Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
111. Lagu untukmu (season 2)



Dari kejauhan terlihat seorang pria berambut putih sedang duduk didalam gazebo.Dihadapannya ada sebuah kecapi yang sangat indah. sedangkan dirinya sendiri hanya melihat indahnya danau yang memantulkan cahaya bulan.Dia berjalan dan duduk diatas pagar gazebo dengan kaki kiri dibawah dan kaki kanan yang diatas.


Pria itu terlihat seperti dewa bulan dengan rambut putih yang berkilau karena indahnya cahaya bulan malam ini.Dia adalah jun,raja klan monster. Saat ini semuanya sedang dilanda kekacauan yang rumit dan sulit untuk diselesaikan.Makanya dia sedang menenangkan hatinya untuk menyelesaikan semuanya satu persatu.


Tidak lama dalam kesunyian, datang seseorang yang tidak terduga. Seorang wanita cantik berambut merah dengan rupa yang menawan hati setiap pria. Kecuali jun dan yohan yang sepertinya tidak percaya cinta. Wanita itu adalah xiao yun.


Yun tidak sengaja datang ke tempat ini karena melihat ada kecapi yang tergeletak di dalam gazebo.Tapi dia tidak melihat adanya jun disana,"Kecapi siapa ini?indah sekali."ujarnya tanpa sadar.


Tanpa sengaja matanya melihat kearah jun.Seketika yun kaget dengan nun yang sudah menatapnya tajam.Yun langsung menunduk minta maaf atas kebodohannya yang masuk tanpa salam,"Ma maafkan aku, yang mulia!? aku tidak tahu bila anda ada disini!? hamba akan segera pergi!?" ujar yun takut.


"Kenapa kau minta maaf? aku tidak terganggu dengan adanya dirimu disini!?" ujar jun singkat. Kemudian dia kembali melihat danau yang tenang.


Yun tidak tahu kalau jun begitu baik sebenarnya. Hanya saja dia merasa kasihan pada jun. Dia kendalikan oleh seseorang yang menjadi dalang sebenarnya dan menjalani hidup tanpa tahu apapun.Itu benar benar menyedihkan."Baik, yang mulia!?"ujar yunyang masih berdiri.


Tapi melihat adanya kecapi di sini dia bertanya tanpa sadar,"Apa yang mulia bisa bermain kecapi?"tanya yun dengan dihadiahi tatapan tanya dari jun.


"Tidak." jawab jun singkat.


"Lalu,kenapa ada kecapi disini? Ah, ma maaf bila hamba terlalu banyak bertanya."ujar yun baru sadar sekarang.


"Tidak apa apa. Kau boleh bertanya sesukamu!?" ujar jun.Dia menatap kecapi hitam dengan corak naga pada pinggirnya itu,"Kecapi itu milik 'nya'. Dia sering memainkannya untukku dengan wajah yang selalu tersenyum senang setiap kali melihatku." jelas jun sembari mengingat wajah orang yang dimaksudnya dengan senyuman ceria yang selalu diperlihatkannya.Jun melihat yun yang tengah memperhatikannya saat ini.Dilihat yun seperti itu jun langsung memalingkan wajahnya ke arah danau kembali.


Tapi yun tersenyum melihatnya,"Sepertinya yang mulia sangat menyayangi orang itu, ya?" ujar yun sembari tersenyum manis didepan jun. Sekali lihat saja yun bisa langsung tahu bila dulu mereka adalah saudara yang akrab. Tapi mungkin yun tahu penyebab mereka menjadi musuh. Sayangnya dia tidak mau kehilangan nyawanya yang berharga hanya untuk mengeratkan hubungan orang lain yang entah akan membalas kebaikannya atau tidak.


"Apa kau bisa memainka kecapi itu?" tanya jun kali ini.


Yun kaget dengan pertanyaan jun yang tidak disangkanya ini,"Sedikit,yang mulia!?"ujar yun.


"Kalau begitu mainkanlah satu lagu untukku.Lagu yang yang indah seperti yang dia mainkan!?" Ujar jun sembari melihat yun dengan mata merahnya.


Yun kaget dengan permintaan jun yang begitu tiba tiba.Tapi dia membungkuk dan menyetujuinya tanpa melawan,"Baik, yang mulia!?"Yun berjalan dan duduk dengan posisi tegap untuk memainkan sebuah lagu yang indah.


