Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
25.Semangat muridku~



Jingmi masih menghindari serangan nuan.Sekarang tetua dari keluarga xiu hanya nuan sendiri yang masih hidup.Nuan menyerang jingmi dengan bola api besar dan berhasil mendarat tepat pada jingmi.'Ini aneh,kenapa saran yohan'ge tidak bekerja,ya? Apa dia mengerjaiku? kurasa dia memang mengerjaiku.Memang tidak bisa disangkal kalau perbedaan kultivasiku dengan nenek peot itu berbeda jauh.' pikir jingmi yang sudah memulihkan kembali lukanya.


Tak lama datang shin dari arah selatan sambil membawa sesuatu di pelukannya.'Apa guru datang untuk menolongku? ternyata guru ada baiknya juga.' pikir jingmi senang sampai hampir menangis karena terharu.


Jingmi pikir shin datang untuk membantu,tapi ekspektasi memang tidak sesuai dengan realita.Shin malah duduk manis sambil memeluk sesuatu di tangannya.Dia hanya suduk sebagai penonton belaka.


"Ayo muridku~semangat.Aku datang ke sini untuk melihat muridku yang tercinta dihajar habis habisan."ujar shin menyemangati.


Seketika harapan yang sudah ada di awang awang jatuh dengan menyakitkan.'Astaga,apa yang kuharapkan dari guru seorang psychopat.' jingmi tersenyum miris melihat gurunya yang malah senang kalau muridnya menderita.Tapi,jingmi penasaran sekali apa yang dari tadi gurunya mainkan.


"Guru,apa itu?"jingmi menunjuk benda yang ada di pelukan gurunya.


"Oh,ini?Ini hanya mainan baruku yang kudapatkan dari pertempuran barusan.Tapi sayang,wajahnya terlihat biasa saja dan tidak terlihat ketakutan."ujar shin dengan santai dan menunjukannya pada jingmi.


"Oh~itu kepala orang yang melawanmu tadi,ya? memang benar.Ekspresinya memang kurang menyenangkan."ujar jingmi yang ikutan santai.Pengaruh dari shin.


'Apa yang sedari tadi mereka bicarakan?' pikir nuan.Saat nuan melihat kepala kakaknya yang ada di tangan shin,darahnya langsung mendidih.Kakaknya,telah tewas dan kepalanya di buat jadi mainan.Dengan kemarahan nuan menyerang shin yang tengah bermain dengan kepala kakaknya."MATI KAU?!"ujarnya yang penuh amarah.


Tapi shin dengan santai membuat dinding es di depannya lalu dinding es tersebut berubah menjadi tangan raksasa dan memukul tapat di perut nuan.Serangan yang begitu dahsyat itu membuatnya terpental cukup jauh.


"Lawanmu itu muridku,cantik! bukan aku.Bila kau ingin melawanku,maka dengan senang hati akan ku congkel matamu yang indah dan kubedah perutmu yang langsing itu sampai mengeluarkan ususmu kemana mana."Ujar shin dengan senyum mengerikan diwajahnya.


Sekejap itu membuat nuan merinding,'Aku tidak bisa menang melawannya.Tapi berbeda dengan muridnya yang masih lemah.Sebagai ganti kakakku akan kupenggal balik muridmu,iblis sialan!' pikir nuan licik.


Nuan menyerang jingmi dengan hati penuh dendam dan ingin membalaskan kematian kakaknya.Walaupun yang membunuh bukan jingmi,tapi jingmi adalah murid dari orang gila yang membunuh kakaknya.Nuan berkali kali melukai jingmi dengan fatal,tapi anehnya jingmi masih tetap kuat berdiri dan luka luka yang diberikan nuan perlahan sembuh.


"Ayo~semangat muridku~"ujar shin yang senang muridnya terluka.


***


Yohan duduk bersender di pinggir bangunan yang masih bagus dan belum kena serang.Matanya terpejam dengan darah yang terus menetes tanpa henti.Sebenarnya luka yang yohan dapatkan dari pertarungannya dengan kongli cukup parah.


Di dalam alam sadar yohan yang terdalam,yohan hanya melihat kegelapan dimana mana.Saat ia melihat tangannya,perlahan tangannya retak dan sedikit demi sedikit menghilang.Begitupun dengan tubuhnya.Yohan panik dan tidak tahu apa yang terjadi.Apa dia akan mati lagi kali ini?


