
Dalam goa air yohan terus mengikuti han dari belakang.Dari tadi dia merasa familiar dengan han,karena itu dia mencoba memeriksa han dengan memeluk saat itu.Yohan sebenarnya sudah mengetahui siapa han sebenarnya karena kakek lue pernah bercerita tentang muridnya pada yohan.Satu hal yang paling tidak disukai han adalah pertemanan. Menututnya itu hanya buang buang waktu saja,karena dia sendiri seorang jenius jadi terkadang dia berpikir pertemanan itu tidak ada gunanya.
Ada satu permintaan saat yohan masih bersama kakek lue yaitu,'Tolong bertemanlah dengannya' Karena itulah dia mencoba mengakrabkan diri pada han yang sepertinya tidak tahu cara berkomunikasi dengan dengan orang lain.Ini memang merepotkan,kenapa setiap kakek selalu menitipkan amanahnya pada yohan?apa tidak ada yang lain selain yohan.Dan juga Kekuatan yohan ada pada han.Benar,Sebagian kekuatan yohan ada pada han.
Itu mungkin kakek lue yang memisahkan kekuatannya menjadi beberapa bagian.Itu karena insiden lima tahun yang lalu.Insiden yang menyebabkan segalanya berubah bahkan beberapa negara berat untuk memasuki hutan hitam.Entah itu insiden apa,tapi yang pasti itu bersangkutan dengan yohan dan kekuatannya.
"Kenapa kau memanggilku kesini?"tanya yohan yang membuat han berhenti melangkahkan kakinya.Begitu juga dengan yohan yang ikut berhenti.
Han sepertinya ingin mengatakan sesuatu,tapi sulit baginya untuk bicara.Maklum,kurang sosialisasi.Yohan mendekati han yang hanya diam berdiri dan berhadapan dengannya."Apa sesulit itu mengatakannya?dasar anti sosial!?"ujar yohan.
"A aku bukannya anti sosial,aku hanya belum mempunyai teman yang sama denganku!?"ujar han.
"Sama,ya?!memangnya menurutmu apa orang yang sama seperti mu itu seperti apa?"tanya yohan.
"Dia harus jenius dan tidak pilih pilih sepertiku!?"ujar han dengan percaya diri.
Sejujurnya yohan bingung dengan yang han bicarakan,"Memangnya kau tidak pilih pilih?"tanya yohan.
"Tentu saja ti…"sekarang han baru menyadari apa yang ditanyakan yohan padanya.Sekarang dia tahu kenapa dia tidak mempunyai teman sampai sekarang.Sikapnya yang pilih pilih membuat dirinya sendiri kesulitan.
"Aku mengerti maksudmu karena ada berbagai macam orang di dunia ini."yohan tersenyum peda han agar dia terbiasa dengannya.Tapi han masih terlalu canggung untuk membalasnya.
"Kekuatan gelap yang kakek lue segel padaku,itu milikmu bukan?"akhirnya han mengatamannya juga.
"Ya,kenapa?"
"Tolong ambil kembali kekuatanmu.Kekuatan ini membuatku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri.Dia sangat ganas dan memakan siapapun yang dilihat.Kecuali dirimu,sepertinya dia mengenali tuannya."jelas han.
Yohan mengerti apa yang dikatakan han.Elemen kegelapan memang memiliki pengaruh negatif untuk digunakan.Apalagi yang bukan pemiliknya.Tapi yohan tidak bisa mengambilnya langsung karena ada segel yang menghalanginya."Lepaskan dulu segelnya!?"ujar yohan.
"Tapi kata kakek lue kau yang tahu cara melepaskan segelnya!?"ujar han membuat yohan kaget.
"Kapan kekuatanku mulai disegel padamu?"tanya yohan.
"Lima tahun yang lalu!?"
"Apa?tapi aku___"tiba tiba yohan merasakan sakit pada kepalanya.Kenapa dia tidak bisa mengingat insiden lima tahun yang lalu?padahal dia sudah mengingat semua masa lalunya.Apa yang membuatnya tidak bisa ingat?
"Apa kau baik baik saja?"tanya han khawatir.Dia melihat yohan yang memegang kepalanya seperti menahan rasa sakit.
"Aku baik baik saja~kau pikir aku akan bilang begitu?Tentu saja tidak!? Kepalaku sakit seperti akan pecah jika mengingat lima tahun yang lalu!?"ujar yohan kesal.
"Lima tahun yang lalu?bukankah lima tahun yang lalu terjadi kerusuhan semua monster yang ada di hutan hitam ini?"ujar han.
Kerusuhan semua monster?Tidak tidak tidak,seingat yohan lima tahun yang lalu dia berada di kota qufeng bukan dihutan hitam.Tapi memang waktu itu kata kabar burung terjadi sedikit kegaduhan di ibu kota.Hanya itu yang yohan ingat dari lima tahun yang lalu."Apa maksudmu kerusuhan monster?ceritakan dengan jelas padaku!?"tanya yohan penasaran.
"Aku tidak tahu pasti kenapa,tapi semua monster dihutan hitam tiba tiba lepas kendali dan menjadi agresif.Mereka menyerang satu sama lain tanpa sebab.Pikiran mereka menjadi tidak bisa dikendali oleh mereka sendiri.Tapi beberapa saat kemudian mereka menjadi tenang dan setelahnya kakek lue memanggilku.Lalu disaat itulah dia menyegel kekuatanmu padaku!?"Han menceritakan semuanya dengan jelas dan padat.
