Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
76.Peraturan



SRING… SRING … SRING…


Shin ingin menyiksa mereka bertiga sepuas hatinya.Tapi mereka kelihatan tidak begitu jahat dimatanya.Kadi dia saat ini masih bimbang dan hanya memainkan pisaunya saja yang membuat mereka bertiga takut.


Saat ini mereka sedang beristirahat disebuah gua dibalik air terjun.Awalnya mereka tidak percaya kalau yohan berhasil menuju tempat tujuan tanpa tersesat.Tapi setelah mereka perhatikan lagi ternyata ada tanda jalan yang menunjukkan arah jalan pada yohan.Seketika rasa kagum mereka lenyap ditiup angin.


Yohan berjalan mendekati shin yang sedang bimbang.Dia terus memperhatikan ketiga orang yang kini sedang terikat gemetar ketakutan.Ternyata setelah diingat ingat lagi mereka adalah perwakilan dari negara Yan.Mereka adalah tiga ksatria andalan kaisar yan,xing li,ho ran dan zhinhu.Tiga orang yang suatu hari nanti akan ditakuti karena kekuatan mereka.


"Kalian dari negara yan, bukan?"tanya yohan yang memecah kesibukan semua orang yang ada di gua dan fokus pada yohan juga tiga orang tersebut.


"Bagaimana kau tahu?"tanya zhinhu curiga.


"Siapa yang tidak tahu, kalian banyak dibicarakan oleh orang orang bodoh itu!?"ujar yohan ketus.Kemudian yohan duduk didepan mereka dengan memiringkan sedikit kepalanya."He he he he he he kalian pasti awalnya ingin balas dendam padaku,ya?sayangnya malah kalian yang tertangkap!?ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ……"yohan tertawa dihadapan mereka bertiga yang menganggapnya gila.


Mereka tidak percaya kalau musuh mereka adalah orang gila.Ini pertama kalinya mereka berhadapan dengan orang gila yang tampan.


'Ini rasanya tidak adil.kenapa dewa memberikan orang gila ini wajah yang begitu tampan,tapi aku tidak?apa aku juga ikutan gila saja agar dewa memberiku ketampanan?tidak tidak yang ada semua orang menjauhiku.' pikir horan.Horan adalah orang yang penakut tapi pintar.Dia selalu merasa kalau dirinya adalah yang terburuk dan pengecut. Walaupun kenyataanya memang begitu.Dia berani mengikuti pertandingan karena ada teman temannya yang melindunginya.


'Sayang dia gila,kalau tidak aku berani mendekatinya.' pikir zhinhu.


'Sial!?aku tertangkap!?awas saja kau,setelah aku bebas dari sini aku akan menghajarmu jadi debu.' pikir kesal xingli.


Yohan tersenyum melihat reaksi mereka yang berbeda beda.Ada yang kesal,takut dan cuek tapi curi curi pandang.Terlihat sekali kalau mereka tidak satu pikiran.Sebenarnya yohan juga tidak yahu apa yang harus dia lakukan pada mereka bertiga.Apakah dibunuh saja?tapi kalau mereka dibunuh itu tidak akan menyelesaikan masalah.Jadi apa dilepaskan saja?


"Apa yang harus kita lakukan pada mereka?"tanya shin.


"Kau siksa saja mereka!?buat mereka tutup mulut!?"akhirnya itulah keputusannya.Buat mereka tutup mulut,ya?mungkin itu yang terbaik asalkan mereka benar benar tidak membuka informasi.


"Baiklah~"ujar shin senang.


Seketika mereka bertiga merinding ketakutan melihat shin berjalan semakin dekat dengan pisaunya.Sekarang,apa yang akan mereka perbuat?


"A___"


"A aku akan menurutimu!?tapi tolong jangan siksa aku!?"ujar xingli yang memotong ucapan horan.


"A aku juga!?"ujar horan.Sebenarnya tadi dia ingin berkata begitu,tapi xingli sudah mengatakannya lebih dulu.


