
Ling mei tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang ini,3 orang di depannya saat ini dengan santainya mengalahkan monster monster tingkat 6 sendirian kecuali,jingmi.Walaupun perkembangannya pesat tapi ia masih di bawah ranah dewa dan hanya melawan monster tingkat 3 saja.Tentunya zhu'er tidak ikut,karena jika dia ikut pastinya akan kacau.
Yohan berjalan menghampiri zhu'er dan lingmei,"Kurasa sebaiknya kalian kembali saja ke markas(rumah kakek luan) dan mengumpulkan bahan obat ini!?"ujar yohan sambil menyerahkan secarik kertas pada mereka berdua.
Mei'er mengambil kertas tersebut dan melihatnya sejenak.Mei'er begitu kaget ketika melihat isi kertas itu,"Apa kau serius? ini semua bahan obat yang sangat langka!"ujar mei'er.
"Nanti juga kau tahu.Pergilah!?"
"Baiklah."Zhu'er melangkah pergi dengan diikuti mei'er.Dalam perjalanan mereka hanya diam tidak bicara sama sekali.Mei'er ingin sekali bicara dengan zhu'er tapi,rasanya sulit sekali karena ketika mei'er mengajaknya bicara zhu'er selalu diam.Mei'er tidak pernah tahu apa yang dipikirkan zhu'er karena ekspresi wajahnya selalu datar.
"Emm anu…"mei'er mulai lelah dengan diam.
"Yueyin zhu."ujarnya.
"Eh?yu yueyin?"
"Apa?"
"Nama ku Ling mei,kau bisa memanggilku mei'er!"ujar mei'er sembari tersenyum lembut.
"Lingling?"
"Eh,bukan.Ling mei bukan lingling!"tegas mei'er.
"Lingling!"tegas zhu'er.
"Li___aha ha ha ha ha,baiklah kau bisa memanggilku lingling."ujar lingmei mulai mengerti maksud zhu'er.
"………"
Hening lagi
Percakapan mereka hanya sampai di situ,karena tak terasa mereka sudah sampai di markas.Lingmei membelalakkan matanya takjub dengan apa yang ia lihat.Tanaman spirit yang sangat banyak melentang luas di depan matanya.Dia tidak pernah tahu bila ada tempat seperti ini di lembah monster.Harta karun yang semua orang tidak tahu.
"Apa ini?"tanya lingmei masih takjub.
"Kebun kakek dan calon suamiku."ujar zhu'er yang sudah berjalan menuju kumpulan tanaman spirit.
"Calon suami?maksudnya yohan?apa dia benar benar sangat mencintainya sampai jadi gila begitu?"ujar lingmei heran.
'Orang itu menanam ini semua? pantas saja dia dengan santai menyuruh kami mengumpulkan bahan obat yang begitu banyak.' pikir lingmei.
***
Dalam sekejap mereka bertiga membunuh monster dan mengambil inti monster untuk di jual.Tapi,kemenangan ini hanya sementara karena muncul monster tingkat 10 yaitu kingkong berkepala macan.Monster itu Sangat besar dan tinggi sama seperti apartemen berlantai 5.
Monster itu mengaum menggelegar memekakkan telinga setiap orang dan memukul mukulkan dadanya persis seperti kingkong.
"Dia kingkong atau macan,ya?"ujar shin bingung.
"Mungkin keduanya."timpal jingmi.
"Mau kingkong atau macan yang penting sekarang ayo kita habisi dia!?"ujar yohan.
"Shin,kau menyerang ke arah kanan dan jingmi,kau menyerang ke arah kiri.Sedangkan aku akan mencoba menyerang matanya."
"Baik!"ujar mereka bersamaan.
Dengan arahan yang diberikan yohan mereka mulai menyerang monster itu sekuat tenaga mereka.Namun,naas kulit monster itu begitu keras sehingga serangan apapun tidak bisa melukainya.Tapi untungnya mata monster itu bisa di lukai.Sehingga kedua mata monster tersebut buta.
"ROARRRR"
Monster itu mengaum kencang karena kesakitan.Tak lama monster itu menyerang secara membabi buta hingga tanpa sengaja menyerang mereka bertiga.Masing masing terluka karena serangan monster kingong berkepala singa.
Yohan berpikir keras untuk mengalahkan monster itu.Tapi,tak lama monster itu mengeluarkan mata yang sangat besar di jidat monster itu dan semakin membuat mereka bertiga tercengang.Ditambah monster itu menjadi semakin kuat.