Jadi yang terjadi lima tahun yang lalu adalah kerusuhan yang membuat semua monster hilang kendali akan diri mereka sendiri dan menyerang satu sama lain tanpa pikir panjang.Tapi yang membuat yohan aneh adalah,apakah han tidak curiga kalau kekuatan yang disegel ditubuhnya itu mungkin saja kekuatan yang membuat semua monster hilang kendali?Bukankah dia juga merasakan efeknya?
"Apa kau tidak curiga kalau kekuatan itu adalah asal mula dari bencana yang terjadi lima tahun lalu?"tanya yohan.
"Itu tidak mungkin.Kakek lue tidak mungkin melakukan itu!?"jawab han yakin.
"Kau naga yang berpikiran positif,ya?!sudahlah,kita lanjutkan saja menuju jalan keluar."ujar yohan.
Setelah melalui perjalanan jauh mereka sampai dimulut goa.Yohan keluar dan dan melihat keatas ternyata sudah pagi.Tapi han sama sekali tidak keluar dari dalam gua.Dia terlihat seperti takut untuk keluar gua.
"Kenapa kau tidak keluar?"tanya yohan.
"Jika aku keluar dan bertemu makhluk lain,aku akan kehilangan kendali seperti kemarin."ujar han.
"Tenang saja,aku ada bersamamu!?kau tidak perlu takut!?"yohan menyemangati han agar tidak merasa takut lagi.
Meskipun ragu untuk keluar tapi han memberanikan dirinya keluar gua.Dia tidak tahu apa yang akan terjadi nanti,tapi dia hanya perlu mencobanya.Karena selama lima tahun ini dia hanya menahan bisikan bisikan yang terus muncul dikepalanya.Tapi setelah yohan ada bisikan itu lenyap seketika.
Tapi dalam perjalanan ada saja monster yang berbisik sana sini,seperti…
"Orang gila itu kembali!?"
"Setelah hilang lima tahun dia kembali?kenapa tidak hilang selamanya saja sekalian?"
"Kita akan dibuat kacau lagi olehnya."
"Aku tidak mau dijadikan bayi lagi olehnya!?"
Dulu yohan sering sekali mengganggu monster apapun yang dia lihat.Tidak peduli itu buas maupun kecil,yohan menjadikan mereka mainannya.Seperti menjadikan gorila menjadi bayi,menunggangi ular besar sebagai kuda,menjadikan kuda nil seperti model dan masih banyak lagi.
"Mereka keterlaluan!?"ujar han kesal mendengar ocehan beberapa monster kecil.
"A aha ha ha ha benar benar,mereka keterlaluan sekali!?"ujar yohan,'Padahal aku hanya bermain sebentar dengan mereka,dasar monster monster pendendam!?' pikir yohan.
***
Dalam gua dibalik air terjun terduduk enam orang yang mengelilingi satu gadis kecil ditengahnya.Mereka berenam melihat gadis itu dengan tajam,terutama zhu'er.Dia sudah tidak berkedip lagi.
"Katakan di mana calon suamiku?"tanya zhu'er.
"Cepat katakan!?dimana yohan?"tanya shin.
"Jika kai tetap tidak mau menvatakannya maka aku akan memberimu makan cacing!?"ujar jingmi.
"Cepat katakan!?"lingmei sudah menodongkan belati pada gadis kecil itu.
Alhasil semua ancaman mereka sukses membuat gadis itu gemetar ketakutan.Mereka berempat terlihat menyeramkan walaupun memuaskan.
"Bukankah belum tentu dia pelakunya!?"ujar yebei positif thinking.
"Iya,benar kata koko bei.Belum tentu seorang gadis kecil yang polos ini pelakunya!?"timpal peony.
Tapi mereka berempat sangat yakin kalau gadis kecil itulah pelaku yang membuat yohan menghilang."Justru karena dia polos-lah yang menjadikannya sebagai pelaku.Seperti,……"ujar lingmei sambil melirik shin.Begitupun dengan zhu'er dan jingmi.
"Apa?aku melakukan kebaikan untuk mereka!?jangan salah paham!?"ujar shin yang membela diri.
Zhu'er kembali melihat gadis itu tajam,"Cepat katakan,kalau tidak…"zhu'er mengeluarkan hawa membunuhnya yang membuat semua orang yang ada disana merasa tercekam.
Khususnya pada gadis kecil itu yang makin gemetar ketakutan. Saking ketakutannya dia ingin 'sesuatu'. Saking tidak tahan dan saking ketakutannya dia berpikir,'Gawat!? bagaimana ini? aku tidak tahan!?' gadis itu semakin tertekan dengan hawa membunuh ini. Dengan raut wajah yang menahan sesuatu.
"Cepat katakan!?" ujar zhu'er semakin menambah hawa membunuhnya.
"A aku,ak___"dan……
TUUUUUT……………………
Akhirnya gadis kecil itu menjadi lega setelah mengeluarkannya.'Haaah leganya~' pikir gadis itu.Tapi tidak dengan orang orang yang ada disekitarnya.
"Bau apa ini?" ujar yebei.
"Ini seperti bau…" ujar lingmei yang menggantung ucapannya.
Seketika gadis kecil itu merasa malu dan menundukkan kepalanya dalam dalam.Dia menahan malu yang dia buat sendiri.
...~~...
1325 kata
...SEMOGA SUKA!?...