
(ceritanya ini lagi didalam mimpi)
Di suatu tempat yang dipenuhi mayat manusia,berdiri seorang anak kecil dengan pakaian yang dipenuhi darah dan tangan yang memegang rantai.Yohan heran kenapa dia bisa ada di sini dengan anak kecil yang tidak dikenalnya.Karena tidak ada siapapun yohan menghampiri anak kecil itu dengan memberanikan dirinya.Semakin dia mendekat semakin dia ragu,tapi rasa penasaran dengan siapa dia?mendorong yohan untuk maju.
Langkah demi langkah kakinya seperti diikat sebuah rantai dengan bola besar di ujung rantai.Berat.Disertai bau anyir darah di lautan mayat yang berserakan.Yohan tidak tahu siapa mereka?dan kenapa mereka dibunuh?yohan akan tahu jawabannya setelah menemui anak kecil itu.
Ketika langkahnya berhenti didepan anak kecil itu,yohan berlutut satu kaki untuk melihat lebih jelas wajahnya.Wajah anak kecil itu terlihat sedih dengan semua korban yang ada di sekitarnya.Air mata yang keluar begitu banyak seperti air terjun.
"Siapa kau?dan siapa yang melakukan ini?"tanya yohan pada anak kecil itu.Anak kecil itu berhenti menangis ketika ditanya oleh yohan.
Anak kecil itu melihat sedih yohan dengan mata merahnya,"Kau! orang yang membunuh mereka semua adalah kau,yohan!?"ucap anak kecil itu dengan menunjuk ke arah yohan.
"Apa?!"seketika sekujur tubuh yohan dipenuhi darah.Dia bangun dan menjauh dua langkah dari anak kecil itu.Tapi,tanpa yohan sadari ada tangan tangan hitam yang berusaha menjalar ke seluruh tubuh.Dia berusaha melepaskan tangan tangan itu,namun seperti di lem itu sulit dilepas.Akhirnya,ia ditelan oleh kegelapan yang memenuhi sekujur tubuhnya.
Setelah yohan perhatikan untuk yang terakhir kalinya sebelum ditelan kegelapan,anak kecil itu mirip dengan dirinya saat masih kecil.
-
-
-
-
-
-
-
"UWAAAA…"teriak yohan yang sudah bangun dari tidurnya.
Kemudian melihat ke sekelilingnya dengan teliti.Ternyata dia tertidur dibawah pohon besar dekat tempat latihan.Dia tertidur sambil membaca novel 'Return to being the mad antagonist' yang belum selesai ia baca.
Lalu dengan panik melihat dan meraba raba dirinya sendiri.Tidak ada apapun seperti yang ada didalam mimpi.Rasanya mimpi itu terlihat seperti nyata dan sampai sekarang masih terasa seperti dimimpi.
"Huuuhh…mungkin aku membacanya terlalu serius."ujar yohan sembari menyimpan kembali novelnya.Untuk dibaca lain kali jika ada waktu.
Ketika yohan sudah berdiri terlihat kepala zhu'er yang sedang menggantung didepannya.
"WAAaaaa…"terik yohan kaget.
BUK
GEDEBLUG
"Aduh!"ucap zhu'er datar.
Karena terlalu kaget yohan menonjok wajah zhu'er sampai terjatuh dari atas pohon yang ia gelantungi.Zhu'er tersungkur diatas tanah dengan wajah lebam karena di tonjok yohan.Dia lalu bangun sambil memegang pipinya yang lebam dengan wajah bertanya tanya.
"Kenapa kau menonjokku?"tanya zhu'er datar.
"Kau sendiri? kenapa bergelantungan seperti monyet dipohon?"tanya yohan balik.Pasalnya,zhu'er menggantungkan kakinya didahan pohon dan bergelantungan dengan posisi kepala dibawah.
"Aku hanya khawatir padamu.tadi kau berteriak,jadi aku mengawasimu dari atas pohon."jelas zhu'er berharap yohan terharu dengan kekhawatirannya.
"jadi begitu,…tapi ini tetap salahmu!"Memang sangat sulit untuk membuat yohan terharu.
Kemudian yohan mengulurkan tangannya pada zhu'er.Karena zhu'er masih ingat yang dikatakan yohan jadi dia meraih tangan yohan.Mereka berjalan mendekati pohon besar dan duduk di bawahnya.
Yohan mengeluarkan sebuah botol kecil dari cincin penyimpanan.Botol itu berisi air bunga salju emas yang dapat menyembuhkan luka luar.Karena melihat yohan yang mengeluarkan obat penyembuh zhu'er berpikir kalau yohan ingin mengoleskan air itu dipipinya.Karena air bunga salju emas hanya bisa digunakan bila ditaruh langsung pada luka luar.
Zhu'er sudah bersiap mempersembahkan pipinya yang lebam akibat tonjokan yohan.
"Ini,olesi sendiri !?"yohan menyodorkan botol itu pada zhu'er.
"Kau tidak membantuku?"tanya zhu'er dengan ekspresi syok berat.
Zhu'er mengambil botol yang diberikan yohan,"terima kasih…"ujar zhu'er sedikit sarkas.Rasanya sedikit kesal saat kau membayangkan suatu hal yang romantis tetapi berbeda saat di kenyataan.
Mungkin sekarang saatnya yohan menanyakan tentang waktu itu.Saat katika zhu'er bersembunyi dari seseorang yang tidak terlihat wajahnya.
"Aku ingin bertanya padamu!"ujar yohan yang melihat zhu'er sudah selesai mengobati lukanya.
"Apa?"tanya zhu'er datar.
"Saat kita di pasar kau bersembunyi dari seseorang,siapa dia?"tanya yohan langsung.
"Aku tidak tahu?!"ujar zhu'er datar.
"Hah?jadi kau bersembunyi dari orang yang sama sekali tidak kau kenal?"tanya yohan heran.
"Ya!"jawabnya dengan percaya diri.
Kalau dia bersembunyi dari orang yang tidak dia kenal,lalu kenapa dia bersembunyi?Apa dia bersembunyi karena iseng?
"Aku hanya merasakan orang itu sangat berbahaya dan mengincarku!? kata kakek,kalau aku merasakan hal yang seperti itu aku harus cepat cepat sembunyi dan menyamarkan keberadaan bauku.Jadi aku bersembunyi!?"jelas zhu'er polos.
Jadi bisa dibilang orang itu sangat berbahaya dan jangan sampai terlibat dengannya.Tapi orang sehebat kakek luan sampai menghindari orang itu?Apa dia lebih hebat dari kakek luan?Kalau itu benar seharusnya yohan menghindarinya dan jangan sampai terlibat dengannya.Tapi apa maksud dari suara itu?
Zhu'er terus menatap yohan tajam tanpa mengalihkan pandangan sedikitpun.Yohan sepertinya sedang serius memikirkan sesuatu sampai tidak perduli sekitar.
Masih memikirkan tentang orang itu.Yohan bahkan tidak sadar kalau zhu'er memanggil manggilnya dari tadi.'Apa aku harus mencari tahu lebih tentangnya?'pikir yohan.
"Jangan coba coba melakukan itu!?"ujar zhu'er tepat di telinga yohan.Sekali lagi dia membuat yohan terkejut.
"Kenapa?"tanya yohan dingin.
"Kau akan menyesalinya!"ujar zhu'er serius.
"Apa?!"yohan mengernyitkan dahinya.
Dalam suasana ini ada banyak pertanyaan di benak yohan.Kenapa dia harus menyesalinya? Apa orang itu begitu berbahaya?
"Itu yang dikatakan orang gila yang kutemui pinggir dijalan!?"ujar zhu'er kembali datar.
Hening……
Satu detik
Dua detik
Tiga detik
Yohan menatap zhu'er kesal campur datar.Dia mengatakan itu karena orang gila dipinggir jalan?Kepercayaan ini dia sia siakan begitu saja.
"Kembali dan latih lingmei!"ucap yohan dingin.
Setelahnya zhu'er langsung kembali dan melatih lingmei.Buat apa juga dia mempercayai kata kata orang gila yang dia temui dipinggir jalan.Mungkin karena mereka sama sama gila jadi dia percaya.
1003 kata
TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN.MOHON SARAN JUGA!?
TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA!?