"Hey hey hey,bukankah ini terlalu berlebihan?"ujar shin kesal.
"Ini begitu tidak adil.Ceritanya kenapa begitu dramatis begini?"ujar yohan ikut kesal.
"Yang membuat cerita pasti sudah gila!"ujar jingmi tidak terima.
Tak lama yohan memikirkan satu cara yang entah akan berhasil atau tidak.Ini mungkin cara yang sangat extrim dan berbahaya tapi patut untuk di coba.
Seketika mereka berdua sudah ada di depan yohan,"Aku punya ide tapi ini sangat berbahaya."ujarnya.
"Apapun itu yang penting kita bisa mengalahkan monster sialan itu!"ujar shin.
"Baiklah,kalau begitu………………"
Selesai dengan ide yang disampaikan mereka tinggal melaksanakannya.Tapi,seketika raut wajah mereka berubah jadi aneh.
"Aku pikir ide itu cukup bagus!"ujar shin.
"A apapun itu bila ide dari yohan'ge pasti berhasil."ujar jingmi masih dengan percaya.
"Baiklah,ayo kita serang dia!?"ujar yohan dengan kejam.
"Ya,"ujar mereka berdua serentak.
Mereka bertiga melesat kearah monster itu dengan berjalan ditubuh monster."kurasa sudah saatnya aku mencoba elemen kegelapan milikmu?"shin menatap yohan licik dengan senyum liciknya.
"Hanya lima menit!"ujar yohan dingin.
"Iya~iya~"
Shin menyentuh tangan yohan dan seketika cahaya hitam menyelimuti tangannya."Waah,jadi ini elemen gelap?rasanya…tidak nyaman."ujar shin.
"Jangan banyak protes,sekarang ayo kita serang matanya bersamaan!"ujar yohan dingin.
Yohan dan shin melesat berjalan di tubuh monster itu untuk menyerang matanya sekali lagi.Mereka mengerahkan semuanya untuk membuat monster itu buta.Setelah membuat monster itu buta,mereka bertiga menyatukan kekuatan mereka untuk menyerang kepala monster itu,tepat diluka yang yohan dan shin buat.
"Semuanya,SERANG!?"ujar yohan pada semuanya.
"RROOAAARRRRRR!?!?!?!"
Dengan sekuat tenaga mereka bertiga menyerang monster itu.Mereka mengerahkan semuanya demi menembus kepala monster.Meskipun membutuhkan beberapa waktu yang lama,tapi usaha mereka bertiga membuahkan hasil.Serangan mereka menembus kepala monster yang kini sudah terkapar.
Mereka juga terkapar kehabisan tenaga melawan monster kelas 10. Tidak lama datng zhu'er dan lingmei dari arah mereka pergi sebelumnya.Lingmei kaget dengan monster kelas 10 yang kini sudah terkapar tidak bernyawa.
"Apa … kalian yang melakukannya?"tanya lingmei yang masih kaget dan tidak percaya.
"Memangnya kau pikir siapa lagi?! cepat ambil inti monsternya,itu pasti sangat mahal."jawab yohan ketus.
Kemudian,yohan bangun dari terkaparnya dan melihat zhu'er memperhatikan monster di depannya.Yohan menghampiri zhu'er,"Ada apa?"tanya yohan dingin.
"Monster itu,pernah menolongku saat kecil namanya Apopachi"ujarnya datar.
"Oh,maaf."ujar yohan yang merasa sedikit bersalah.'Apa nama aneh itu dia yang memberikannya?'pikir yohan.
"Lupakan saja.Lagi pula dia sudah tua,mungkin dia menghampirimu karena ingin memberikan intinya pada mu."ujar zhu'er datar.
"Kalau begitu aku akan memberikannya pada mu!"ucapnya dingin.
Zhu'er melihat yohan tanda 'kenapa?'
"Aku tidak mau inti monster milikmu.Jadi ambil itu untuk dirimu sendiri."ujar yohan dingin dan meninggalkan zhu'er.
Ketika yohan sudah jauh,zhu'er tersenyum lembut pada yoha yang sudah berkumpul bersama shin dan jingmi.
1060 kata
TOLONG KOMEN DAN LIKE SUPAYA AUTHOR MAKIN SEMANGAT MEMBUAT CERITA.MOHON MAAF BILA CERITANYA MEMBOSANKAN KARENA INI KARYA PERTAMA.
TERIMA KASIH