Tiba tiba dari belakang seperti ada seseorang yang memeluknya.Orang itu menutup kedua mata yohan lalu berbisik di telinganya.


"Tenanglah yohan,kau tidak boleh panik seperti ini.Yang terjadi pada tanganmu hanyalah masalah kecil.Ingat apa yang selalu kau katakan pada dirimu sendiri? tenang dan fokus.Dengarkan suaraku,redakan emosi fanamu menjadi garis tipis,kemudian menjadi ketiadaan."ujar orang tersebut.


Yohan tidak tahu siapa dia dan kenapa dia tahu namanya tapi,apa yang dikatakannya itu benar.Sekarang ini yohan sangat panik dan takut di dalam kegelapan sendirian.Yohan mencoba mengikuti apa yang orang ini katakan dan meredakan emosinya setipis mungkin lalu menghilangkannya.


"Bagus,sekarang lihat tanganmu!"ujarnya lagi sambil menggeser jarinya sedikit agar yohan dapat melihat tangannya yang tadi akan menghilang.


Apa yang dikatakan orang itu benar,tangan yohan kembali seperti semula.Muncul bola merah kecil dengan asap hitam di sekelilingnya di depan yohan.


"Sekarang,makan itu! maka kau akan mendapatkan kesadaranmu kembali."ujar orang itu sembari melepas tangannya dari mata yohan dan menghilang ke belakang bersama kegelapan.


Tanpa pikir panjang yohan mengambil bola itu dan memakannya begitu saja.


Perlahan yohan membuka matanya yang merah menyala dan mendapat kasadarannya kembali.Anehnya,luka luka yang ia dapat sembuh perlahan.Kemudian ia melihat tangannya yang tadi hampir menghilang dan sekarang baik baik saja.Dia bertanya tanya siapa orang yang ada di alam bawah sadarnya itu.Siapapun itu dia pasti bukan orang biasa.Yohan berdiri lalu berjalan menuju tempat yang lainnya berada.


***


DUAR DUAR DUAR


Nuan terus menerus menyerang jingmi dengan brutal,tapi sebanyak apapun ia melukainya jingmi akan kembali pulih seperti semula.


"Hah…hah…hah…hah…kenapa bisa begitu?"ujar nuan kehabisan nafas.


Tidak peduli seberapa banyak nuan melukainya,jingmi akan kembali pulih seperti semula.Nuan melihat shin yang sedang bermain dengan kepala kakaknya dan terkadang shin melihat ke nuan.Shin tersenyum seperti tak terjadi apa apa.


Kemudian,nuan baru menyadarinya kalau selama ini guru dan murid ini mempermainkannya.Shin tahu kalau jingmi bisa beregenerasi makanya shin tidak datang membantu.Mengetahui itu nuan tidak punya pilihan lain selain kabur.


"Tunggu aku semakin kuat,aku akan membalas dendam untuk kakak."ujarnya lalu kabur.


"Aku tidak akan membiarkanmu kabur."ucap jingmi mengejar nuan.Tapi…


BRUK


Nuan menabrak seseorang dan saat ia melihat siapa yang ia tabrak,terlihat sosok yang menakutkan penuh darah dengan disertai mata merahnya.Yohan menatap nuan dingin dan melihat jingmi mengejar wanita di depannya.


"Yohan'ge orang yang di depanmu adalah salah seorang tetua keluarga xiu."ucap jingmi.


Nuan semakin takut dengan sosok di depannya,apalagi yohan semakin menakutkan dengan darah di sekujur tubuhnya.Yohan berjalan mendekati nuan dengan langkah gontai.


Entah kenapa nuan merasa takut dengan yohan yang sedang terluka.Rasanya seperti melihat sosok iblis pembantai manusia berdiri di depannya.Ketika yohan berjalan mendekatinya,ia sama sekali tidak dapat bergerak dan membeku ketakutan.


DEG


DEG


DEG


Detak jantung nuan seperti melambat ketika yohan mendekatinya.Yohan meletakkan tangannya di samping kepala nuan yang berdiri ketakutan.


TSUK


Jarum hitam menembus kepala nuan seperti menusuk puding.Kemudian yohan menarik kembali jarum hitam yang menusuk kepala nuan.Karena terlalu kaget dan tiba tiba nuan mati dengan masih berdiri.Yohan mendorong nuan dengan jari telunjuknya…


BRUK


Nuan jatuh kebawah dan mati dengan mata yang masih terbuka.




1102 kata



TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA



TERIMA KASIH