada banyak sekali orang gila disini!?' pikir rui pada yebei dan peony yang sedang santai tidur."I i iya,a a aku tidak akan memberitahukan siapapun!?aku janji!?"ujar rui dengan tangan tubuh kecilnya yang sudah gemetar ketakutan.
...~~...
1140 kata
...SEMOGA SUKA!?...