Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
61.Cahaya kegelapan



Dalam alam bawah sadar yohan,dia kembali berhadapan dengan dirinya sendiri yang gila.Luka yang disebabkan oleh formasi saat pertarungan cukup parah hingga harus menyembuhkan luka dalamnya dengan berkultivasi.


Seperti biasa mereka berdua hanya saling tatap tapi tidak pernah saling bicara.Mereka sama sama memiliki sifat saling diam hanya beda kewarasan saja.Yohan terus menatap rantai yang mengikat dirinya yang lain.Mungkin sekarang sudah cukup bersikap pengecut pada diri sendiri.


"Jika aku melepas rantai itu apa aku akan ingat semuanya?"tanya yohan.


"Sudah kubilang,aku tidak pernah berbohong padamu!?tentu saja kau akan ingat segalanya."


"Tapi,…"terlihat sedikit keraguan pada yohan."Apa diriku yang sekarang akan menghilang?"tanya yohan takut.


Yohan yang terikat hanya tersenyum simpul,dia tahu kalau yohan takut akan menghilang dan tergantikan dengan dirinya yang gila.Siapa yang tidak takut akan menjadi orang gila?Siapa juga yang mau jadi gila?atau Kalian?Yang pasti bukan author.


"Tenang saja,kau tidak akan menghilang.Hanya saja kita akan bersatu,karena kita adalah satu yang terpisah."jelas yohan yang terikat rantai.


Setelah mendengar semua penjelasan itu,yohan membaranikan diri membuka rantai."Aku akan memegang kata katamu!?"setelah itu dia mulai mencoba membukanya perlahan karena rantai yang mengikat begitu banyak.Perlahan tapi pasti,ingatan mulai menyeruak masuk seperti serbuan semut yang berjalan dikepala.Sakit.Tapi yohan menahan semua itu demi bisa melihat kebenaran.Meskipun kebenaran itu pahit tidak seperti kebohongan yang manis.


(Mulai dari sini yang bercerita adalah yohan,supaya lebih jelas dan lebih paham.Tapi hanya sementara.)


Klan monster adalah klan yang diasingkan dari dunia ini karena mereka dianggap sebagai ancaman dan mala petaka.Kekuatan mereka yang mencapai melebihi batas normal dan umur mereka yang panjang. Dikatakan mereka adalah makhluk lain dan bukan manusia. Tidak ada yang mengehui keberadaan mereka sekarang.Tapi ada beberapa kultivator yang memiliki tingkat sangat tinggi mengatakan kalau mereka berada di dalam hutan hitam yang sangat berbahaya.


Hutan yang dijauhi semua orang karena monster disana tidak wajar dan memiliki tingkat lebih tinggi dari 10.Hutan ini penuh energi spiritual melebihi lembah monster.Jika diibaratkan hutan ini seperti lautan yang luas,sedangkan lembah monster hanyalah danau.


Karena hutan ini sangat luas,klan monster mendirikan kerajaan mereka sendiri.Ditempat yang paling tersembunyi.Seperti kerajaan lain mereka dipimpin oleh raja dan bagi mereka raja adalah segalanya.Karena raja adalah orang yang memiliki kemapuan tidak terbatas.Satu hal lagi yang sangat mereka percayai,raja hanya satu bukan dua.


Dan aku terlahir menjadi anak ke dua.Bagi keluarga raja,anak kedua adalah mala petaka yang sesungguhnya.Mereka menganggap,kerajaan tidak bisa memiliki dua matahari.Karena itu mereka mengabaikan matahari kedua dan memuja matahari pertama.Apa lagi aku terlahir dengan elemen kegelapan.Mereka semakin ingin menyingkirkanku.Tapi karena aku terlahir sebagai anak raja,mereka tidak membunuhku.


Sejak lahir aku sudah diabaikan,Ayah dan ibu lebih memilih menyayangi kakak.Karena dia adalah matahari yang sesungguhnya.Apa lagi dia terlahir dengan elemen cahaya yang hangat.Tidak sepertiku yang memiliki elemen kegelapan yang dingin.Kau tahu?aku sangat mengidolakan kakak ku.Dia hebat,berbakat,diberkati cahaya yang hangat,baik,lain lain.Dia juga mengajakku bicara,tidak seperti mereka yang mengabaikanku seperti angin.


Karena itulah aku menyukai sesuatu yang hangat juga baik.Aku tidak membenci kakak karena dia lebih istimewa dariku.Tapi aku hanya ingin setidak sekali saja,mereka memelukku.Bukankah aku juga anak mereka?Bukankah kita lahir dirahim yang sama?Tapi sayangnya harapanku hanyalah mimpi,mereka lebih memilik kakak dari pada aku.


