
Setelah terjadinya pembantaian di keluarga xiu,tersebar berbagai rumor yang beredar.Salah satunya 'orang orang yang membantai keluarga xiu adalah sekumpulan orang gila'.Rumor itu menyebar luas seperti listrik.Bahkan sampai ke telinga kaisar langsung dan saat ini seluruh kekaisaran sedang digemparkan tentang musnahnya keluarga xiu dalam satu malam.
Mereka juga membicarakan pengguna elemen gelap yang membunuh putri keluarga xiu.Mereka mengetahui itu karena adanya jejak pengguna elemen gelap di kediaman keluarga xiu.Cara putri keluarga xiu juga mati mengenaskan dengan jarum hitam menancap diatas kepalanya menembus sampai ke bawah.Semuanya dibunuh dengan kejam.
DI ISTANA KEKAISARAN QI (ruang tahta)
Suasana di ruang tahta begitu sunyi juga mencekam.Mereka semua tidak ada yang menyangka kalau salah satu kekuatan terbesar mereka akan berkurang satu.Bahkan mereka saling diam dan tidak ada yang bicara sedikitpun.Dari raut wajah mereka terlihat jelas kalau mereka takut,karena yang menjadi musuh mereka adalah pengguna elemen gelap.Tapi,mereka masih yakin bila kekaisaran qi dapat mengatasi satu ancaman kecil ini.
Mereka memiliki ratusan ribu prajurit,puluhan ribu prajurit elit dan ratusan kultivator kelas atas.Apa yang kurang dari semua itu?hanya untuk memusnahkan satu orang itu sudah lebih dari cukup.Ditambah lagi mereka memiliki tujuh keluarga agung yang tersisa.Jika kekaisaran mengajak mereka bekerja sama mereka pasti mau dengan senang hati.
"Panggil pangeran ke tiga dan wei hengyu kesini!"perintah kaisar qi.
Pangeran ke tiga, Qi tian wen dan wei hengyu adalah kultivator kelas atas. Qi tian wen sendiri adalah anak ke tiga dari kaisar qi. Kaisar Qi shao sheng di kenal dengan kebijaksanaannya dan bisa membuat rakyatnya hidup makmur bahagia. Banyak rakyat yang memuji dan memujanya. Sedangkan wei hengyu sendiri adalah putra pertama keluarga wei. Diantara kultivator, dialah yang paling unggul dan punya kemampuan.
Tak lama kemudian datang pangeran ketiga dan Wei hengyu. Mereka berdua berlutut di depan kaisar dengan menundukkan kepala masing masing."Kami berdua datang menghadap yang mulia kaisar." ucap mereka berdua bersamaan.
"ya." ujar kaisar qi singkat.
"Aku akan langsung pada intinya,Kalian akan aku tugaskan untuk mencari seseorang yang di duga pengguna elemen gelap dan mereka yang telah memusnahkan keluarga xiu. Jika kalian berhasil maka aku akan memberikan sebagian sumberdaya gudang kekaisaran pada kalian berdua. Apa kalian mengerti?" ujar kaisar qi yang penuh wibawa seorang kaisar.
"Ya,kami mengerti yang mulia!" ujar merka bersamaan.
"Bagus. Sekarang pergilah!"
"Semoga keberkahan seluruh kekaisaran selalu bersama anda!" ujar mereka berdua lalu segera pergi meninggal ruangan.
"Yang milia apa anda yakin ingin memberikan tugas ini pada pangeran ketiga?Kalau itu hengyu tidak apa apa,tapi pangeran ketiga…"ujar seorang penasehat yang terlihat khawatir.
"Kau tidak perlu khawatir. Aku tahu betul sifat pangeran ketiga, dia egois dan juga tamak. Karena itulah aku menempatkan hengyu bersama dengannya. Sekali kali dia juga harus menggunakan otaknya."Kaisar qi seperti sudah mengenal betul sifat putranya.
Qi tian wen adalah seorang pangeran yang tamak akan kekuasaan dan kekuatan. Dia tidak akan segan segan mengorbankan orang lain demi mencapai tujuannya. Berbeda dengan Wei hengyu, putra pertama keluarga wei yang dikenal dengan kebaikan hatinya. Banyak rakyat biasa yang di tolong olehnya.
***
PASAR IBU KOTA
Lingmei dan jingmi sedang berbelanja di pasar untuk kebutuhan mereka. Kalau lingmei itu sudah biasa, tapi jingmi beda lagi ceritanya.
Jingmi kabur dari shin yang ingin menyiksanya.Karena penyiksaan bukan bagian dari latihan,jingmi kabur bersama lingmei dengan alasan ingin membantu.
"Jingmi,bisa kau belikan ini!"lingmei menyerahkan secarik kertas pada jingmi yang berisi benda yang ingin dibeli.
"Baiklah,tapi ini dimana membelinya?"
"Benar juga,Kau baru pertama kalinya ke sini jadi tidak mungkin kau tahu tempat membelinya.Ah,kau cari saja toko yang bertanda bulan sabit di pintunya.Disana kau bisa membelinya dan ini uang untuk membelinya!"Lingmei memberikan sekantung uang pada jingmi.
"Kalau begitu,aku pergi!"Tanpa basa basi lagi jingmi pergi untuk membeli barang yang diinginkan lingmei.
Ketika jingmi sudah pergi jauh lingmei baru mengingat sesuatu,"Aku lupa memberi tahu hal ini,disana akan ada beberapa preman.Tapi inikan jingmi,dia pasti bisa mengatasinya."
