Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
62.Gila semua



Yohan membuka matanya perlahan karena pemulihan tenaga dalamnya telah selesai.Setelah mengingat kembali ingatannya yohan yang terikat rantai menghilang dan menjadi satu dengan yohan.Karena dia juga bagian dari yohan.Meskipun dia bilang akan ingat semuanya,ternyata tidak semuanya.Ingatan yang yohan lihat hanya awal dan masih ada banyak lagi ingatan yang tersebar.


Untuk mencari ingatan yang tersebar,yohan harus mencari sesuatu yang berhubungan dengan ingatannya.Seperti,seseorang yang dipanggilnya 'kakak' dulu.Kenapa dia bisa membencinya?kenapa juga yohan harus terobsesi dengannya?Meskipun tidak ingin,tapi pikirannya penuh dengan wajah orang yang dipanggilnya 'kakak'.Kalau tidak salah,namanya adalah Ming jia jun.


Sekarang hanya dengan memikirkannya saja yohan sudah sangat senang.Apalagi kalau bertemu dengannya,mungkin nanti yohan bisa memeluknya.Tapi sayang seribu sayang,jun sudah membencinya sekarang.Entah karena alasan apa,tapi dia harus mencari tahu.


Tapi sekarang,dia harus menyelesaikan urusannya dengan kekaisaran dan enam keluarga agung yang tersisa.Yuan anming tudakbdihitung karena dia sudah bukan bagian dari keluarga agung lagi.Dia sudah kehilangan segalanya bahkan semangat hidupnya.Hanya satu alasannya hidup,membunuh yohan bagaimanapun caranya.


Yah,hatinya sudah termakan oleh dendam dan amarah.Mungkin sekarang dia sedang mencari tahu dimana yohan sekarang.Walaupun yohan bukan pembunuh putrinya,anming akan tetap mencarinya.Karena yohan adalah dalang dari penyerbuan keluarga yuan.Apa lagi sekarang dia sudah mengingat jelas bagaimana wajah yohan.


Tidak terasa sekarang sudah pagi,yohan keluar dari kamar dan melihat zhu'er masih berada didepan kamarnya.Apa dia menunggu disini semalaman?Memangnya dia tidak bosan?Sebenarnya apa yang zhu'er suka darinya.Zhu'er mengangkat tangannya menyapa…


"Hallo!?"ujarnya datar.


Sejujurnya yohanlah yang bosan dengan sapaan zhu'er.Tapi orang yang setiap pagi menyapa tidak pernah bosan.Bahkan tidak pernah terpikirkan kata bosan bagi zhu'er.Tiba tiba yohan merasakan sesuatu dari zhu'er.Apa mungkin zhu'er ada hubungannya dengan ingatan yohan? kalau iya,kenapa yohan tidak langsung mengingatnya?Mungkin ada bagian lain untuk melihat ingatan itu.


Tiba tiba zhu'er memegang kedua pipi yohan dan menatapnya langsung.


Ini bukan tatapan yang romantis,tapi ini tatapan untuk memastikan. Memastikan kalau yang dilihatnya apa benar yohan.Walaupun zhu'er kelihatan acuh tak acuh,tapi jika ada perubahan sekecil apapun itu pada sesuatu yang disukainya zhu'er akan langsung tahu.Karena instingnya tidak pernah salah.


"Ada apa?"tanya yohan.


"Kau……jadi sangat tampan!?"ujar zhu'er sembari tersenyum menyeramkan.


'Apa ini sebuah siksaan jenis baru?' pikir yohan serius karena zhu'er memperlihatkan senyum seramnya.Yohan memegang kedua tangan zhu'er dan melepasnya dari wajahnya,tapi masih dipegangnya tangan zhu'er."Kenapa kau tersenyum seram begitu?"tanya yohan waspada.


"Ini adalah senyuman terbaikku!?……"ujar zhu'er bangga.


Yohan semakin meningkatkan kewaspadaannya,karena zhu'er mengatakan itu adalah senyuman terbaiknya.Mungkin maksud zhu'er senyuman terbaiknya itu hanya untuk yohan,karena dia ingin memberikan yang terbaik untuk orang yang disukainya.Tapi yohan berpikir kalau ini adalah senyuman terbaiknya untuk siksaan jenis baru.


***


Ini hanya sebuah cerita tentang kisah seseorang yang kembali ke masa lalu dan menjadi penjahat gila yang menuntut balas akan ketidak adilan.Membuat orang orang yang haus akan kekuasaan jatuh dan hancur,itulah tujuannya.Dan mencari tahu masa lalunya yang tersebar menjadi kepingan.Bertemu dengan orang orang yang sama gilanya.


Mereka berlima adalah orang orang gila yang membentuk satu kelompok aneh.Orang gila yang ditakuti semua orang,tapi memiliki tujuan baik sebagai penjahat.Dan sekarang………


"Apa aku bunuh diri saja,ya?"ujar lingmei tidak jelas."Tapi kalau bunuh dirikan sakit,aku tidak mau.Tapi coba saja dulu!?"Lingmei mengambil belati kecil dipinggangnya dan berusaha bunuh diri.Sejujurnya setelah keluarga dan orang orang yang disayanginya dibunuh,lingmei sering merasa tidak stabil dalam perasaan,suka berhalusinasi,keinginan bunuh diri,dan lain sebagainya.Makanya sekarang dia mencoba bunuh diri.


Untungnya jingmi datang,"Kakak mei sedang apa?"tanya jingmi.


"Aku sedang mencoba bunuh diri!?"ujar lingmei santai.


Jingmi langsung terkejut dan mencegah lingmei bunuh diri,"jangan!?nanti yang masak siapa?aku tidak mau kalau yang masak kak zhu'er,masakannya seperti cacing kremi."ujar jingmi khawatir.


"Kau lebih mengkhawatirkan masakanku dari pada nyawaku?"ujar lingmei syok dan frustasi.


"Bu bukan itu maksudku!?"jingmi mulai kehabisan akal sekarang.Tidak lama datang shin dan menghampiri mereka.Jingmi merasa senang,setidaknya shin mungkin dapat membantu.Mungkin saja jika shin bilang akan menyiksa lingmei sebelum mati,lingmei akan mengurungkan niatnya.


"Ada apa ini?"tanya shin ramah.


"Guru,tolong aku!?katanya kak mei ingin bunuh diri!?"ujar jingmi buru buru dan memohon.


Shin melihat belati yang dipegang lingmei,"oh,kalau begitu teruskan!?"ujar shin santai sambil mengambil melati milik lingmei yang sepertinya lebih tumpul dari punyanya.Dan menukar dengan miliknya yang lebih tajam.Lalu pergi begitu saja meninggalkan Lingmei dan jingmi yang melihatnya tidak percaya.


Jingmi tidak percaya kalau shin akan berkata begitu.Kemanakah guru psikopatnya pergi?Kemudian lingmei dan jingmi saling berselisih dengan persoalan bunuh diri.Jingmi takut kalau lingmei beneran meninggal,nanti dia tidak bisa lagi makan enak.Seumur umur jingmi hanya makan makanan menjijikan dari anak anak manja itu.Sedangkan semua makan yang sekiranya layak dimakan dia berikan pada ibunya.


Baru kali ini saja dia memakan makanan yang layak dimakan.Jingmi tidak mau kehilangan sumber makanannya.Apalagi ini gratis dan makanan gratis adalah yang paling enak.


***


Shin berjalan menuju tempat dia melakukan hobinya.Disana terduduk seorang wanita dengan pakaian seperti wanita malam.Wanita itu membuka matanya setelah sekian lama pingsan.Terlihat shin yang sedang tersenyum ramah padanya sambil memegang belati milik lingmei.


"Tahu apa ini?"tanya shin sembari menunjukan belati tumpul yang dipegangnya.


"Belati?!"ujar wanita itu sedikit ragu.


Prok prok prok prok


Shin bertepuk tangan senang,sepertinya jawaban yang diberikan wanita itu memuaskan dirinya."Selamat!?kau benar,karena itu aku akan melepaskanmu sekarang sebagai hadiahnya!?"ujar shin,"tapi bohong!?"ujarnya lagi.


Wanita itu kini terlihat kesal dengan pria didepannya.'Apa yang sebenarnya yang dia bicarakan?' pikir wanita itu.


Tiba tiba shin ingin memotong salah satu tangan wanita itu yang terikat tali.Mulai datang rasa takut dihati wanita itu sekarang."A apa yang kau lakukan?"tanya wanita itu takut.


"Katakan padaku!?jika aku memotong tanganmu,bisakah tanganmu tumbuh lagi?"tanya shin tidak masuk akal.


"A apa?!"wanita itu kini semakin bingung dengan yang dikatakan shin sekarang.


"Kau pasti tidak tahu jawabannya,karena itu aku ingin mencobanya.Aku ingin melakukan suatu eksperimen yang berjudul,gadis cantik yang buntung.Bukankah itu terdengar keren?"ujar shin lagi yang terlihat sangat senang hanya dengan memikirkannya saja."Tapi bila kau katakan siapa yang mengirim mu untuk memata matai kami,aku akan dengan senang hati langsung membunuhmu!?"ujar shin lagi.


"Tidak!?Sampai kapanpun aku tidak akan mengatakan siapa yang mengirimku!?"ujar wanita itu kekeh pada pendiriannya.


Tapi karena pendirian wanita itulah yang membuat shin semakin senang karena dia punya alasan untuk menyiksanya."Pilihan yang tepat!? kalau begitu aku akan memanfaatkan sepenuhnya kesempatan yang telah kau berikan!?"ujarnya senang bukan kepalang.


Wanita itu kini malah semakin heran kenapa shin sangat senang ketika dia tidak akan mengatakan apapun.Sekarang dia mulai mempertanyakan keputusannya!


"Ngomong ngomong,berapa bacokan ya untuk membuat tanganmu putus?"shin memikirkannya,"karena itu aku akan menghitungnya!?"


Glek


Rasanya sangat sulit menelan ludah ketika tanganmu yang berharga akan putus.


"Satu!?" …………CRAT


"AAAGGHH!?"teriak memilukan wanita itu.Darah mulai mengalir deras dari tangan wanita itu.


"Dua!?"……………CRAT


"AAAGGHHH!?"


"Tiga!?eh,sudah putus!?apa aku terlalu kuat,ya?Tapi bukankah tanganmu jadi terlihat lebih bagus?seharusnya kau berterima kasih padaku!?"shin melihat wanita itu sudah pingsan lagi karena tidak kuat dengan sakit yang dia dapat." hmm,kau sudah pingsan lagi?haaaah,aku harus menunggu kau bangun lagi!?Tapi jangan khawatir!?saat kau sudah bangun,aku akan membuatmu terkejut saking senangnya!?hi hi hi hi hi hi hi hi hi……"ujarnya lagi senang.




1330 kata



...WARNING!!!...



...TOLONG KOMEN, LIKE DAN KRITIK BILA ADA KESALAHAN. MOHON SARAN DAN VOTE DUKUNGAN JUGA!?...



...TERIMA KASIH, SEMOGA SUKA!?...