
Sekarang,yohan harus keluar dengan menggunakan caping agar mereka tidak mengetahui wajahnya.Untungnya disini ada banyak pengembara yang bercaping,jadi dia bukan satu satunya yang bercaping.Walaupun kadang kadang ada yang menyebutnya buta karena bercaping.Orang buta juga bercaping disini.
Setelah terjadi kerusuhan di ibu kota waktu itu,kaisar Qi meningkatkan penjagaan di ibu kota untuk mencari yohan.Sepertinya mereka sudah kehabisan akal sekarang dan lebih mengandalkan kekuatan dari pada otak.Sekarang ini yohan sedang berada di sebuah kedai untuk mencari informasi.
Ada banyak informasi penting yang didapatkan.Salah satunya,didalam hutan beberapa prajurit yang berpatroli mati dengan mengenaskan.Mereka bukan mati karena binatang buas,melainkan karena seseorang yang memiliki kultivasi ranah alam semesta.
"Saat aku kehutan,ada banyak nyawa prajurit yang mati mengerikan!?"ujar seorang penduduk.
"Aku juga melihatnya!?sampai sekarang rasanya masih terbayang mayat mereka!?"
"Kira kira siapa ya,yang membunuh para prajurit itu?"
"Mungkin yang membunuh mereka adalah penjahat yang kabur beberapa hari yang lalu!?"
"Iya,menurutku juga begitu!?"
"Tapi memangnya dia memiliki kekuatan sebesar itu?"
"………………………"Semuanya diam ketika mereka memikirkan tentang kekuatan pria misterius itu.
Yohan yang sedang makan berhenti sebentar karena mendengar kabar burung tersebut.Dia berpendapat kalau itu jun.Memiliki pendapat begitu yohan jadi semakin ingin bertemu dengannya.
Memikirkan seseorang terus menerus itu tidak enak.Setidaknya dia harus bertemu dengan jun walau hanya sekilas.Untuk menghilangkan perasaan tidak enak ini,bertemu dengan seseorang yang terus kepikiran adalah obat mujarab.Setelahnya yohan langsung bangun dan menuju hutan untuk bertemu jun.
Tidak langsung tatap muka,mungkin hanya melihat dari kejauhan saja sudah membuatnya senang.Mirip dengan stalker,ya?!
Zhu'er langsung mengikuti yohan yang tiba tiba bangun dan pergi.Dia tidak tahu yohan akan pergi ke mana,tapi dia memiliki firasat kalau yohan akan pergi bertemu orang yang dibicarakan itu.
***
Didalam hutan
Yohan berjalan cepat dengan zhu'er yang mengikutinya di belakang.Dari tadi yang yohan pikirkan adalah jun.Sedangkan dari tadi yang zhu'er pikirkan adalah yohan.Tiba tiba yohan berhenti dan membuat zhu'er menabraknya dari belakang.
Ternyata dari kejauhan terlihat seseorang berjubah hitam dengan rambut putih sedang berberbicara dengan seseorang.Sekali lihat yohan langsung tahu kalau itu jun dan beberapa bawahannya.Dia langsung bersembunyi dibalik pohon besar dengan jantung yang berdetak kencang.Zhu'er yang tidak tahu apa apa hanya mengikuti dari belakang.
"Sembunyikan baumu!?"ujar yohan pada zhu'er.Mereka berdua menyamarkan bau mereka agar tidak ketahuan.
Setelah melihat jun dari kejauhan rasanya yohan bisa tenang sekarang.
'Rambut yang putih,aura yang hangat,orang yang baik,dia memang yang terbaik!?Sayang aku tidak bisa bertemu langsung dengannya.' Pikir yohan sembari terus memperhatikan jun.Ini adalah obsesinya terhadap kakaknya.
Sedangkan zhu'er terus memperhatikan yohan dari samping,'Rambut hitam yang sangat indah,bulu matanya yang panjang,kulitnya yang putih, hidungnya yang mancung seperti perosotan,Bibirnya yang seksi,ditambah mata merahnya yang mempesona.Dia juga gila,sangat pas dijadikan suami!?' pikir zhu'er teliti.
Tiba tiba yohan melihat ke arah zhu'er,dia bingung kenapa zhu'er melihatnya tanpa berkedip."Apa yang kau lihat?"tanya yohan waspada.
"Sudah aku duga,kau jadi tambah tampan!?"ujar zhu'er serius.
Yohan tidak mengerti apa makdud zhu'er sebenarnya,'Apa maksudnya aku orang yang sangat jelek?' pikir yohan.