Bahkan disaat aku sakit,mereka tidak pernah datang sekalipun.Tapi disaat kakak yang sakit,mereka segera datang tidak butuh waktu lama. Jika mereka mengabaikanku seperti ini,kenapa mereka tidak membiarkan aku keluar dari sini?Mereka mengurungku terus didalam ruangan.Apa mereka tidak mau menanggung malu memlunyai anak seperti ku?


Ada kalanya aku membenci mereka semua,hingga……


"Kata mereka kau adikku ya?"ujar kakak.


Aku hanya diam duduk ditempat biasa aku berada,pojok lemari kamarku.Aku menatapnya senang,karena dia adalah orang pertama yang mengajakku bicara."I iya!?"ujar ku sedikit gugup dan langsung berdiri.Aku menundukkan kepalaku malu,karena kata ibu bila ada orang yang mengajak bicara aku tidak boleh melihat mata mereka.Katanya itu bisa membuatnya malu punya anak sepertiku.Tapi……


"Apa yang kau lakukan?!"ujar kakak sembari mengangkat kepalaku hingga melihat matanya yang indah."Bila kau bicara dengan seseorang kau harus melihat mata mereka.Jika kau menunduk seperti itu rasanya tidak sopan.Jangan lakukan itu lagi!?"ujar kakak sambil tersenyum manus didepanku.


Untuk pertama kalinya ada seseorang yang tersenyum padaku


Untuk pertama kalinya ada yang memegangku tanpa takut


Untuk pertama kalinya aku merasakan kehangatan dari keluarga


TES TES TES


Tidak terasa air mata jatuh dipipiku dan ini air mata pertamaku karena merasakan kehangatan ini.Kakak mulai panik saat melihat aku menangis,sepertinya ini juga kali pertama dia melihat seseorang menangis.


"Huaaaa hiks hiks hu hu hu……"


Ini juga pertama kalinya ada yang mengkhawatirkanku,akhirnya aku makin menangis dan membuat kakak semakin panik.Tapi akhirnya semua berakhir dengan baik.Kakak semakin sering datang untuk bermain denganku.Tentu saja aku tidak membuat kakak bosan.Semuanya terasa jauh lebih indah dengan bersama kakak.


Hidupku yang suram sudah tidak ada lagi,tadinya itu yang kupikirkan. Dari kejauhan aku tahu mereka sering mengawasiku dan memberikan tekanan.Tapi aku pura pura tidak lihat karena mereka menganggap aku hanyalah anak kecil yang bodoh.Mereka lupa aku memiliki elemen kegelapan.


Semua kegelapan berbisik padaku tanpa aku minta.Mereka memberikan semua informasi yang mereka tahu,karena disetiap bayangan adalah kegelapan.Aku tahu apa yang kegelapan katakan padaku benar,tapi aku tidak bisa berbuat apa apa jika ibu bertindak.Karena bagaimanapun,dia adalah ibuku.Dan disaat itulah ibu mulai memberikanku hukuman karena nakal.


"Zhen,kau anak yang nakal!?"ujar ibu ketika kakak pergi.


Aku takut


"A aku minta maaf,ibu!?"ujarku dengan memegang erat ujung bajuku.


"Kemari!?"ibu menarik tanganku kasar hingga memerah.


Dia membawaku melewati lorong gelap hingga ruang bawah tanah.Diujung ruang bawah tanah terdapat sebuah ruangan seram yang membuatku takut.Ini adalah ruangan hukuman.


Ibu merantaiku disana sini untuk hukumanku.Awalnya memang terasa sakit,karena ini adalah pertama kalinya untukku menjalani hukuman.Tapi karena terlalu banyak jenis hukuman yang kudapatkan ini mulai terasa biasa saja.Dari cambukan hingga sengatan petir,semua siksaan sudah aku jalani.Aku bahkan tidak bisa merasakan sakit lagi meskipun darah mengucur deras.


Memang aku tidak merasakan sakit,tapi hatiku berbeda.Apa dia lebih mementingkan martabatnya sebagai ratu dari pada anaknya?Tidak,apa dia menganggap aku anaknya?Aku berharap ibu masih menganggapku anaknya.


Karena aku juga ingin ibu memeluk diriku.




1150 kata



Disini usia mereka ratusan tahun,karena mereka bukan manusia.Jadi walaupun ada anak anak sebenarnya usia mereka bukan anak anak.Tapi pikiran mereka masih anak anak karena tubuh mereka anak anak.



...WARNING!!!...



...TOLONG KOMEN, LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...



...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...