Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
35.Apa kau ingat?



Perlahan yohan membuka matanya ketika matahari sudah menembus kamarnya.Kepalanya masih pusing karena minum terlalu banyak kemarin malam.Dia tidak mengingat apapun apa yang terjadi.Ketika yohan ingin bangun,tiba tiba tangan dan kakinya seperti diikat sebuah tali.


Ternyata,benar.Tangan dan kakinya diikat seperti mengikat orang gila.Apa apaan ini? apa ini sebuah penganiayaan?Tapi untungnya ini hnya tali biasa,jadi yohan dapat dengan mudah melepasnya dengan elemen gelap yang ia bentuk sebuah pisau tajam.


Dalam sekejap tali yang mengekang yohan lepas.Terpotong dengan sempurna seperti memotong jelly.Yohan bangun dengan memegang kepalanya pusing dan mencoba mengingat apa yang terjadi kemarin malam.


FLASHBACK


Yohan yang sudah kehilangan kesadaran sepenuhnya berteriak dari meja ke meja.Ditangannya memegang sebuah kendi arak untuk sesekali dia minum.Yohan mendatangi meja setiap orang dan menanyakan…


"APA AKU KEREN?"tanya yohan dengan wajah yang merah dan bersemangat.


Sedangkan orang yang ditanyainya adalah anak kecil yang sebentar lagi akan menangis.Mata anak kecil itu sudah berair dan meneteskan air mata,"Ibu,aku takut!…ada orang gila…hiks …yang bertanya…hiks … apa dia keren?!"ujar anak kecil itu sembari menangis memeluk ibunya.


"Jangan khawatir,sayang! ada ibu disini! orang gila itu tidak akan melukaimu!"ujar ibu si anak yang memeluk anaknya.Takut akan dicelakai oleh yohan yang sedang mabuk.


"TIDAK~AKU TIDAK GILA!?LIHAT~AKU WARAS~!HA HA HA HA HA HA HA HA "ujar yohan sembari berkeliling dilihat banyak orang.


Dari jauh ada orang yang memperhatikan yohan sembari makan,"Dasar orang gila!?"Guman seorang pria yang memakai caping sambil memakan makanannya.


"APA?!"tiba tiba yohan sudah ada di depan pria itu.


Seketika pria itu kaget dengan adanya yohan tiba tiba.Pasalnya tempat ia berada dan yohan cukup jauh,pria itu ada di lantai dua dan yohan ada di lantai satu.Bagaimana dia tidak kaget,'Apa? kapan orang gila ini ada di depanku?' pikir pria itu kaget.


"Sudah kubilang orang aneh~aku tidak gila!?"ujar yohan yang bicara seperti orang mabuk.Setelah itu yohan berbalik,namun tiba tiba…


BRUK


Yohan menabrak sesuatu di depannya.Bagi orang orang yang mereka lihat adalah yohan menabrak pria berbadan sangat besar dengan otot yang besat pula.Tapi yohan malah melihat orang didepannya dengan berbeda.Pandangannya yang sudah sedikit buram karena mabuk,melihat orang yang ditabraknya adalah orang yang mirip seperti b**i besar.Yohan hanya bengong melihat orang sebesar itu.


"Brengsek!? apa kau tidak punya mata?"ujar pria besar itu kasar.


Seketika yohan langsung tersadar dengan bengongnya dan kaget melihat orang besar di depannya bicara."B**inya bisa bicara?"tanya yohan syok.


"Bangsat!? kau bilang aku apa?"ujar pria besar di depan yohan marah.


"B*B*?!HA HA HA HA HA HA HA"teriak yohan tepat di depan pria itu.


Pria di depan yohan semakin marah,kemudian dengan pria besar itu mencengkeram kerah baju yohan yang masih tertawa dan meleparnya jatuh ke lantai bawah.Disusul dengan dirinya sendiri,pria besar itu turun kebawah.Dia mendekati yohan yang sudah bangun dengan kendi araknya yang masih utuh.


Yohan menggeleng gelengkan kepalanya menghilangkan kepeningan kepalanya.Ketika ia melihat pria besar yang melemparnya tadi mendekat,yohan menyeringai senang."Khi khi khi khi khi khi khi khi ayo~bermainlah dengaku~"ujar yohan senang.Kemudian yohan juga mendekat pada pria besar itu.


Sadar tidak sadar yohan berlari kearah pria besar dengan senyuman diwajahnya.Kemudian melompat dan melemparkan kendi arak yang ada di tangannya ke pria besar tersebut.Pria itu menangkis kendi yang dilempar yohan.


