
Dalam sebuah ruangan gelap terdapat tiga orang yang terpenjara didalam sel.Mereka tak lain adalah mantan keluarga yuan,Yuan anming.Awas!?bukan 'mantan'.Dua orang lagi adalah tianwen dan juga xiao yun.Seperti yang kalian ketahui,mereka bertiga ditangkap oleh jun karena memiliki hubungan dengan yohan.
"Sial!?kenapa seorang pangeran sepertiku harus berada di tempat bau seperti ini?benar benar menjijikan."ujar tianwen kesal.Dia melihat anming yang hanya diam melihatnya tajam.Tianwen masih ingat saat anming menyentaknya dan menyerang dia.Tianwen menggertkkan giginya marah atas kejadian sebelumnya."Dan kau!?dasar penghianat licik!?Lihat saja nanti saat aku sudah kembali ke istana aku akan mengatakan semuanya pada ayah kalau kau adalah pengkhianat!?"ujarnya lagi.
Anming bukannya takut,tapi dia malah makin menantang tianwen.Tanpa pangkat dan kehormatan dari kaisar,dia bukanlah apa apa.Melainkan hanya setumpuk daging yang tidak berguna."Benarkah?Kalau begitu aku akan membunuhmu terlebih dahulu sebelum mulut busukmu mengatakannya pada yang mulia."ujar anming dingin.
"A apa?!"Tampak ketakutan diwajah tianwen.Lalu dia melirik yun sebagai pelindungnya."E ehem,yun!?kuperintahkan kau untuk membunuh orang kurang ajar itu secepatnya!?Apa kau mengerti?"ujar tianwen pada yun.
Tapi orang yang diperintahkannya saat ini hanya menatapnya saja.Lalu dia tersenyum miring,"Apa kau pikir aku akan menuruti permintaan bodohmu?Saat ini kita sedang ada dipenjara musuh yang tidak kita ketahui dan kau malah ingin menghabisi sesama kita?Aku tidak percaya bahwa dirimu adalah seorang pangeran."ujar yun terang terangan.Sejujurnya dia sudah tidak suka dengan tianwen sejak awal.
Sikapnya uang kurang ajar,sombong,mata keranjang,dan hanya menjadi beban.Dia sngat tidak suka dengannya,tapi mau bagaimana lagi.Dia adalah seorang anak kaisar yang pantas dihormati.Jadi mau tidak mau dia harus menghormatinya.Tapi saat ini mereka sedang ada didalam kandang musuh.Rasanya sangat tidak pantas jika mereka saling bertarung satu sama lain.
"Kau berani melanggar perintahku?"ujar tianwen geram.
Tapi kegeramannya harus kandas saat ada seseorang yang datang.Dia adalah jun.Dia datang untuk menemui mereka bertiga untuk investivigasi.Jun duduk diatas kursi yang sudah ada disana dan menyilangkan kakinya dengan tangan yang juga disilangkan.Kemudian dia menatap dingin tiga orang didepannya.
"Jawab pertanyaanku dengan jujur!?Siapa kalian dan apa yang kalian bertarung dengan zhen?"tanya jun langsung pada intinya.
Sontak mereka bertiga kelihatan kaget ketika jun memanggil yohan dengan nama zhen.Setahu mereka yang mereka lawan adalah yohan dan bukannya zhen."Siapa yang kau maksud zhen?"tanya anming dingin.
"Bukankah orang yang kalian lawan dihutan adalah zhen?"
"Kurasa kau salah paham,dia bukan zhen melainkan si brengsek liu yohan.Dia adalah orang gila yang terus membuat masalah akhir akhir ini.Dia bahkan membunuh anakku!?"ujar anming penuh dengan kebencian didalamnya.
Jun bisa melihat itu.Dia tahu betul rasa kebencian yang anming rasakan.'Jadi dia sudah mengganti namanya,ya?' Jun menatap mereka lagi. "Lalu siapa kalian?"tanya jun lagi.
"Aku adalah seorang pangeran ketiga dari kaisar qi,apa sekarang kau mengerti?Jika kau mengerti segera berlututlah dikakiku dan meminta maaf atas segala kejahatan yang kau lakukan pada ku!?Dan lepaskan aku dari penjara busuk ini!?"ujar tianwen sombong.Dia tidak tahu sedang bicara dengan siapa.
Jun hanya tersenyum miring mendengar ocehan sombong tianwen."Manusia yang sombong!?"Ujarnya meremehkan."Tapi aku akan biarkan kau bersikap semaumu.Lagipula aku akan membutuhkanmu nanti."ujar jun.Tak lama seorang penjaga datang menghampirinya dan membisikkan sesuatu ditelinganya.
Jun tampak senang setelah mendengar kabar yang dibawakan penjaga tadi.Kemudian dia berdiri,"Aku akan kembali besok dan menanyakan lebih lanjut.Jika kalian berbohong,maka kalian akan mendapatkan hukumannya."ujar jun lalu pergi.