Karena terlalu fokus pada zhu'er,yohan jadi melupakan jun.Dia segera melihat jun,tapi dia sudah pergi entah kemana.Dia melihat kesegala arah tapi tidak ada.Akhirnya yohan harus rela kehilangan jun lagi.Detak jantungnya semakin kencang.Sekarang berubah jadi sakit seperti tertusuk pedang.
DEG DEG DEG DEG DEG DEG
Yohan memegang dadanya erat,rasa sakit yang seakan jantungnya mengeluarkan darah.Dia terduduk dengan masih memegang erat dadanya.Nafasnya membara seperti habis berlarian,wajahnya menjadi pucat karena sakit dijantungnya.Zhu'er khawatir melihat yohan yang tiba tiba jadi begitu.
"Apa kau tidak apa apa?"tanya zhu'er khawatir."Hey!? jangan diam saja!? kau tidak akan mati,kan?"tanya zhu'er yang mulai ngelantur.
-
-
-
Tapi sesuatu yang sangat membuatnya terkejut adalah,……pedang yang menusuk jantungnya.Dan orang yang menusukkan pedang itu adalah…Ming jia jun.Orang yang selama ini dia kagumi dan idolakan.Tega membunuhnya dengan tangannya sendiri.
Yohan masih tidak percaya,"K kena pa?pa pada hal,aku s sangat sa sayang pa da ka kak!?K kena pa k kau mem bunuh,ku?"ujar zhen sembari berlinang air mata.
Tapi orang yang ditanyanya masih diam sejenak.Lalu,"Kenapa?apa kau masih bertanya kenapa disaat hatimu sudah dikuasai kegelapan?Kau bahkan tidak menyadari apa yang kau lakukan itu benar atau salah!?" Jun juga menangis saat menusukkan pedangnya pada zhen.
Tapi zhen tidak berpikiran sama dengan jun.Karena zhen berpikir yang dilakukannya itu sudah benar,hanya jun saja yang tidak mengerti.Zhen ingin menjelaskan semuanya pada jun agar dia tidak salah paham.
"Ta tapi,tapi me reka___"
"DIAM!? ternyata kata ibu benar,kau sudah menjadi iblis!?"
"To tolong dengar kan a ku!?"zhen berusaha menjelaskan,namun itu sepertinya tidak berguna.
"Kau tidak perlu menjelaskan apapun lagi.Sekarang aku sudah tahu seperti apa sifat aslimu!?"
Zhen tidak percaya dengan yang dikatakan jun.Dia lebih memilih ucapan mereka dari pada dirinya.Namun,disaat itulah muncul asap hitam yang hanya bisa dilihat dirinya saja.Asap itu berbicara padanya seakan memiliki mulut.
"Lihatkan!?aku sudah bilang padamu berkali kali,mereka pasti akan melakukan ini suatu hari nanti.Sekarang kau percaya pada,ku?"ujar kegelapan bicara pada zhen yang sedang melihat jun dengan kebencian.
"………"zhen hanya diam.
"Oh astaga~apa kau terlalu syok setelah melihat kenyataan yang menyakitkan ini sampai tidak bisa bicara?Tapi jangan khawatir,aku akan tetap setia padamu meskipun kau mati.Sekarang,hanya aku yang bisa kau percaya.Jadi,tetaplah gunakan aku!?Bahkan setelah kau meninggal,kau harus menggunakan aku!?"ujarnya lagi sembari membentuk sebuah tubuh dan memeluk zhen dari belakang.
"K kau…lebih me milih me reka dari pada a ku?A apa kau tahu a apa yang me reka per buat pa daku?"ujar zhen pada jun.
"Sudah cukup!?sekarang matilah dan semoga kau bisa menjadi lebih baik ditempat barumu!?"ujar jun sembari menarik kembali pedangnya.
Disaat yang bersamaan zhen menaruh kedua tangannya yang penuh darah dipundak jun.Wajahnya dan wajah jun saling berhadapan sangat dekat beberapa inci."A ku akan kem bali!? dan mem buat mu menye sal!?"ujar zhen dengan mata yang semakin merah.Setelahnya zhen ambruk ke tanah dengan nafas yang melambat.Jun pergi meninggalkan zhen yang sebentar lagi akan mati.
"Benar begitu!?sekarang hanya aku yang kau miliki!?Tenang saja~ aku akan selalu menemanimu!?ki ki ki ki ki ki ki ki ki……"
Bayangan kegelapan masih menyelimuti zhen tidak peduli dia hidup atau mati.
-
-
-
Rasa sakit itu hilang setelah yohan melihat ingatan ini.Sekarang dia tahu dari mana perasaan benci itu datang.Tapi anehnya dia masih terobsesi dengan orang yang dibencinya.
1170 kata
...WARNING!!!...
...TOLONG KOMEN, LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...
...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...