Keputusan mereka bertiga membuat yohan terkejut.Dulu mereka terkenal dengan keteguhan hati mereka terhadap negara yan.Tapi sekarang mereka malah terlihat seperti mudah menyerah akan sesuatu. Yohan tersenyum samar,'Pasti ada sesuatu yang janggal dibalik sikap mereka!?' pikir yohan.


"Kalian menyembunyikan sesuatu,ya?"tanya yohan tiba tiba.


Sontak mereka bertiga kaget yohan mengetahuinya.Awalnya mereka berencana akan mengikuti yohan lalu menyerangnya kemudian.Tapi rencana mereka bisa diketahui dengan mudah.Kini mereka super hati hati terhadap pria gila didepan mereka."Tidak.Kata siapa kami akan menyerangmu,eh?"xingli mengatakan sendiri rencana mereka.Dia langsung mendapat pandangan mencekam dari kedua temannya.


"Jadi kalian ingin menyerangku setelah bebas?"ujar yohan yang tampak syok.Benar,dia syok mendengar mereka akan menyerangnya.Tapi itu wajar,ini adalah dunia spiritual.Siapa yang kuat dialah yang menang,yang kuat makin kuat dan yang lemah makin lemah.Tidak akan ada yang menghargai jika tidak ada kekuatan.Siapapun boleh menindas asalkan mereka kuat.Inilah hukum di sini,benar benar ironis.


Seketika yohan terlihat sedih,namun dalam sekejap ekspresinya berubah "He he he he he he he ha ha ha ha ha ha ha ha ha!?"yohan tertawa melihat cara kerja dunia yang yang kejam ini."Haaah……"dia mengusap air matanya karena terlalu asik tertawa."Biarkan saja mereka terikat seperti itu!?"Akhirnya ini keputusan yohan.


***


Di atas pohon terlihat seorng pemuda bercaping sedang melihat sebutir pil di tangannya.Dia adalah pemuda alkemis dari negara Wu.Bisa dibilang dia adalah alkemis muda berbakat di negara Wu.Namanya adalan Guan san,alkemis muda berbakat dengan paras rupawan dan sikap yang dingin.Dia adalah satu satunya andalan kaisar Wu.Karena negara wu saat ini sedang dilanda krisis kekurangan kultivator hebat.


Negara wu adalah negara yang dipenuhi dengan alkemis hebat.Ada banyak sekali alkemis dinegara wu.Jika berkunjung di negara wu pasti akan selalu ada toko obat disepanjang jalan.Kalau negara wu adalah negara alkemis,kenapa mereka terkena krisis?Jawabannya adalah karena tubuh seorang alkemis itu lemah.


Mereka lebih mengandalkan obat obatan dari pada berkultivasi.Makanya saat ini negara wu mengubah satu aturan mereka.Dulu mereka hanya mengandalkan menyuling obat,sekarang mereka mengandalkan kultivasi dan tentu saja tidak lupa membuat obat. Dan satu satunya pemuda berbakat di antara pemuda adalah guan san.


Saat ini guansan sedang memperhatikan setiap detail pada pil yang dia dapatkan dari pelelangan."Aku tidak menyangka kalau dinegara qi ini ada pil dengan kualitas tertinggi.Siapa pembuatnya?Dia pasti orang yang sangat hebat."ujar guansan pada dirinya sendiri.


Dalam menentukan seberapa tinggi kemampuan seorang alkemis diberikan suatu gelar seperti,alkemis tingkat satu.Itu berarti dia adalah alkemis yang baru memulai dunia alkemis.Guan san saat ini adalah alkemis tingkat empat dan orang yang membuat pil gengzhong adalah alkemis tingkat enam."Jika aku bertemu dengan orang yang membuat pil ini,maka aku akan bersujud dikakinya!?"ujar guansan.


Bisa dikatakan,guansan sangat menghormati seorang alkemis.Sejak kecil dia selalu di didik oleh para alkemis.Makanya dia sangat menghormati alkemis.Baginya alkemis adalah sebagian dari hidupnya.Dia rela tidak menikah asalkan dia bisa membuat pil.Tapi dia juga sangat mementingkan kultivasi,karena sejak kecil dia juga sangat menyukai kultivasi.


...~~...


1015 kata


...SEMOGA SUKA!?...