Jari jarinya yang indah memetik senar senar kecapi.Keluar suara yang membuat jun nostalgia dengan suara kecapi yang begitu menyejukkan hati.Disertai tenangnya malam ini membuat lagu yang terdengar semakin indah.Entah lagu apa yang dia bawakan, namun itu sama seperti salah satu lagu yang dibawakan yohan untuk jun.


Hanya saja, perasaan saat membawakan lagu itulah yang membedakan permainan mereka. Entah kenapa jun merasa kalau lagu yang yun bawakan untuk orang lain dan perasaan yang terkandung didalamnya terasa kalau itu tulus,"Apa itu untuk kekasihmu?" tanya jun membuat yun kaget dan berhenti bermain.


Wanahnya langsung memerah saat seseoranv yang ditujukan dikira kekasihnya,"Te tentu saja bukan yang mulia. Lagu ini untuk yang mulia,kenapa anda berpikir bila lagu ini untuk orang lain?" tanya yun balik.


Jun hanya menatap yun yang kini tengah gugup ditatapnya,"Orang seperti apa dia?"tanya jun yang tidak terduga.


Akali ini yun ragu untuk menjawabnya, tapi mau tidak mau dia harus menjawabnya,"Dia hanyalah seorang yang brengsek, penjahat yang paling dicari, terkadang dia tertawa tidak jelas saat wajahku merona, Dia adalah orang yang paling tidak bisa kutaklukan dengan kecantikanku, yang terakhir dia juga tidak memiliki sifat romantis sama sekali." meskipun dia berkata begitu tapi yun terlihat sangat senang saat menceritakan orang yang dia sukai. Pipinya berseri semerah tomat sembari tersenyum.


Tapi yun tersenyum kecut, "Itu mungkin saja jika dia pria waras."


Jun tidak mengerti kenapa yun mengatakan itu. Tapi yang pasti dia menyukai pria yang katanya penjahat. "Aku tidak mengerti perasaan wanita. Tapi yang aku tahu hati seorang wanita itu sangat rumit." ujar jun.


Yun kembali memainkan lagu yang indah. Meskipun lahu ini bukan untuk jun, tapi tetap saja lagunya indah. Mau didengar berapa kalipun lagu ini menenangkan hati setiap orang yang mendengarnya.Malam itu dipenuhi dengan indahnya suara kecapi yang dimainkan jari indah yun.Tanpa lelah yun terus memainkan kecapi dengan senyuman saat memainkannya.


***


PERBATASAN WILAYAH RAS NAGA


Akhirnya setelah berjalan beberapa hari mereka sampai diwilayah ras naga.Yohan dan zhu'er memasuki perbatasan yang seharusnya tidak mereka masuki. Tapi, mau tidak mau mereka harus memasuknya. Lagi pula yohan memiliki firasat baik ketika mereka masuk. Ketika sampai didepan sebuah batu besar yang menutup mulut gua, yohan berusaha menghancurkannya.


DUARRR


Hancur batu besar yang menghalangi jalannya, yohan masuk bersama zhu'er dibelakangnya. Yohan masuk lebih dalam dan lebih tinggi. Sebenarnya yohan pernah mendatangi wilayah ras naga dan membuat kekacauan disana. Pastinya jika salah satu dari mereka yang melihat yohan mereka pasti akan bereaksi seperti ini…


"SI PEMBUAT ONAR DATANG!? ORANG GILA ITU DATANG LAGI!?"


"ORANG GILA DATANG!? ORANG GILA DATANG!? ORANG GILA DATANG!?"


"BERSIAP UNTUK MENYERANG!?"


Kira kira seperti itu reaksi mereka. Disaat seperti itu datang raja ras naga untuk melindungi rakyatnya dari gangguan si gila yohan. Dia memakai baju perisai yang terbuat dari sisik naga terkuat.Seperti akan menghadapi perang besar."Untuk apa kau datang kemari?"tanya raja naga pada yohan.


"Untuk apa? Tentu saja itu karena aku rindu pada kalian semua." Jawab yohan asal sembari tersenyum mencurigakan.


Tapi raja naga tidak semudah itu untuk dibohongi, "Katakan yang sejujurnya, untuk apa orang gila sepertimu datang kemari?" Tanya raja naga sekali lagi.


"Iya iya, kau naga yang cerewet." ujar yohan yang membuat raja naga kesal, "Aku kesini untuk mengatakan pada anak anak kesayanganku bahwa……


……Aku kembali !?"


...~~...


1172 kata


...SEMOGA SUKA!?...