Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
121. Mencoba



Yohan berjalan cepat dengan hati yang dongkol. Dari tadi suasana hatinya sangat kesal dengan perasaan yang tidak ingin dia rasakan. Setiap kali melihat zhu'er, dia seperti berlari ribuan mil jauhnya. Ini adalah perasaan yang melelahkan dan merepotkan. dulu dia memang pernah jatuh cinta, tapi tidak separah ini. Dan yang paling membuat kesal adalah penjelasan raja naga satu bulan yang lalu.


FLASHBACK


Saat ini yohan berada diatas puncak gunung bersama raja naga meng. Dia sangat kesal terhadap pria didepannya ini yang saat ini sedang duduk menikmati teh nya. Terlihat sekali dari wajahnya kalau suasana hatinya sedang bagis meskipun ada yohan di depannya. Berbanding terbalik dengan yohan yang saat ini sangat-sangat dongkol pada pria didepannya ini.


"Kenapa kau tidak katakan sebelumnya?" tanya yohan kesal.


Raja naga sedari tadi menahan ekspresinya agar tetap tenang dan tidak terlihat senang. Tapi meskipun begitu masih tetap terlihat dengan dirinya yang curi curi senyum disaat yohan tidak melihatnya,"Aku sudah menjelaskannya dari awal, tapi bukan salahku jika kau merasakan efek sampingnya dari awal. Sebenarnya efek smping bisa dihilangkan jika kau mendengarkan penjelasanku. Tapi sepertinya itu sudah tidak berguna. Yah, mau bagaimanapun itu salahmu sendiri yang tidak mau mendengarkan penjelasanku sampai akhir." ujar raja naga masih dalam keadaan tenang.


Yohan menggertakkan giginya kesal dengan penjelasan raja naga. Dia tidak rela jika harus merasakan perasaan asing ini terus menerus.


"Tapi jangan khawatir, mau bagaimanapun ini adalah efek samping pil. Pasti akan ada akhirnya. Kau hanya perlu bertahan selama satu bulan penuh untuk menunggu efek sampingnya hilang." jelas raja naga kemudian.


Seketika suasana hati yohan membaik mendengar bila efek samping pil ini akan hilang setelah sebulan. Tapi, sebulan? itu terlalu lama untuk yohan yang sangat tidak menyukai kata 'cinta' . "Apa tidak ada pil lain untuk menghilangkan efek sampingnya? Sebulan itu terlalu lama." ujar yohan.


"Kau pikir aku penjual obat? tentu saja tidak ada. Terima saja nabsibmu dan tunggu selama sebulan. Kau mengerti? Sebulan itu adalah waktu yang singkat bagiku dan kau. Jadi jangan banyak bertanya dan mengeluh." ujar raja naga lagi yang kali ini berbalik kesal pada yohan."Sekarang, giliran aku untuk mertanya padamu!?" lanjut raja naga.


"Dari mana kau mendapatkan 'pedang pembunuh naga' itu?" tanya raja naga serius kali ini.


'Jadi ini yang ingin dia tanyakan. Tapi kenapa dia menayakan ' tidak ada' aneh sekali.' pikir yohan. Dia tidak tahu ada hubungan apa antara raja naga dengan senjatanya. Tapi sepertinya ini akan menjadi perbincangan yang menarik nanti. Yohan tersenyum melihat raja naga yang sangat penasaran,"Sejujurnya aku tidak tahu kapan aku memiliki 'tidak ada' ." ujar yohan yang disambut dengan keheranan raja naga.


"Apa maksudmu tidak ada? jangan membudohiku!" ujar raja naga kesal.


"Maksudku adalah nama senjataku, namanya 'tidak ada' kau mengerti?!" ujar yohan sekali lagi.


"Jelas jelas bahwa kau memakai senjata itu kemarin. Bagaimana bisa sekarang jadi tidak ad__ tunggu, namanya adalah 'tidak ada'?" tanya raja naga kemudian yang masih mencerna penjelasan yohan. Terlihat jelas kalau yohan sangat kesal dengan perdebatan yang tidak masuk akal ini."Kau pemberi nama yang buruk!?" ujar raja naga kemudian. Pembicaraan ini adalah pembicaraan terkonyol bagi raja naga,"Yah,…jadi… maksudmu senjata itu tiba tiba saja muncul?" pertanyaan itu mengalihkan percakapan mereka yang sebelumnya.


