
Hengyu merasa aneh melihat yohan,itu karena orang yang ia lihat kemarin malam sangat berbeda dengan orang yang sekarang.Apakah dia hanya pura pura waras?Bisa saja,bukan?Seperti shin.
Karena merasa dirinya diperhatikan terus menerus yohan memperhatikan balik orang yang memakai caping didepannya.Setelah diperhatikan,dia adalah orang bercaping kemarin malam.Mungkin sekarang saatnya yohan mengetahui siapa dia!
"Tuan,bolehkah kau membuka capingmu?"tanya yohan ramah.
Hengyu semakin meningkatkan kewaspadaannya pada yohan.Tentu saja,diakan orang yang membuat keributan kemarin malam.Siapa yang tidak waspada?
"Kenapa tuan ingin mengetahui wajahku?"tanya hengyu untuk jaga jaga.
"Apa tidak boleh?"tanya yohan polos.
"Boleh saja,tapi bukankah aku harus waspada apalagi dengan orang yang baru saja membuat kegaduhan seisi penginapan!?"ujar hengyu sangat menusuk.
Yohan menatap intens orang didepannya,sepertinya yohan sudah mulai mengetahui siapa orang tersebut 'Wei hengyu,ya?' pikir yohan.Sudah dapat dipastikan dia adalah wei hengyu.Dari suara dan gaya bicaranya yang ramah tapi menusuk,itu sudah pasti dia.Salah satu dari orang orang munafik.
"Kalau kau tidak mau,tak apa.Aku juga sudah tidak ingin melihat wajahmu!"ujar yohan dengan sarkasme.Tentunya dengan ekspresi yang licik.
'Hah,lihatlah orang gila ini bicara? apa sekarang dia berubah menjadi licik?' pikir hengyu kesal.Belum selesai meredakan amarahnya akibat shin dan sekarang malah ditambah kesal oleh orang yang kehilangan akalnya.Hengyu pergi tanpa sepetah kata yang diucapkan.
"Sifatnya memang tidak pernah berubah,ya!"guman yohan.
"Siapa?"tanya zhu'er tiba tiba di telinga yohan.
Yohan dengan cepat memutar badannya,terlihat zhu'er sedang berdiri menatapnya datar.
"Tunggu,kapan kau datang?"
"Sejak awal aku selalu berada di belakangmu! Hanya saja kau seperti sedang memikirkan sesuatu sampai tidak menyadari keberadaanku."ujar zhu'er datar.
Yohan memang sedang memikirkan sesuatu yang menurutnya masih misterius.Dia memikirkan suara seseorang yang hanya dia sendiri yang bisa mendengarnya.Tapi ketika yohan mencoba mencari siapa dia didalam alam bawah sadarnya yang ada hanya kegelapan abadi.Suara seorang pria misterus yang selalu muncul saat tidak dibutuhkan dan menghilang saat dibutuhkan.
"Kau mau kemana?"tanya zhu'er tiba tiba.
"Eh?…"sekarang yohan baru sadar kalau dia sedari tadi berjalan tanpa arah."Aku hanya sedang jalan jalan!?Kau sendiri?"tanya yohan balik.
"Aku hanya sedang mengikutimu!?"jawab zhu'er.Tiba tiba ekspresi zhu'er berubah,dia seperti terkejut akan sesuatu.Entah apa itu tapi zhu'er tampak panik dan mencari tempat sembunyi.Dia bersembunyi dibawah penjual buah,sebelum dia bersembunyi zhu'er menempelkan jarinya telunjuknya di bibir.
"Tsssstt!?"dia seperti mengatkan 'jangan bilang bilang' pada yohan.
'Apa yang membuatnya sampai bersembunyi seperti itu?'pikir yohan penasaran.Tidak perduli apa itu,yohan meninggalkan zhu'er yang sedang bersembunyi entah dari siapa.
Ketika sudah beberapa langkah,seseorang bertudung hitam dengan wajah yang tertutup melewati yohan.Mereka berdua saling melewati satu sama lain.Karena tidak saling kenal,keduanya saling acuh tak acuh.