Setelah jun pergi,yun terus menatap arah kepergian jun,"Auranya sama dengan orang itu!?tapi juga sangat bertolak belakang."ujar yun.
"Apa maksudmu?"tanya anming.
"Maksudku yohan.Orang berambut putih itu memiliki aura yang sama dengannya.Tapi yang ini terasa sangat hangat!?Dan aura yang yohan miliki adalah sebaliknya,dingin dan gelap!?"ujar yun sembari membayang wajah yohan.
"Bukankah itu wajar?!dia memiliki elemen gelap,itu sudah jelas bukan?"
"Maksudku,saat aku menatapnya langsung aku seperti melihat kegelapan tanpa batas padanya."ujar yun lagi.
***
Dikedalam hutan hitam ada banyak misteri yang tidak diketahui manusia.Mereka hanya menganggap bahwa hutan hitam adalah tempat tinggal monster yang jauh lebih kuat.Padahal hutan hitam adalah tempat berkumpulnya berbagai misteri.Contohnya seorang kakek tua yang sedang duduk menikmati pertarungan antar monster dihadapannya.Kakek tua itu adalah misterinya,bagaimana bisa seorang kakek tua bisa dengan santai duduk diantara monster yang ada?
Didepan kakek tua sedang bertarung dua monster entah kelas berapa tapi yang pasti mereka kuat.Seekor singa bersayap emas dan ular piton putih besar saling bertarung.
"Nio! nio! nio! nio! nio! nio! nio! nio!"sorak sebagian monster.
"Feng! feng! feng! feng! feng! feng! feng! feng!"sorak sebagian lagi.
Bersorak?monster?Apa ini sebuah mimpi?sayangnya ini nyata.Mereka adalah monster yang memiliki pemikiran sendiri dan bisa bicara. Sebenarnya kedua monster itu tidak benar benar bertarung,mereka hanya mencoba kekuatan mereka dan untuk mengetahui siapa yang lebih kuat.Dan kakek tua itu adalah sebagai wasitnya.Akhirnya pertarungan berakhir dan sepertinya berakhir seri.
"Kakek lue,siapa yang lebih kuat diantara kami?"tanya nio,ular piton putih.Nio bertanya pada kakek tua yang sedang duduk diatas batu besar.
"Hmm,aku rasa kalian sama kuatnya.Jadi jangan bertarung lagi dan jangan menggangu istirahatku!?"ujar kakek tua yang dipanggil kakek lue.Tampaknya kakek lue sedikit kesal karena mereka mengganggu istirahatnya yang berharga.
"Ayolah kakek lue,lagipula kau hanya berdiam diri didalam rumah tua reot mu itu.Apanya yang istirahat?!Dari pada istirahat tidak jelas lebih baik kau menjadi pengadil pertarungan kami."Ujar feng,singa besar bersayap.
"Kakek lue!apa jantungmu baik baik saja?"tanya seekor burung besar dengan bulu yang cantik,Yue.
"Ya,tentu saja!?Aku yang membuatnya tentu saja ini bekerja dengan baik.Walaupun tidak sebaik yang aslinya!?"ujar kakek lue sembari tersenyum mengingat seseorang.
"Kau sangat baik kakek lue!?Kalau tidak salah kau memberikan jantungmu pada seorang pria dari klan monster bukan?Apa kabarnya dia sekarang?"ujar beruang putih,bao.
"Oh,aku ingat!?dia pria yang sangat tampan.Tapi sayang otaknya agak miring."Ujar yue terlihat senang saat mengingat seseorang.
"Benar benar,padahal dia pria yang cantik!?"timpal feng.
Mereka sibuk membicarakan seseorang yang ditolong kakek lue bertahun tahun yang lalu.Kakek lue tampaknya senang para monster itu membicarakan seseorang yang ditolongnya.Itu karena orang yang ditolong kakek lue sangan dekat dengan oara monster yang ada di hutan ini.
Kakek lue tersenyum kecil mengingat bagaimana awal saat dia bertemu dengan pria muda yang ditolongnya.Saat itu,pria muda yang ditolongnya sangat ingin hidup.Akhirnya kakek lue menolongnya dengan mengorbankan jantungnya sendiri untuk menolong pria tersebut.Tapi untungnya kakek lue bisa membuat jantung tiruan sehingga dirinya tidak mati.
-
-
-
FLASHBACK (Sepuluh tahun yang lalu)
Dalam kegelapan malam yang hanya diterangi cahaya bulan.Seorang kakek tua sedang mengangkat seorang pria muda ditangannya.Mereka memasuki sebuah gubuk kecil dan meletakkan pria itu di tempat tidur.
...~~~~~...
1179 kata
...SEMOGA SUKA!?...