"Ya, aku tidak tahu pedang pembunuh naga ini berasal dari mana. Aku hanya menemukannya di taman yang terlantar. Karena aku pikir ini cukup bagus, jadi aku mengambilnya." jelas yohan pada raja naga. Jelaslah sudah sekarang. Meskipun tidak begitu akurat, tapi yang jelas pedang pembunuh naga awalnya ada di klan monster dan ditemukan oleh yohan.


Setelah semua pertanyaan nya terjawab, raja naga meng membiarkan yohan tinggal di ras naga sementara waktu ini. Lagipula juga sudah tugasnya menjalankan permintaan kakek lue.


SEKARANG


Saat ini yohan berjalan dengan langkah yang cepat penuh kekesalan. Berkat pil itu semua luka dalam maupun luar semuanya telah sembuh, kultivasinya juga berjalan dengan lancar, kekuatan gelapnya sudah bisa dia kendalikan sepenuhnya tanpa ada pemberontakan, Semuanya stabil dan sempurna. Tapi hanya satu yang tidak sempurna…


Dia ingin menyingkirkan perasaan ini. Tidak peduli harus menjalani penyiksaan seperti apa yang penting dia harus menyingkirkan perasaan ini. Dia lebih rela dicambuk seratus kali dari pada harus merasakan perasaan yang menjijikan ini."Katanya satu bulan?! tapi kenapa sudah satu bulan belum juga hilang?" ujar yohan pada dirinya sendiri dengan kesal.


Tiba tiba langkah yohan berhenti ketika melihat zhu'er ada didepannya dan sedang berdiri beberapa meter. Matanya tidak bisa berkedip walau hanya sekali.


Yang dilihat yohan…


Seorang bidadari cantik dengan sayap putih yang indah disertai suara malaikat bernyanyi, bibir seksi merah merona sedang tersenyum lembut padanya, rambut putih kemerahan dibawah terurai dengan sangat indah tertiup angin, matanya yang berwarna merah delima melihat sayu yohan, dan dia mengatakan…


"Gege…" suara indah bagai malaikat yang bernyanyi keluar dari mulut zhu'er yang seksi.


Realita…


Zhu'er menatap datar yohan dari jarak beberapa meter. Mata merahnya menatap ganas yohan seperti menatap mangsa, bibirnya yang pucat selalu diam tidak ada merah merahnya, tidak ada sayap apalagi suara malaikat, rambut tergerai dan ditiup angin itu kenyataan, dan dia mengatakan…


"ki ki ki ki ki ki ki ki aku menemukanmu~" tentunya disertai tawa yang menyeramkan.


Yohan langsung tersadar dengan apa yang dilihatnya itu adalah khayalan semata. Dia hanya bisa menghela nafas memaklumi jika zhu'er itu setengah waras. Yohan hanya bisa tersenyum kecil melihat zhu'er tertawa seram. Dan mungkin dia juga harus menerima kalau dirinya juga gila sama seperti zhu'er. Tidak bisa dipungkiri, kenyataan memang sangat pahit."Haah, apa yang aku harapkan?!" ujar yohan sembari tersenyum kecil.


Dari pada memikirkan cara bagaimana menghilangkan perasaan ini, yohan ingin mencoba kenapa orang orang sangat menyukai perasaan yang disebut 'cinta'. Apa yang mereka sukai dari perasaan ini."Zhu'er, apa kau ingat? jika aku mengulurkan tanganku maka kau harus meraih tanganku. Dan,… jika posisi tangan ku seperti ini… " Yohan melentangkan kedua tangannya.


"……Aku ingin kau memelukku!? apa kau mengerti?" tanya yohan pada zhu'er.


Mendengar apa yang dikatakan yohan membuat zhu'er tersenyum,"Aku mengerti." ujar zhu'er sembari berlari ke arah yohan dan memeluknya erat.


Kali ini, bukan senyuman jahat ataupun senyuman licik yang yang diperlihatkan yohan. Melainkan senyuman yang sangat hangat dan membuat siapapun terpana ketika melihatnya. Mereka saling berpelukan layaknya teletabis.


"Emm,… zhu'er!? bisakah… kau meregangkannya… sedikit? aku tidak… bisa bernafas!?" ujar yohan yang berusaha melepas pelukan zhu'er yang begitu kuat.


...~~...


1042 kata


...SEMOGA SUKA!?...