Tapi,ketika orang itu sudah pergi jauh yohan berbalik dan melihat kearah orang itu pergi.Rasanya seperti merindukan sesuatu yang sudah lama sekali.Tapi disamping rasa rindu itu ada perasaan lain seperti,kebencian pada seseorang melebihi siapapun.Kebencian ini bukan dari kekaisaran atau dari 8 keluarga agung.Meski rasa benci itu begitu besar,tapi entah kenapa perasaan rindu juga sama besarnya.
Tapi yohan sama sekali tidak bisa mengingat siapa dia! dan apa hubungannya dengan yohan? Apa dia yang membuat zhu'er bersembunyi?Tapi kenapa zhu'er bersembunyi dari orang itu?
"Jun…"
Itu terdengar lagi,tapi kali ini nama seseorang.Nama seseorang yang terdengar familiar.Setelah mendengar nama itu kini perasaan yohan jadi campur aduk.
Rasanya benar benar tidak enak,bahkan ada perasaan cinta didalamnya.Siapapun itu yohan harus segera mencari tahu siapa jun dan apa hubungannya dengan yohan! Dia harus segera menyingkirkan perasaan 'cinta' ini.
'Rasanya benar benar tidak enak.Itu seperti ada panah yang menusuk hatimu lalu dicelupkan air lemon.Benar benar menyakitkan!'pikir yohan.
Tak lama,zhu'er muncul dengan beberapa orang yang mengejarnya.Mereka adalah orang orang yang berjualan buah.Terlihat zhu'er membawa beberapa buah apel dipelukannya.
"HEY!KAU PENCURI BERHENTI!?"ujar salah seorang wanita,si pedagang buah.
"TANGKAP PENCURI ITU!?"
"Apa kau bersekongkol dengan gadis di belakangmu?"Ujar si penjual buah.
"Tidak."ujar yohan singkat.
"Kalau begitu serahkan gadis itu pada kami!"
"Aku akan membayar apa yang diambil gadis ini pada kalian!jadi jangan mengejarnya lagi!?"ujar yohan sambil menyerahkan beberapa uang pada penjual buah.
Penjual buah itu tampak senang diberi uang,"baiklah,aku tidak akan mengejar gadis itu lagi."ujarnya lalu pergi dengan orang orang yang dia bawa.
Hening
Yohan pergi tanpa mengatakan apapun lagi dengan diikuti oleh zhu'er disebelahnya.Zhu'er juga ikut diam melihat yohan yang terus diam.Rasanya berat untuk membuka pembicaraan.Tapi,mau bagaimanapun zhu'er harus membuka pembicaraan.
"Apa kau marah?"tanya zhu'er sambil melihat yohan.
"………"
"Maafkan aku! ini,untukmu! jangan marah,ya!?"ucap zhu'er polos sambil memberikan semua apel pada yohan.
"………"
Yohan masih diam dan tidak menjawab perkataan zhu'er.Sekarang hati zhu'er rasanya sakit seperti diiris dan ditaburi perasan jeruk nipis.
"Apa kau membenciku?"tanya zhu'er sedih.
Langkah yohan berhenti ketika pertanyaan ini muncul.Lalu berbalik menghadap zhu'er yang tampak sedih.
"Kenapa kau berpikir seperti itu?" tanya yohan pada zhu'er.
"Itu karena kau tidak menjawab ku!"
Sebenarnya,yohan tidak menjawab zhu'er karena dia sedang memikirkan pria yang bernama 'jun' .Saat dia sedang sangat fokus pada sesuatu,yohan tidak akan perduli pada sekitarnya.Jadi,saat zhuer bicara sebenarnya yohan tidak terlalu dengar.Bukan karena marah atau membencinya.
'Salah pahamnya dibiarkan saja,biar dia kapok.'pikir yohan jahil.
"Aku tidak akan membencimu,asalkan kau tidak mencuri lagi!?"tegas yohan dengan disambut anggukan dari zhu'er."sekarang,ayo kita pergi!"ajak yohan pada zhu'er.Yohan kembali melanjutkan perjalanannya menuju penginapan.
"Kemana?"tanya zhu'er.
"Tentu saja ke penginapan!"jawab yohan.
"Tapi penginapan ke arah sebaliknya!?"jelas zhu'er yang membuat yohan menghentikan langkahnya.
Kemudian,yohan berbalik ke arah selanjutnya masih dengan sikap tenang.
1036 kata
TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK JIKA ADA KESALAHAN
TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA.