
Yohan berjalan menghampiri kongli yang sudah berdiri.Kelihatan kalau kongli kewalahan menahan serangan rantai neraka milik yohan.Dia sama sekali tidak menyangka bila jurus aneh itu dapat mementalkannya sampai sejauh ini.Untungnya kongli tidak terluka dalam.
"Ada apa? sudah menyerah?"ujar yohan sembari tersenyum kejam di balik topeng.
"Menyerah?itu tidak ada dalam kamusku."ujar kongli.
'Dih,ikutan.'pikir yohan.Mereka kembali bertarung satu sama lain seperti ayam jago sedang bertarung.Mereka berdua saling melempar satu sama lain dan terpantal tidak terlalu jauh.Yohan kembali berlari untuk menyerang begitu pula dengan kongli.Mereka kembali bertarung dengan sengit.
Yohan mengayunkan rantainya ke leher kongli dan berhasil mengikat.Tadinya yohan ingin memperlihatkan ilusi,tapi karena kultivasi lawan yang lebih tinggi ilusi itu tidak bekerja dengan baik.Yohan menarik rantainya yang mencekik leher kongli.
Tidak mau kalah dengan bocah di depannya, kongli mengayunkan jurus pedang terkuatnya pada yohan.Seakan dikejar setan,yohan berlari menghindari jurus pedang kongli.
DUAR DUAR DUAR
Setiap yohan berlari melewati terbasan padang,setiap bangunan hancur karena terkena tebasan.Dengan cepat yohan melesat tepat ke atas kongli dan mendarat di atas punggung kongli.
CRING CRING CRING
Yohan semakin mencekik leher kongli dengan ganas hingga wajah kongli membiru.Rasanya malu bila kalah oleh seorang bocah yang masih berumur belasan tahun.Itulah yang dirasakan kongli saat ini.Tiba tiba kongli menguatkan tubuhnya dengan teknik khusus milik keluarganya.Dengan begitu ia menghantam yohan dengan keras sampai terpental jauh.
BRAK
Rasanya seperti jatuh dari lantai seratus yang membuat siapapun mati.Tapi ini pemeran utama jadi tidak mungkin mati.Seperti dihantam puluhan truk besar setiap sel ditubuh yohan merasakan sakit yang luar biasa."Untungnya aku pemeran utama,kalau tidak aku pasti mati!"ujar yohan.
Rantai yang ada ditangan yohan menghilang seperti butiran debu yang bersinar.Kekuatan kepala keluarga xiu memang tidak bisa diremehkan.Walaupun sudah bertarung cukup lama tapi kongli masih terlihat baik baik saja.Benar benar mencerminkan seorang pemimpin.Meskipun begitu,tetap saja ia suka menjilat pada yohan saat menjadi patriak.Memang,buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.
TES TES TES
Darah menetes terus seperti hujan.Topeng yang yohan kenakan hancur karena tidak kuat menahan serangan kongli.Dan memperlihatkan wajah yang sudah dipenuhi darah.Terlihat mengerikan dan menyakitkan untuk dilihat.Yohan seperti telah mandi darah.
Kongli berjalan mendekati yohan yang masih menahan sakit akibat hantaman yang kongli berikan.Dengan tangan besarnya kongli mencekik yohan seperti saat yohan mencekik dirinya.Diangkatnya yohan sampai tak menyentuh tanah,sedangkan yohan sendiri hanya bisa pasrah dan meronta tonta."Ha ha ha ha ha ha bagaimana?Apa kau takut pada ku sekarang bocah?"ujar kongli dengan tawa jahatnya.
"Puih!"yohan meludah di wajah kongli dan membuatnya semakin marah.
"Bang**t!"ujar kongli marah.
BRAK
Kongli kembali melempar yohan dengan keras yang kembali membuat yohan remuk.
Meskipun begitu yohan masih tetap ingin berdiri dengan darah yang terus menetes dari kepalanya.Pandangan matanya masih sama saat ia melawan kongli pertama kali.Tatapan kebencian yang membuat semua orang takut.
Kongli kembali berjalan kearah yohan yang sudah tidak tegap dalam berdiri.Diayun ayunkannya pedang besar yang ada di tangannya seakan sudah siap untuk menyerang."Kurasa aku akan mengakhiri pertarungan ini.Kau benar benar pemuda yang berbakat.Tapi sayangnya kau akan mati di sini!"Kongli dengan sisa sisa kekuatan yang ia miliki menyerang yohan yang hanya berdiri tidak tegap.
Ketika pedang yang ia ayunkan menyerang yohan,…
JLEP
Sebuah rantai menusuk tepat di jantung kongli yang berhenti pada gerakannya,seperti patung.Saat kongli masih mencerna apa yang terjadi,yohan menyeringai seperti iblis.
"Kau benar.Sudah saatnya aku mengakhiri pertarungan yang menyenangkan ini.Sekarang,selamat tinggal pria besar!?"ujar yohan yang masih menyeringai jahat.
Rantai yang keluar dari dada yohan dan menembus jantung kongli,melahap kongli dalam kegelapan.Memakannya seperti hewan buas memakan buruannya.Itulah saat saat terakhir kongli melihat senyum mengerikan di wajah yohan.
"A AYAAAAAHHHHHH!?"ujar xiu xi yun ketika melihat detik detik terakhir ayahnya meninggal.
Yohan melihat xiyun berdiri menatapnya benci.Tapi,yohan juga sama menatap xiyun dengan dingin dan dendam.Tanpa pikir panjang,xiyun langsung menyerang yohan dengan sembrono.Membuatnya terlihat banyak celah."KU BUNUH KAU BAJINGAN?!"ujarnya dengan penuh kemarahan dan air mata.
Dalam sekejap mata,yohan memotong kedua tangan xiyun.Menbuat gadis itu berteriak kesakitan."Aaahhh tangan ku!"ujarnya sembari tersungkur ke tanah.Darah dengan deras keluar dari kedua tangan xiyun yang terpotong.
Saat ia melihat siapa pembunuh ayahnya,xiyun sangat terkejut.Dia tak lain adalah pria yang ia temui di hutan.Xiyun tahu kalau yohan adalah pria yang baik dengan senyum yang manis.Tapi sekarang yang ia lihat adalah sosok iblis berwujud manusia yang membantai keluarganya."Kenapa?kenapa kau malakukan ini?"tanya xiyun pada yohan.
"Kenapa?kenapa aku melakukannya? kalaupun aku memberi tahumu apa kau akan mempercayainya?"ujar yohan dingin.Rasanya yohan masih tidak ingin membunuh xiyun.Tapi,ia juga tidak bisa memaafkan apa yang telah xiyun lakukan dulu.Berselingkuh dengan teman sendiri dan menganggap yohan seperti orang bodoh.Yohan sendiri walaupun sudah mengetahuinya tapi masih tetap bersikap seperti 'tidak ada apa apa' seakan semuanya tidak pernah terjadi.
Sekarang,ketika wanita di depannya bertanya 'kenapa' itu membuatnya semakin marah.Seakan yohan yang menjadi penjahatnya di sini.Walaupun sekarang sudah jadi penjahat.
"Aku yakin bila kau mengatakannya aku akan mempercayaimu!"ujar xiyun.
'Bohong ' pikir yohan.
"Asalkan kau berkata jujur aku akan percaya."
'Bohong '
"Benarkah?"tanya yohan.
"Tentu saja.Aku tahu kau sebenarnya orang yang baik."
'Yang ini juga bohong.'
"Karena aku mencintaimu!?sejak pertama kali aku melihatmu,aku mencintaimu."ujar xiyun sembari tersenyum.
'Kebohongan lainnya yang membuatku muak.'
"Kalau begitu,aku punya satu permintaan!"ujar yohan sembari berjongkok di depan xiyun.
"Apa itu?"tanya xiyun.
"Maukah kau mati untukku?"ujar yohan dengan wajah yang dingin.
"Apa?!"
Seketika sebuah paku besar menimpa di atas kepala xiyun dan membuatnya mati dengan mengenaskan.Yohan tersenyum melihat itu.Rasanya sangat lega melihat orang yang paling dibencinya mati tepat di depannya.
"Sekarang aku percaya,kalau kau mencintai ku,sayang~"Ujarnya sembari tersenyum mengerikan.
"Se-la-mat-ting-gal-cintaku~"
1010 kata
MOHON KOMEN DAN LIKE BILA PERLU KRITIK,SUPAYA AUTHOR BISA MEMPERBAIKI KESALAHAN DAN SEMAKIN RAJIN UPDATE
TERIMA KASIH DAN SEMOGA SUKA