PRAKK


Seketika kendi yang ditangkis pecah dan keluar air yang cukup banyak membasahi pria besar tersebut.Serentak semua yang melihatnya tertawa termasuk yohan.


"HA HA HA HA HA HA BODOH! B*B* YANG BODOH! HA HA HA HA HA!?"Lagi lagi yohan tertawa seperti orang gila.


Karena sudah terbakar amarah,pria besar tersebut memukul yohan yang sedang lengah.Ternyata pukulan pria besar sangat kuat hingga bisa mementalkan yohan cukup jauh.


BRUK


Yohan terlempar menabrak meja meja yang berjejer dan tiang.Saking takutnya dengan perkelahian mereka para pengunjung lari menyelamatkan diri mereka sendiri.Kecuali mereka berempat yang sedang asik menonton perkelahian yohan dan pria besar dari lantai dua.


"Apa kita perlu melerai mereka?"tanya lingmei pada shin.


"Tidak dulu,kita nonton dulu saja pertunjukan ini!?"ujar shin dengan senyum diwajahnya.


Kembali ke pertarungan


Pria besar mengambil puing puing tiang yang hancur dan dilemparkan kearah yohan,tapi walau sedang mabuk yohan masih bisa menghindar.Yohan melompat keatas punggung pria besar.


Yohan duduk di leher pria besar dan mencekik lehernya dengan menggepitkan tangannya seperti gunting untuk mencekiknya.Dengan Kaki yohan sebagai penyangga dirinya agar tidak jatuh.


"HA HA HA HA HA HA KENAPA?SAKIT,YA?HA HA HA HA …"Cekikan yang yohan lakukan semakin dieratkan dan pria besar itu semakin kewalahan bernafas.


Pria besar itu menghantamkan punggungnya sendiri agar yohan melepaskan cekikannya.Tapi sepertinya itu percuma dan tidak berpengaruh.Kemudian pria itu menemukan sesuatu.Sebuah balok kayu besar terletak dibawah.Pria itu cepat cepat mengambilnya dan memukulkannya di kepala yohan.


KRAKK


Balok kayu itu patah ketika menghantam kepala yohan,saat cekikan yohan mengendur pria itu segera menarik kedua tangan yohan untuk membantingnya.Tapi itu tidak terjadi seperti yang diharapkan.


Awalnya memang yohan terangkat,Dia memutar tubuhnya dan mengaitkan kakinya ke leher pria besar dan berbalik mendorong pria besar jatuh kebawah dengan yohan yang duduk di atasnya.


BRUK


Ketika membuka mata,sebuah pisau sudah ada di depan matanya.Itu hanya berjarak satu jari dari matanya.Akhirnya pertarungan berakhir dengan senyuman iblis yang keluar dari bibir yohan.


"Bagaimana ya~ kalau kau kehilangan satu matamu?"Ujar yohan dengan senyum jahatnya.


Pria itu terlihat sangat takut dengan pisau yang bisa saja menusuk matanya kapan saja.Sekarang baru ia sadari kalau dia sudah berurusan dengan orang yang salah.


"Atau…aku bunuh saja?"ujar yohan lagi yang disambut ketakutan dari pria yang tengah didudukinya itu.


"To tolong… tolong jangan…bu … bunuh aku!"ujar pria itu gemetar ketakutan.


Melihat pria itu gemetar membuat yohan jadi semakin gila,"ha ha ha ha ha ha aku hanya bercanda~Jangan di anggap serius~"Ujar yohan sembari memainkan pisau itu di leher pria besar.Apa itu terlihat bercanda?


Tidak lama shin dan jingmi datang menarik yohan dari tubuh pria besar tersebut.Yohan yang belum selesai bersenang senang malah dihentikan oleh mereka berdua.


"Heeh,kenapa kalian menghentikanku?Aku belum selesai bermain dengannya!"ujar yohan kesal.


"Kurasa sudah cukup! Lihat,kita jadi pusat perhatian sekarang!"ujar shin.


Ada banyak orang yang memperhatikan mereka sekarang dan itu akan menjadi masalah.Terutama orang bercaping yang sedari tadi memperhatikan mereka.Shin memutar kepalanya untuk melihat pria bercaping itu.Ternyata dia masih memperhatikan.Shin tersenyum misterius pada pria itu.Lalu melambaikan tangannya seperti menyapa dan menggerakkan mulutnya tanpa mengatakan apapun.


Tapi terlihat jelas kalau yang dia katakan adalah…


'Hallo,kakak!'




1170 kata



TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN



TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA.