Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
86.Pertemuan



Anming dan tianwen membawa mereka bertiga melalui jalan rahasia yang hanya diketahui oleh fen untuk membawa yohan,zhu'er dan han.Jika mereka melewati jalan biasa semuanya akan gaduh dan jun akan tahu.Jadi sebisanya mereka berusaha tidak menarik perhatian orang orang.


Mereka melewati terowongan bawah tanah yang menyambung ke penjara bawah tanah,tapi sebelum itu mereka sampai di tempat yang luas tapi tidak terlalu terang dan hanya diterangi cahaya obor.Disana terlihat wanita dengan dua pelayan dibelakangnya.


Semuanya berlutut ketika Wanita itu masuk kecuali yohan,zhu'er dan han.Seketika mereka bertiga dipaksa berlutut oleh tiga orang berbadan besar.Wanita itu adalah ming jia fen.Yohan membelalakkan matanya saat melihat fen yang menatapnya dingin.


Dia tidak menyangka akan bertemu dengan seseorang yang dia panggil ibu.Fen mendekati yohan dan memberi kode pada pria besar dibelakang yohan untuk membuatnya berdiri.


Duak


Pria itu menendangkan kakinya kepunggung yohan keras,"Cepat bangun!?"ujar pria itu kasar.


Yohan bangun dan menatap langsung wanita didepannya.Wanita itu mengelus pipi yohan pelan lalu membelai rambut hitam panjang yohan yang sama persis seperti miliknya.Yohan masih menatap datar fen,Dia tidak tahu harus berkata apa.Tapi dia yakin kalau fen mencarinya bukan untuk minta maaf atau acara reoni ibu dan anak.


"Kau masih sama seperti dulu!?Masih saja menjadi anak nakal,kau tahu apa hukuman untuk anak nakal,bukan?"ujar fen,"Bawa mereka,kecuali gadis mayat itu!?"ujar fen lagi.Kenapa dia tidak mempejarakan zhu'er juga?Tidak mungkin bukan dia ingin mengadakan acara minum teh bersama zhu'er?


Tadinya zhu'er ingin mengikuti yohan,tapi yohan malah tidak memperbolehkannya ikut.Yohan mengedipkan beberapa kali matanya untuk memberi kode pada zhu'er.Sedangkan orang yang diberikan kode masih menatapnya datar,tapi setelahnya dia mulai mengerti.


Sejujurnya yohan masih tidak yakin dengan kemampuan zhu'er.Bagaimana tidak?dia bahkan tidak tahu berada diranah apa,bagaimana yohan yakin akan memampuan yang zhu'er miliki.


Fen mendekati zhu'er yang masih diam berdiri,"Aku akan menempatkanmu ditempat yang lain!?"ujar fen dengan senyum liciknya. Tapi zhu'er tidak memperdulikannya,dia hanya menatap datar wanita didepannya,'Hmm,dasar wanita aneh!?' pikir zhu'er.


***


Para pengawal itu membawa yohan ketempat biasa yohan dikurung.Sedangkan han ditempatkan dipenjara biasa.Tidak seperti dulu,sekarang yohan hanya duduk dikursi dan rantai yang mengikat tubuhnya.Ruangan itu masih sama seperti dulu,menyeramkan.Dulu jika melihatnya yohan akan ketakutan bila dikurung didalam,tapi sekarang rasanya menyenangkan bisa masuk ruangan ini lagi.


Tapi belum selesai merasa terharu ada seseorang yang memaksa masuk kedalam.Sepertinya yohan tahu siapa pemilik suara yang uang menyebalkan ini.Datang tianwen dengan beberapa penjaga yang menahannya masuk,sepertinya dia mabuk.


"Pergilah!?aku tidak akan membuat masalah!?"ujar tianwen seperti orang mabuk.Tidak lama para penjaga yang menahan tianwen pergi walau dengan wajah ketidak percayaan.


Dia menghampiri yohan dan mendekatkan wajahnya pada yohan,"Kenapa orang gila sepertimu harus menjadi anak dari seorang bidadari?Dengar,ya……suatu hari nanti aku akan menjadi ayah tirimu!?jadi bersiaplah ha ha ha ha ha ha ha ……"ujar tianwen tepat didepan yohan dengan bau alkohol.