Jingmi terus mencari toko yang bertanda bulan sabit seperti yang lingmei katakan.Setelah sekian lama mencari akhirnya dia berhasil menemukan toko tersebut dan hendak menghampiri toko itu.Namun,tiba tiba ada seseorang yang menarik tangannya masuk kedalam gang kecil pinggir toko.Mereka memojokkan jingmi di ujung gang sempit.
Disana terlihat beberapa orang dengan pakaian seperti bandit duduk dimana mana.Mereka juga memegang senjata yang dijamin bisa memenggal kepala orang dalam sekejap.'Preman,ya?'pikir jingmi.
Salah satu dari mereka menghampiri jingmi,"Apa apaan bocah ini,kenapa dia mirip perempuan?"ujarnya setelah melihat jingmi dari atas sampai bawah.
"Kanapa laki laki cantik begitu?apa dia memang perempuan?ha ha ha ha ha ha ha "mereka tertawa terbahak bahak.
"Hey! bila kau tidak mau mati maka berikan semua uang yang kau punya pada kami?! jika kau tidak memberikan semua uangmu,maka…"Mereka semua siap siap dengan senjata mereka seakan siap untuk membunuh jingmi.
Tapi mereka salah orang bila ingin merampok.Jingmi tersenyum tipis melihat mereka semua berlaga seperti orang hebat.'Ingin membunuhku?jangan bermimpi.' pikir jingmi sembari ingin meraih kedua belati yang ada dibalik belakang pinggangnya.Jingmi akan bersiap untuk membunuh mereka semua,tapi rencananya harus gagal karena seseorang.
Mereka menoleh ke arah datangnya orang tersebut.Terlihat seorang pria berparas rupawan menghampiri mereka semua.Dari penampilannya dia seperti seorang tuan muda dari keluarga kaya.
Beberapa preman terlihat takut pada orang yang baru saja datang.Mereka tidak terlihat sombong lagi seperti awal mereka bertemu jingmi."Ka kami tidak akan melakukan apapun.K kami akan segera pergi!"ujar seorang preman yang sepertinya ketua mereka semua.
"Y ya,kami akan pergi!"ujar yang lain.
Mereka semua pergi dengan langkah yang dipercepat.Terlihat jelas kalau mereka semua takut pada tyan muda itu.Ketika mereka semua sudah pergi,pria yang menolong jingmi menghampirinya.
"Apa kau tidak apa apa?"Ujarnya terdengar khawatir.
"Ya,terima kasih karena tuan sudah menolongku."jingmi sedikit membungkukkan badannya berteri kasih.
"Sama sama,lagi pula aku tidak bisa membiarkan gadis cantik sepertimu diganggu oleh beberapa pria brengsek."ucapnya sembari tersenyum ramah.
'Gadis?' pikir jingmi."Tapi tuan,aku laki laki."
"……kau laki laki?"ujarnya dengan wajah kaget tidak percaya.Ya,bagaiman tidak?Jingmi memiliki wajah yang cantik seperti perempuan,jadi banyak yang salah mengira kalau dia perempuan.
"Ya,apa aku perlu memperlihatkan burungku padamu tuan?"ucap jingmi mantap.
"eh,tidak tidak,itu tidak perlu aku percaya padamu."Ujar pria itu yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Tak lama ada seseorang dari kejauhan yang memanggil pria tersebut,"Wei hengyu!apa yang kau lakukan di gang kotor seperti ini?apa kau lupa dengan tugas kita untuk mencari pelaku pembantaian keluarga xiu?"ujar seorang pria yang datang menghampiri pria bernama wei hengyu.
"Maaf,aku baru saja menyelamatkan seseorang dari beberapa preman,tianwen!"ujar hengyu dengan nada lembut.
'Tuan muda dari keluarga wei dan orang yang dipanggil tianwen ini sedang mencari tahu tentang kami? ini gawat,aku harus segera memberi tahukan ini pada yohan'ge segera.' pikir jingmi yang masih memperhatikan mereka berdua.
Tiba tiba tianwen melihat jingmi dengan pandangan yang merendahkan.Diwajahnya sangat terlihat kalau dia tidak mau dekat dekat dengan rakyat jelata."Tidak usah sok baik.Sekarang cepat kita cari pembunuh kekasihku!"ujarnya kesal.
"Iya baiklah."ucap hengyu lalu melihat jingmi,"kalau begitu aku pergi dan jaga dirimu!"ujarnya yang penuh keramahan disetiap kata.
Mereka berdua pergi meninggalkan jingmi sendirian di gang sempit nan kotor.Tak lama datang kembali preman preman yang mengganggu jingmi barusan.Mereka terlihat senang saat kedua orang itu pergi.
"He he he he he kali ini tidak akan ada lagi orang yang akan menyelamatkanmu bocah!"ujar pemimpin mereka senang.
Jingmi menyeringai licik,"Kau benar,tidak akan ada lagi yang menggangguku untuk membunuh kalian semua."terlihat jingmi tersenyum hingga memperlihatkan giginya yang rapi.
"Siala____"
Belum menyelesaikan kalimatnya mereka semua berhenti menghembuskan nafas.
BRUK BRUK BRUK
Mereka semua jatuh dengan darah keluar dari leher mereka.Jingmi mengelap belatinya yang terkena darah mereka semua.Lalu melangkah pergi meninggalkan mereka yang sudah tidak bernyawa.
1338 kata
TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA
TERIMA KASIH