"Dasar tukang mimpi!?"ujar yohan.


BUK


Tianwen langsung menonjok yohan dengan tangannya.Dia tidak terima kalau dia dipanggil begitu."Dasar tidak tahu diri!?"ujarnya marah sembari terus menghajar yohan sesuka hatinya.


Dari luar terdengar sekali suara pukulannya.Tapi mereka masih bingung antara menghentikan atau tidak.Jika mereka menghentikannya,tianwen adalah salah satu bidak fen yang berguna disaat sekarang.Jika mereka tidak menghentikannya,takut nantinya mereka akan dimarahi jika terjadi sesuatu.Mereka tahu betul siapa yohan,dia adalah orang yang membuat kekacauan besar sebelum dinyatakan meninggal oleh raja.Tapi sekarang kenyataannya dia sedang duduk diam menerima pukulan menyakitkan dari tianwen.


Jadi mereka takut jika yohan akan marah dan membuat keributan.


***


"Kenapa kau tidak meminum teh,mu?tenang saja,aku tidak akan meracuninya."ujar fen pada zhu'er yang masih menatapnya dengan tajam dan bukannya menikmati semua kenyamanan yang didapatkan.


"……"Zhu'er hanya diam,dia menyilangkan kedua tangannya dan menatap fen dingin.


Fen kira kalau zhu'er bisu,jadi dia tidak terlalu marah saat pertanyaannya tidak dijawab,"Yah,aku tidak tahu kau tidak bisa bicara atau memang kelewat diam.Tapi satu hal yang aku ingin beri tahukan padamu!?"ujar fen membuat zhu'er penasaran."Kau akan menjadi calon istri anak ku,jun!?"ujarnya dengan senyuman ramah.


Tapi tidak dengan zhu'er,dia hanya diam dengan wajah datarnya,lalu……


GUBRAK


Meja tempat mereka minum teh ditendang oleh zhu'er supaya mengenai wanita didepannya.Tapi sayangnya fen bisa menghindari serangan yang zhu'er berikan.Dan lebih hebatnya lagi ekspresi zhu'er masih tidak berubah,datar.Fen tidak bisa menebak perasaan zhu'er merasa marah,sedih atau kesal karena ekspresinya terlihat sangat santai.


"Apa yang kau lakukan pada yang mulia?!"ujar salah satu pelayan fen,sepertinya dia marah dengan perbuatan zhu'er yang sudah kurang ajar pada fen."Apa kau tahu siapa beliau?Beliau adalah__"


"Sudah!?jangan terlalu ribut hanya dengan masalah kecil seperti ini.Aku rasa kau marah karena aku tiba tiba mengatakan itu.Pelayan,atur mejanya kembali!?"ujar fen.


"Tapi yang mulia__"


"Ikuti perintahku!?"kali ini fen menatap pelayannya dingin.


Segera pelayang itu membereskan kembali meja yang ditendang zhu'er barusan.Setelah selesai pelayan itu kembali berada dibelakang fen.


"Istirahatlah!?aku akan kembali lagi nanti!?"ujar fen yang sudah pergi dengan pelayannya.


Zhu'er masih duduk dengan tenang seperti awal mula dia duduk.Kali ini dia akan diam hingga waktunya tiba untuk bergerak.Sebenarnya zhu'er tidak perduli berada dimana,dia akan selalu berbuat sesuka hatinya.Tapi karena ini permintaan dari calon suami tersayang dia harus rela menahan dirinya


sedangkan fen yang sudah keluar tampak biasa saja dengan sikap kurang ajar zhu'er.Tapi tidak dengan dayang yang ada dibelakang sedang menggerutu zhu'er,"Yang mulia,kenapa anda tidak menempatkan si mayat itu dipenjara saja?kenapa harus menjadi tahanan kamar?"tanya fuyu,salah satu pelayan setia sekaligus pelindung fen.


Fen hanya tersenyum kecil saat fuyu bertanya padanya,"Kau akan tahu kenapa aku ingin menikahkan jun'er dengan si mayat kurang ajar itu.Hasil dari teknik terlarang yang sempurna,ada rahasia dibaliknya dan hanya aku yang mengetahuinya!?"Ujar fen sembari tersenyum misterius.


...~~...


1047 kata


...SEMOGA SUKA!?...